Berita Viral

SOSOK Irwansyah Sutradara Film Panas Siskaeee, tak Laku Bikin Genre Komedi Beralih ke Film Esek-esek

Semenjak viral, kini terungkap motif Irwansyah membuat video tak pantas yang dibintangi oleh Siskaeee dan Virly Virginia.

Tayang:
Instagram
SOSOK Irwansyah Sutradara Film Panas Siskaeee, tak Laku Bikin Genre Komedi Beralih ke Film Esek-esek 

TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Irwansyah sutradara film panas Siskaeee.

Ia sempat membuat film-film bergenre komedi.

Namun film tersebut tak laku hingga ia beralih membuat film esek-esek.

Sosok Sutradara Irwansyah yang banting setir ke film dewasa
Sosok Sutradara Irwansyah yang banting setir ke film dewasa (Istimewa)

Nama Irwansyah mendadak disorot banyak pihak dikarenakan rumah produksi film dewasa kelas bintang-nya diciduk polisi.

Diketahui, rumah produksi kelas bintang yang berada di kawasan Jakarta Selatan itu baru-baru ini digrebek oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jakarta.

Polda Metro Jaya mengungkapkan, bahwa jauh sebelum berkecimpung menjadi sutradara film dewasa, Irwansyah pernah menyutradarai sejumlah film layar lebar, mulai dari genre komedi hingga horor.

Baca juga: Inilah Sosok Irwansyah, Anggota DPRD Kepri Tutup 2 Jalan saat Nikahkan Anak, Kekayaannya Rp3,2 M

Lantas, apa alasan Irwansyah beralih menyutradarai film dewasa?

Semenjak viral, kini terungkap motif Irwansyah membuat video tak pantas yang dibintangi oleh Siskaeee dan Virly Virginia.

Menurut Kasubdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Adrian Satrio, Irwansyah membuat film panas tersebut lantaran motif ekonomi.

Sebab, film bergenre horor dan komedi yang dibuat tidak kunjung laku di pasaran.

"Ya, motif ekonomi," ujar AKBP Adrian Satrio, Selasa (12/9/2023).

Sosok Irwansyah pemilik rumah produksi Film Dewasa dari Rumah Produksi Kelas Bintang.
Irwansyah pemilik rumah produksi Film Dewasa dari Rumah Produksi Kelas Bintang. (X)

"Terkait dengan motif ekonomi dengan menawarkan film seperti ini lebih banyak peminatnya akhirnya dia terjun ke bisnis dunia film seperti ini," terangnya.

Dikatakan pihak kepolisian, Irwansyah sendiri merupakan seorang sutradara yang juga pernah membuat beberapa film.

Sebelum terjun ke dunia film panas, Irwansyah membuat film bergenre horor dan komedi.

"Memang dulunya sutradara dia juga sudah membuat beberapa film baik genre dalam film tersebut horor dan juga komedi," tutupnya.

Baca juga: REKAM Jejak Siskaeee, Diduga Ikut PH Film Panas, Cita-cita Bintangi Film Dewasa hingga Coba 200 Pria

Hal senada juga diungkapkan oleh akun twitter X @javminded pada Selasa (12/9/2023).

“Yang lagi heboh diciduk kemarin, pemilik sekaligus produser dan sutradara dari Kelas Bintang, yaitu Irwansyah ternyata pernah mengaku inspirasi idenya membuat film esek-esek berasal dari konsep Jepang (JAV)," cuit akun tersebut.

"Mengklaim movie layar lebar di tahun 2012-2013.

Namun lantaran tak kunjung laku, akhirnya dia mengubah upaya produksinya ke konten video dewasa mulai tahun 2011," tambah cuitan sang pemilik akun.

Siskaeee dan Virly Virginia menjadi perhatian warganet setelah rumah produksi film dewasa digerebek Polda Metro Jaya. 
Siskaeee dan Virly Virginia menjadi perhatian warganet setelah rumah produksi film dewasa digerebek Polda Metro Jaya.  (HO)

Seperti diketahui, Kepolisian berhasil menggerebek rumah produksi film panas yang pada 17 Juli 2023.

Dari hasil penggerebekan dan pendalaman informasi, diduga Selebgram Siskae terlibat sebagai talent film panas di rumah produksi tersebut.

Selain Siskaeee, Ini 16 Artis yang Diduga Jadi Pemeran Film Panas

Selain Siskaeee, ini 16 artis yang diduga jadi pemeran film panas.

Keberadaan mereka pun kini tengah dalam perburan polisi.

Inilah sosok pemeran wanita atau artis, pemilik rumah produksi, produser, dan sutradara film panas yang ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

4 FAKTA PH Film Panas yang Digrebek Polisi: Dulunya Produksi Genre Horor, Kini Raup Ratusan Juta
4 FAKTA PH Film Panas yang Digrebek Polisi: Dulunya Produksi Genre Horor, Kini Raup Ratusan Juta (Kolase Surya.co.id)

Artis film panas yang ditangkap polisi itu berinisial SE, sementara pemilik rumah produksi, produser dan sutradara masing-masing berinisial I, JAAS, AIS, AT, dan SE.

Saat ditangkap, artis film panas berinisial SE tampak menutup kepalanya dengan kerudung dan memakai masker hitam.

Begitu juga dengan pemilik rumah produksi, produser, dan sutradara yang memakai penutup kepala dan berkerudung hitam.

SE, adalah satu dari 17 artis yang menjadi pemeran dalam film panas yang diproduksi rumah produksi tersebut.

Sementara 16 artis lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Baca juga: Viral Karyawan Laundry Dianiaya Mantan Suami Siri, Ditendang dan Dilempar Setrika Panas

Polisi menyebut, para pemeran film panas ini adalah artis, foto model hingga selebgram.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, para pemeran wanita itu direkrut melalui jejaring media sosial.

"Cara merekrut para pemeran dalam konten video maupun film bermuatan asusila yang dimaksud, tersangka ini selain mendapatkan talent dari kelompok jaringannya, juga dilakukan melalui profiling media sosial dari calon targetnya," ungkap dia.

Ade menyebut tidak ada kontrak tertulis antara rumah produksi dan pemeran film porno.

Raup 10 ribu penonton, PH film panas yang digrebek polisi pasang tarif langganan mulai Rp 50 ribu
Raup 10 ribu penonton, PH film panas yang digrebek polisi pasang tarif langganan mulai Rp 50 ribu (KOMPAS.com/RIZKY SYAHRIAL)

"Tidak terdapat kontrak untuk pemeran yang digunakan dalam pembuatan film asusila yang dimaksud," kata Ade kepada wartawan, Senin (11/9/2023).

Ade menuturkan, pemeran film porno itu mendapatkan bayaran antara Rp 10-15 juta untuk setiap film yang diproduksi.

"Jadi, pembayaran hanya sekali di per film dengan kisaran pembayaran di angka Rp 10 juta sampai Rp 15 juta," tutur dia.

Ade mengungkapkan, setidaknya terdapat 120 film yang telah diproduksi dengan durasi rata-rata antara 1 1.5 jam setiap film.

Baca juga: PEDAS, Rocky Gerung Skakmat Pernyataan Mahfud Soal Lahan Pulau Rempang : Agak Mengherankan

"Salah satunya adalah film Kramat Tunggal yang sempat dilakukan pemblokiran oleh Kominfo di akhir bulan April tahun 2023," ungkap Ade Safri

Rumah produksi itu mulai menggarap film porno sejak awal 2022.

Adapun jumlah keuntungan yang didapat tersangka kurang lebih satu tahun beroperasi, dimulai awal 2022, sudah sekitar Rp 500 juta.

Para tersangka kemudian membeli sejumlah aset dari keuntungan yang diperoleh, termasuk satu unit mobil.

Polisi Grebek PH Film Panas, Raup Rp500 Juta dari Jual Konten, Artis Hingga Foto Model Jadi Pemeran
Polisi Grebek PH Film Panas, Raup Rp500 Juta dari Jual Konten, Artis Hingga Foto Model Jadi Pemeran (Kolase Tribun Jakarta)

"Telah diwujudkan beberapa aset yang kita juga lakukan penyitaan pada saat penggeledahan dan penangkapan, salah satunya kendaraan Nissan X-Trail," ujar Ade.

Ade mengungkapkan, sebelum memproduksi film panas, rumah produksi ini awalnya merintis film genre horor dan komedi. SE.

"Awalnya itu membuat film-film yang bergenre horor maupun komedi," ujar dia, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/9/2023).

Namun, saat merintis kurang mendapat peminat sehingga dicoba untuk memproduksi film dewasa.

Tersangka I mengunggah video-video yang telah dibuat di tiga web dengan harapan menghasilkan banyak uang.

"Kemudian mulai banyak pelanggan yang mengakses web, sehingga selanjutnya tersangka I dan tersangka lainnya melakukan pembuatan film dimaksud," kata Ade Safri.

Dijual Lewat Website

Dalam perkembangannya, film-film panas produksi PH ini kemudian dijual lewat website.

Ada tiga website yang dikelola pelaku antara lain https://kelassbintangg.com/, https://togefilm.com/, dan https://bossinema.com/.

Video yang ditransmisikan ke website itu berdurasi 1 hingga 1,5 jam.

Dalam menjaring calon pelanggannya, tersangka mengunggah trailer beberapa judul film untuk promosi.

Baca juga: Viral Curhatan Wanita, Nangis Gemetaran Direkam Pria Gondrong Ketika Ganti Baju Seusai Melukat

"Setelah promosi di berbagai platform media sosial, calon pelanggan akan mengakses tiga website yang dimaksud," kata dia.

"Kemudian akan diarahkan untuk membayar dengan nomor rekening yang dilampirkan di dalam web. Lalu calon pelanggan diberikan username dan password untuk mengakses film-film dewasa yang dimaksud sesuai dengan paket yang dibeli," tambah dia.

Paket yang ditawarkan kepada member untuk berlangganan dalam website itu bervariasi.

Untuk paket satu hari, member harus membayar Rp50 ribu, 1 minggu bayar Rp150 ribu, 1 bulan Rp250 ribu, dan 1 tahun Rp500 ribu.

"Total, ada 10 ribu pengguna yang telah bergabung dalam website itu," kata Ade Safri.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya yang viral dan menarik di Google News

Ikuti juga informasi lainnya terupdate Tribu-Medan.com di Facebook, Instagram dan Twitter

 

Artikel ini telah tayang di TribunTrends.com

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved