Berita Viral
Jelang Penukaran Bayi, Dian Kini Larang Siti Mauliah Temunia Bayi Daanish, Alasannya Karena Hal Ini
Jelang pertukaran kedua bayi kasus bayi tertukar di Bogor, Dian, selaku ibu bayi Daanish, melarang anaknya bertemu dengan Siti Mauliah.
TRIBU-MEDAN.com - Jelang pertukaran kedua bayi kasus bayi tertukar di Bogor, Dian, selaku ibu bayi Daanish, melarang anaknya bertemu dengan Siti Mauliah.
Bukan tanpa sebab, Dian beralasan tak ingin mempertemukan anaknya dengan Siti Mauliah lantaran takut psikologis anaknya terganggu di hari penukaran bayinya tersebut.
Dian mengungkap alasan kuat dirinya tak ingin bayinya yang tertukar kembali bertemu.
Sebab beberapa waktu terakhir dirinya cukup kesulitan lantaran para bayi tak ingin kembali ke orangtua kandung.
"Khawatirnya kalo sering ketemu kasihan anak-anak, nanti sering keingetan ibu asuhnya," kata Dian lagi.
"Setahun lebih itu kita merawat anak asuh masing-masing, sekarang baru ketemu anak kandung dua minggu, pendekatannya gak semudah yang dilihat," ungkap Dian.
Bukan tanpa sebab pula, Dian tak ingin jika keegoisan para ibu bertemu bayi tertukar membuat anak anaknya justru jadi korbannya.
"Kalau kita lebih memikirkan dampak psikologisnya," tambah Dian.
Untuk itu, ia memilih untuk saling mengirim kabar lewat video dulu, dan tidak perlu bertemu.
"Kalau bisa sih nanti, kita paling share-share dulu foto atau video. Kalau ketemu khawatirnya dia nanti psikologisnya terganggu, kalau seandainya kita ketemu terus," jelasnya lagi.
Meski demikian, Dian mengaku memang merindukan sosok Muhammad Gibran El Rumi yakni anak asuhnya.
Namun ia kini harus tega lantaran tak ingin putranya, Muhammad Daanish Al Ghazali menemui Siti Mauliah dan tak kembali kepadanya.
"Pasti kangen, namanya setahun lebih tidur bangun bareng-bareng kan," kata Dian kepada TribunnewsBogor.com beberapa waktu lalu.
"Apalagi saya full ASI sama El, yang tiap malam dan pagi itu DBF jadi pasti tidur sambil peluk-pelukan," ungkap Dian.
Dian kemudian berpesan agar Siti Mauliah bisa memanfaatkan waktu ini untuk bisa mendekatkan diri dengan anak kandungnya.
"Kalau bisa sih kita harus bersabar menahan, gimana caranya. Dian juga sama, sering liatin foto, video El di hp, gitu," tandasnya.
Tak hanya itu saja, walaupun kini tak bertemu, Dian menyebut bahwa dirinya akan kembali memperbolehkan anaknya bertemu Siti di waktu yang tepat.
"Kalau nanti udah paham, udah deket sama keluarga kandungnya, itu bisa kita ketemu," pungkas Dian.
Lebih jauh, diketahui jika jadwal penyerahan bayi tertukar itu akan berlangsung di Mako Polres Bogor pada hari ini, Jumat (29/9/2023).
Daalam penyerahannya nanti akan dihadiri oleh sejumlah pejabat negara.
Mereka adalah Menteri PPA, KPAI dan pihak Kementerian PMKA.
Bahkan menurutnya ada Menerti yang akan datang menyaksikan penyerahan tersebut.
"Besok itu di-resechdule jadinya jam 9 pagi. Soalnya ada Pak Menteri, Bu Menteri ada yang mau datang," imbuh Dian dikutip TribunnewsBogor.com, Kamis (28/9/2023).
Beberapa Menteri yang datang ini, kata Ibu Dian karena instansinya terlibat dalam mengurus kasus bayi tertukar tersebut.
"Kan yang membantu urusan ini ada Menteri PPA, KPAI, Kementerian PMKA, jadi mau nengokin juga. Kemarin datang pas pembacaan tes DNA," ujar Dian.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana menegaskan bahwa penyerahan bayi tertukar akan dilakukan di Mako Polres Bogor.
"Lokasi Mapolres Bogor," kata Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana kepada wartawan, Kamis (28/9/2023).
Iapun membenarkan kalau akan dihadiri oleh para Menteri dalam penyerahan itu.
"Benar, seperti waktu itu (pengumuman hasil tes DNA), Kementrian dan lain-lain," kata Iptu Desi Triana.
(*/TRIBUN-MEDAN.com)
Update berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jelang-Penukaran-Bayi-Dian-Kini-Larang-Siti-Mauliah-Temunia-Bayi-Daanish-Alasannya-Karena-Hal-Ini.jpg)