Berita Viral
Sosok Dokter Gigi Meninggal Saat Dipijat di Salon Palopo, Sempat Ngaku Kecapekan Sebelum Kejang
Sosok dokter gigi berinisial HA meninggal dunia saat dipijat di salah satu salon di Palopo. Saat masuk ke salon, korban mengaku kecapean sehingga
TRIBUN-MEDAN.COM – Sosok dokter gigi meninggal dunia saat dipijat di salah satu salon di Palopo, Sulawesi Selatan.
Adapun kabar meninggalnya dokter gigi berinisial HA di salah satu salon di Palopo kini tengah beredar viral.
Dokter gigi yang berinisial HA diduga kecapean sehingga berkunjung ke salon pijat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/9/2023) malam.
"Korban mengaku kecapean saat masuk ke salon," ujar pemilik salon yang tidak mau disebutkan namanya.
Kasat Reskrim Polres Palopo Iptu Alvin Aji Kurniawan mengaku korban sudah diserahkan ke pihak keluarga.
"Jasad almarhum sudah diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan," jelasnya, Senin (25/9/2023).
Kata Alvin, dari keterangan keluarga HA, korban memiliki riwayat penyakit jantung.
"Ya memang setelah kami minta keterangan dari keluarga, korban memang punya riwayat penyakit jantung," ujarnya.
Dirinya menambahkan, sejak kematian HA, tempat pijat tersebut ditutup polisi.
"Iya, sementara tempat pijat itu ditutup dulu," pungkasnya.
Indikasi korban meninggal karena jantung juga diperkuat dengan kesaksian warga.
Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun, sebelum korban meninggal ia sempat mengalami kejang-kejang.
"Sempat kejang-kejang sebelum meninggal," kata Aco saksi yang berada di TKP.
Baca juga: Kronologi Pemilik Salon Kecantikan Dibunuh Usai Mandi, Pelaku Ditangkap saat Mau Kabur ke Kalimantan
Baca juga: Bikin Merinding, Ribuan Kutu Bersarang Penuhi Rambut Bocah Ini, Pemilik Salon Sempat Ngira Ketombe
Keluarga HA Tolak Autopsi
Ditambahkannya, kasus kematian HA sulit diungkap.
Sebab, keluarga korban meminta agar jasad HA tidak diautopsi.
"Kasus HA sulit untuk dikembangkan. Karena keluarga korban menolak diautopsi," ujarnya, Senin (25/9/2023).
Dirinya menambahkan, pihak keluarga korban menerima kematian mendiang HA secara ikhlas.
"Kami polisi juga tidak bisa memaksakan kehendak. Keluarga korban sudah menerima dan ikhlas," terangnya.
Menurut Alvin, tempat pijat tersebut memiliki surat izin.
"Iya setelah diperiksa tempat pijat itu sudah memiliki izin. Jadi tempatnya resmi, bukan tempat istilahnya esek-esek," tutupnya.
Sebelumnya, Viral di media sosial (medsos) seorang pria di Palopo tewas usai dipijat di salah satu salon.
Salah satunya diunggah akun Instagram @makassarinfoku.
Kejadian nahas itu terjadi Sabtu (23/9/2023) malam.
Salon tempat ia pijat sendiri berada di Jalan We Cudai, Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal ini pun mendapat beragam komentar dari warganet.
"Orang Palopo tidak asing dengan tempat ini," tulis @ad****.
"Leher itu tidak bisa dipijat karena ada saraf dan pembulu darah," kata akun @An********.
" semoga bukan salon plus-plus," tukas @Ko*****.
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter