Berita Viral
Calon Pengantin yang Sebabkan Bukit Bromo Terbakar Tuntut Petugas TNBTS, Disebut Pelayanan Buruk
Pasangan calon pengantin yang sebabkan Bukit Bromo terbakar melaporkan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ke polisi.
TRIBUN-MEDAN.com - Pasangan calon pengantin yang sebabkan Bukit Bromo terbakar melaporkan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ke polisi.
Meski mendapatkan hujatan dari warganet karena sebabkan kebakaran Bukit Bromo saat pemotretan prewedding, pasangan calon pengantin ini kekeuh membuat laporan ke polisi.
Pasangan calon pengantin ini telah meminta maaf ke publik dan warga desa atas insiden kebakaran Bukit Bromo hingga mengakibatkan pipa saluran air ke pemukiman rusak.
Rencananuya, usai calon pengantin pria sekaligus saksi kebakaran Bukit Teletubbies Bromo berinisial HP (38) meminta maaf, pihaknya berencana akan melaporkan petugas TNBTS ke polisi atas dugaan kelalaian pengamanan.
“Saya juga akan memberikan pembelaan kepada tersangka, kalau itu harus dilanjut di peradilan. Saya juga akan melaporkan balik petugas TNBTS karena tidak memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen, yaitu wisatawan,” ujar kuasa hukum tersangka Mustadji saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (15/9/2023).
Baca juga: Prediksi Skor Persik Kediri vs Persija Jakarta, Line up Pemain,Head to head Marko Simic Ujung Tombak
Baca juga: Al Nassr Ngamuk di Kandang Al Raed, Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane Sumbang Gol
Menurutnya, tidak ada pemeriksaan sebelum kejadian.
Bahkan barang bawaan wisatawan diklaim tak diperiksa. Petugas, kata dia, terkesan melakukan pembiaran.
“Ini merupakan masukan dari kepala desa dan termasuk romo dukun mengatakan begitu. Untuk konsep foto dengan flare (suar) memang dari pihak wedding organizer dan disetujui oleh klien,” terang Mustadji.
Diberitakan sebelumnya, lima orang saksi kebakaran di Bukit Telettubbies Bromo yang terdiri dari pasangan yang melakukan prewedding dan tiga kru wedding orginizer (WO) meminta maaf kepada masyarakat, khususnya suku Tengger, Jumat (15/9/2023).
Hal itu diceritakan Mustadji, kuasa hukum kelima saksi dan tersangka AWEW. Kelima orang itu mendatangi Balai Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (15/9/2023) sekitar pukul 10.00 WIB untuk menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa yang menghanguskan lahan sabana itu.
Calon pengantin yang bersangkutan, Hendra Purnama mengatakan, pihaknya tidak sengaja membuat lahan sabana itu terbakar dan menyebut peristiwa itu adalah musibah.
“Permohonan maaf ini kami sampaikan kepada semua masyarakat Tengger, tokoh adat dan pemerintah,” ucap Hendra.
Baca juga: Prediksi Skor Persik Kediri vs Persija Jakarta, Line up Pemain,Head to head Marko Simic Ujung Tombak
Baca juga: Al Nassr Ngamuk di Kandang Al Raed, Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane Sumbang Gol
(*/tribun-medan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SUDAH-Buat-Kebakaran-Hasil-Foto-Prewedding-Flare-di-Bromo-Buat-GeramNetizen-Hasilnya-Jelek-Banget.jpg)