Viral Medsos
Viral Pria Tak Bercelana Menggagalkan Aksi Curanmor, Kejar Pelaku Sambil Bawa Pedang
Video yang memperlihatkan seorang pria tak pakai celana gagalkan aksi curanmor viral di media sosial.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Video yang memperlihatkan seorang pria tak pakai celana gagalkan aksi curanmor viral di media sosial.
Dengan berbekal pedang katana, pria yang tak mengenakan celana itu dengan sigap menghentikan aksi pelaku.
Momen saat pria tak pakai celana hentikan aksi curanmor itu terekam CCTV, dan kini rekaman itu beredar luas di media sosial, salah satunya Instagram @medsoszone.
Dalam keterangan unggahan itu disebutkan bahwa insiden itu terjadi di jalan Mantang GG 5 blok M Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Rabu dini hari (25/10/2023)
"Aksi heroik seorang bapak-bapak tak pakai celana kejar maling motor dengan pedang katana.
Walau sempat mengejar, namun langkahnya terhenti usai para pelaku mengacungkan benda mirip pistol dan berhasil melarikan diri.
Kejadian, jalan Mantang GG 5 blok M Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Rabu dini hari (25/10)," isi narasi dalam keterangan unggahan itu.
Dalam video tersebut, tampak pelaku berjumlah dua orang, dimana satu pelaku lainnya menunggu di atas motor yang mereka kendarai.
Sementara satu pelaku lainnya beraksi mengambil motor warga yang terparkir di depan rumah.
Saat pelaku mencoba membawa kabur motor tersebut, seorang pria yang merupakan pemilik motor langsung mengejar para pelaku.
Pria tak mengenakan celana itu mengejar pelaku sambil membawa pedang katana.
Alhasil para pelaku kabur setelah warga setempat juga turut mengejar para pelaku.
Dilansir dari Tribun Jakarta, korban yang ada di dalam video, Akbar Hamsah (35), mengungkapkan bahwa salah satu dari orang yang mencoba mencurinya telah melepaskan tiga kali tembakan ke arahnya saat dia mengejarnya dengan senjata tajam.
"Dia sempat nembak tiga kali ke arah saya, untungnya nggak ada yang kena," ungkap Akbar di kediamannya, Kamis (26/10/2023).
Beruntungnya, tembakan tersebut tidak mengenainya.
Menurut Akbar, ada empat orang dalam kelompok pencuri motor ini.
Dua di antaranya berperan dalam melakukan pencarian kendaraan incaran di Jalan Mantang Gang 5, sementara dua pelaku lainnya memantau situasi di luar gang dan mencari kendaraan lain yang dapat mereka ambil.
Akbar menjelaskan bahwa dua pelaku yang mencoba mencuri motornya memasuki gang yang sepi di dini hari.
Salah satunya mengenakan helm, jaket, dan membawa tas di punggungnya. Pelaku tersebut melepaskan tiga tembakan ke arah Akbar saat dia dipergoki dan dikejar oleh korban.
Akbar menyebutkan bahwa mereka tidak tahu apakah senjata yang digunakan pelaku adalah pistol rakitan atau airsoft gun, tetapi tembakannya terdengar seperti airsoft gun.
Beberapa warga juga menemukan sisa-sisa peluru dari besi.
Sebelum melepaskan tembakan, pelaku telah hampir berhasil membawa keluar sepeda motor Honda Beat yang menjadi incarannya dari gang.
Aksi mencuri motor ini gagal setelah Akbar, yang sedang sibuk menyunting foto di kontrakannya, mendengar keributan di luar rumahnya.
Akbar mengejar sang pelaku dan melihatnya mencoba merusak sepeda motor tersebut. Dia kemudian mengambil senjata tajam dan mengejar pelaku, tetapi mundur saat pelaku mengeluarkan pistol.
Pelaku kemudian melemparkan motor Akbar ke jalanan untuk menghindari pengejaran.
"Saya sempat lihat dia ngerogoh (pakaiannya), saya pikir bawa golok. Saya masih kejar-kejar, dia keluarin pistol, saya mundur langsung," kata Akbar.
"Terus motor saya dilempar, dijatuhkan ke jalanan buat ngehindarin saya buat jalan," pungkasnya.
Pihak kepolisian dari Polsek Koja telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan sedang berupaya menangkap para pelaku dalam kasus pencurian motor ini.
(cr31/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tak-Pakai-Celana-Bawa-Pedang-Katana.jpg)