Mobil Pajero Masuk Sungai

BREAKING NEWS: Mobil Pajero Sport Terjun ke Sungai Batang Serangan, Dikabarkan 1 Orang Tewas

Satu unit mobil Pajero terjun ke Sungai Batang Serangan tepatnya di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, S

|
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Mobil Mitsubishi Pajero Sport terjun bebas ke Sungai Batang Serangan tepatnya di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (26/10/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Satu unit mobil Pajero terjun ke Sungai Batang Serangan tepatnya di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Informasi yang diperoleh peristiwa ini terjadi pada Kamis (26/10/2023) pagi.

Di dalam mobil Mitsubishi Pajero Sport tersebut terdapat tiga orang termasuk sopir.

Dari ketiga orang tersebut, satu orang dikabarkan meninggal dunia.

Sedangkan dua orang lagi mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

Belum diketahui secara pasti, apakah sopir atau penumpang yang tewas di dalam mobil itu.

Namun, pada bagian depan mobil tampak rusak parah karena dasar Sungai Batang Serangan yang dangkal dan penuh bebatuan.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kanit Lantas Polres Langkat Ipda Natanael Ginting saat dikonfirmasi.

Kondisi mobil Pajero terjun ke Sungai Batang Serangan tepatnya di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (26/10/2023).
Kondisi mobil Pajero terjun ke Sungai Batang Serangan tepatnya di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (26/10/2023). (TRIBUN MEDAN / HO)

Ia mengatakan petugas saat ini masih berada di lokasi kejadian. Kata Ipda Natanael, petugas masih menelusuri identitas korban dan nomor polisi mobil yang mengalami laka tunggal ini.

"Sabar ya kita lagi di TKP. Nanti akan kita informasikan," ujar Natanael.

Sementara itu, di lokasi sekitar kejadian diketahui tak ada rambu-rambu lalu lintas atau pun palang sepanjang bantaran sungai.

Bahkan, jalan di sepanjang bantaran sungai kian mengecil karena terjadi abrasi dampak aktivitas galian C sekitaran lokasi.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved