Berita Viral
POTRET Selebgram Virly Virginia Tiba di Polda Metro Jaya, Jalani Pemeriksaan Soal Film Porno
Ketika dikerubungi awak media, Virly tak banyak berkomentar. Ia hanya meminta awak media untuk menunggu, karena ia telah ditunggu oleh penyidik.
TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah potret selebgram Virly Virginia saat tiba di Polda Metro Jaya.
Ia bakal menjalani pemeriksaan soal film porno.
Selebgram Virly Virginia mendatangi Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan soal produksi film porno, Selasa (19/9/2023).
Ia datang sekitar pukul 10.52 WIB dengan mengenakan blazer putih serta celana hitam.
Tak sendiri, Virly didampingi dua orang pria yang identitasnya belum diketahui.
Ketika dikerubungi awak media, Virly tak banyak berkomentar.
Ia hanya meminta awak media untuk menunggu, karena ia telah ditunggu oleh penyidik.
Baca juga: Tampang Hendro Simamora yang Nekat Rampok Uang Purn TNI di Medan, Kakinya Ditembak Polisi
"Kita lagi ditunggu, jadi mohon ya, nanti tunggu aja beritanya," kata Virly Virginia kepada awak media di Polda Metro Jaya, Selasa (19/9/2023).
Virly juga mengungkapkan bahwa ia hanya bisa berdoa agar pemeriksaannya berjalan lancar.
"Ya persiapannya doa aja," ujarnya.
Diketahui bahwa pemeriksaan soal produksi film porno dijadwalkan ulang pada hari ini.
Sebelumnya, para pemeran film porno sempat mangkir dari panggilan polisi pada Jumat (15/9/2023).
Ada total 11 orang pemeran wanita yang diduga terlibat sebagai pemeran film porno.
Selain Siskaeee, ada wanita yang berinisial VV, CN, SE, E, BLI, M, MGP, S, J, ZS, dan AB.
Sedangkan pemeran pria diketahui berjumlah lima orang, dengan inisial BP, P, UR, AG (AD), dan RA.
Virly Virginia Sempat Ngaku Menyesal Ikut Syuting Film Dewasa
Sebelum PH digrebek, Virly Virginia sempat ngaku menyesal ikut syuting film dewasa.
Virly Virginia pemain di film keramat tunggak produksi kelas Bintang yang tengah viral angkat bicara.
Diketahui rumah produksi kelas bintang yang membuat film dewasa tersebut baru saja digerebek polisi.
Adapun Virly Virginia sempat mengungkapkan rasa penyesalannya.
Pengakuan tersebut disampaikan Virly dalam sebuah bincang-bincang di YouTube pada akhir Agustus 2023 lalu
Saat itu Virly membenarkan bahwa dirinya sudah keluar dari PH tersebut.
"Kalau dibilang nyesel, pasti ada," ucap Virly Virginia dikutip Tribunnews.com dari tayangan JudoTwins, Selasa (12/9/2023).
Baca juga: BAYARAN Selebgram Siskaeee hingga Virly Virginia Dalam Film Dewasa Berdurasi 1 hingga 1,5 Jam
Virly mengatakan bahwa film yang diproduksi pada awal tahun itu memberikan dampak yang sangat besar pada dirinya.
"Karena berdampaknya ke sekarang," ungkap Virly.
"Dampaknya terlalu besar jadi kayaknya udah deh, enough (cukup)," lanjutnya.
Bayaran Virly Virginia
Jajararan Polda Metro Jaya menggerebek rumah produksi film dewasa di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel).
Terungkap bahwa sejumlah artis, model, sampai selebgram turut terlibat dalam rumah produksi film dewasa (film porno) sebagai pemeran.
"Jadi perlu saya sampaikan di sini bahwa latar belakang dari pemeran wanita, mulai dari artis, foto model, maupun selebgram," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/9/2023).
Di antara pemeran wanita tersebut, ada nama Siskaeee hingga Virly Virginia.
Keduanya diketahui berperan dalam film dewasa berjudul 'Kramat Tunggak'.
Selain mereka, artis sampai selebgram yang turut berperan di rumah produksi film dewasa antara lain SE, E, CN, BLI, ZS, M, MGP, S, AB, dan J.
Untuk peran pria, inisialnya adalah AG, RA, BP, UR, dan P.
Kombes Ade Safri Simanjuntak menuturkan, cara pelaku berjumlah 5 orang merekrut para pemeran untuk terlibat dalam produksi film dewasa.
Satu di antaranya adalah melalui profiling media sosial.
Para pemeran film dewasa itu disebut Kombes Ade Safri Simanjuntak tidak memiliki kontrak, melainkan dibayar Rp 10 juta-Rp 15 juta per judul film yang diperankan.
"Tersangka ini selain mendapatkan talent dari kelompok jaringannya, juga dilakukan melalui profiling media sosial dari calon targetnya," tutur Ade Safri.
Dikutip dari WartaKotalive.com, bahwa polisi menggerebek rumah produksi film dewasa di wilayah Jakarta Selatan.
Sebanyak lima orang terdiri dari pemeran hingga produsernya ditangkap.
Mereka berinisial I, JAAS, AIS, AT, dan SE.
Ada sebanyak 120 film yang diproduksi oleh mereka dalam kasus ini.
"Kelima tersangka ini dalam satu rumah produksi. Jadi satu rumah produksi yang kemudian hasil film itu ditransmisikan ke tiga website," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/9/2023).
Untuk pria berinisial I, perannya adalah sebagai sutradara, admin website, pemilik hingga produser.
Sedangkan pria berinisial JAAS berperan sebagai kameramen.
"Kedua tersangka ditangkap pada hari Senin tanggal 31 Juli 2023," ujar Ade Safri.
Sedangkan pria berinisial AIS dan AT berperan sebagai editor film dan sound enginering.
Kemudian peran wanita berinisial SE adalah sekretaris dan talent.
"Pada hari Selasa tanggal 1 Agustus 2023, kami kembali mengamankan 3 tersangka lainnya, yaitu SE, AIS, dan AT," ucapnya.
Ia menuturkan, masih ada 11 orang pemeran wanita dan lima pemeran pria di rumah produksi film dewasa tersebut dalam pengejaran.
"Terdapat 12 pemeran dalam film atau adegan film dewasa dimaksud. 12 pemeran wanita yang salah satunya tadi kami lakukan penangkapan (SE) dan lainnya saat ini masih kami kembangkan penyelidikan lebih lanjut," ucap dia.
"Dan kemudian ada 5 orang pemeran pria yang saat ini juga masih kami kembangkan untuk penyelidikan dan penyidikan," lanjut Ade Safri.
Ada tiga website yang dikelola pelaku antara lain https://kelassbintangg.com/, https://togefilm.com/, dan https://bossinema.com/.
Video yang ditransmisikan ke website itu berdurasi 1 hingga 1,5 jam.
Paket yang ditawarkan kepada member untuk berlangganan dalam website itu bervariasi.
Untuk sehari, member harus membayar Rp 50 ribu, lalu 1 minggu bayar Rp 150 ribu, 1 bulan Rp 250 ribu, dan 1 tahun Rp 500 ribu.
"Total, ada 10 ribu pengguna yang telah bergabung dalam website itu," kata Ade Safri.
"Kejadian berawal pada hari Senin tanggal 17 Juli 2023 telah dilakukan patroli siber dan didapatkan 3 website dengan nama itu."
"Pada 31 Juli 2023 diamankan 2 tersangka, yakni I dan JAAS," sambungnya.
Ia menuturkan, para tersangka sudah mendapat keuntungan sejak melakukan aksi itu pada 2022 dengan total Rp 500 juta.
Kini, mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.
"Barang bukti yang kami sita dari tersangka, yakni 1 set alat syuting yang terdiri dari kamera, tripod, lensa, dan speaker," kata dia.
"Lalu 5 buah hardisk dan 1 buah flashdisk, 5 buah handphone, 2 buah laptop, 2 buah PC komputer, dan 2 buah TV," lanjut Ade Safri.
Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) dan atau Pasal 34 ayat (1) jo Pasal 50 UndangUndang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 29 dan atau Pasal 4 ayat (2) jo Pasal 30 dan atau Pasal 7 jo Pasal 33 dan atau Pasal 8 jo Pasal 39 dan atau Pasal 9 jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
(*/TRIBUN-MEDAN.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya yang viral dan menarik di Google News
Ikuti juga informasi lainnya terupdate Tribu-Medan.com di Facebook, Instagram dan Twitter
Artikel ini telah tayang di Grid.ID
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/POTRET-Selebgram-Virly-Virginia-Tiba-di-Polda-Metro-Jaya-Jalani-Pemeriksaan-Soal-Film-Porno.jpg)