Berita Viral

Bermula Pakai Henna, Lengan Bocah 7 Tahun Muncul Ruam Berwarna Merah, Ibu Syok Sepelekan Bahaya

Matilda kemudian dilarikan ke rumah sakit setelah kulit di sekitar tatonya mulai berdarah sendiri.

Tayang:
Editor: Satia
Istimewa
Muncul ruam merah pada lengan anak 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seorang Bocah tiba-tibas memeiliki tanda kupu-kupu berwarna merah pada lengannya.

Dengan adanya tanda ini, membuat si ibu khawatir.

Pasalnya ibu dari bocah itu khawatir jika tanda kupu-kupu ini akah bertahan seumur hidup di lengan sang putri.

Dikutip dari Tribunnewsmaker.com, rupahnya tanda merah yang ada pada lengan si anak berasal dari henna.

Ibu khawatai, jikalau tanda merah itu tidak bisa hilang sampai seumur hidup.

Baca juga: Moxa, FIFGROUP, JNE Express dan JNEI Berkolaborasi Hadirkan Layanan Pembiayaan Inklusif

Melansir dari dailymail, Kirsty Newton, 37, membiarkan putrinya Matilda Newton membuat tato temporer setinggi 3 cm di lengan kanannya saat menginap di hotel all-inclusive di Turki bulan lalu.

Meskipun awalnya tampak baik-baik saja, tato henna hitam berubah menjadi merah dan gatal setelah mereka pulang ke Pudsey, West Yorkshire.

Matilda kemudian dilarikan ke rumah sakit setelah kulit di sekitar tatonya mulai berdarah sendiri.

Dokter memastikan bahwa putrinya menderita reaksi alergi terhadap bahan kimia dalam pacar.

Baca juga: BERITA Manchester United - Jadon Sancho Fix Cabut dari MU Setelah Ribut dengan Erik ten Hag

Sekarang ibu itu, mendesak orang lain untuk berhati-hati ketika membiarkan anak-anak mereka membuat tato henna.

Selain itu dia menyarankan untuk memastikan dengan melakukan tes kulit terlebih dahulu.

Keluarga tersebut melakukan beberapa perjalanan ke apotek dalam upaya untuk mengatasi reaksinya sendiri.

Namun Nyonya Newton membawa Matilda ke Rumah Sakit Umum Leeds ketika kulitnya mulai pecah-pecah dan berdarah.

Baca juga: Bupati Toba Ajak ASN Perbaiki Manajemen Waktu untuk Lebih Produktif dan Safety

Dokter di sana memastikan Matilda mengalami reaksi alergi terhadap henna hitam.

Pasta ini digunakan untuk melukis pola pada kulit dan tersedia di luar negeri dan di beberapa toko, kios, dan festival di Inggris.

Dia diberi resep tablet anti-alergi, steroid dan krim antibiotik untuk membantu menyembuhkan kulitnya yang hangus.

Baca juga: Sosok dan Rekam Jejak Patsy Widakuswara, Jurnalis Asal AS yang Bentak Jokowi, Ternyata Alumni UI

Sebelum mendapatkan pengobatan, Matilda sakit dan mengalami ruam di perutnya, yang menurut dokter mungkin ada hubungannya dengan reaksi alergi.

Nyonya Newton yakin luka bakar itu disebabkan oleh paraphenylenediamine (PPD).

Yakni bahan kimia yang biasa ditemukan pada henna hitam dan pewarna rambut gelap.

Baca juga: KONDISI Lionel Messi Diragukan Jelang Duel Bolivia vs Argentina,Pemain Tango Dibekali Tabung Oksigen

Meskipun PPD diperbolehkan digunakan secara sah dalam pewarna rambut, kadarnya dikontrol dengan ketat.

Namun para ahli kulit hitam memperingatkan bahwa henna hitam seringkali melebihi jumlah tersebut untuk memberikan warna yang lebih gelap.

Dia khawatir reaksi alerginya akan meninggalkan garis berbentuk kupu-kupu di lengannya seumur hidup.

Baca juga: Timnas U-23 Indonesia vs Turkmenistan, Shin Tae-yong Pasang Formasi Berbeda, Mainkan Rizky Ridho dkk

Nyonya Newton berkata: "Saya khawatir karena bagian itu sangat terlihat di lengannya.

'Kami tidak diberitahu bahwa itu adalah henna hitam, tempat tato hanya mengiklankan tato henna.

'Dokter mengatakan di luar negeri mereka menambahkan lebih banyak pigmen pada pewarna mereka karena undang-undang mereka tidak sama dengan di Inggris.

'Rumah sakit mengatakan itu adalah reaksi alergi terhadap henna hitam yang digunakan dan dia tidak akan bisa menggunakan pewarna rambut ketika dia sudah dewasa.'

Baca juga: Nasib Dua Sopir Bus yang Lawan Arah dan Seret Pengemudi Motor di Lamongan, PO Kena Sanksi

Dia mengklaim hotel tersebut tidak menawarkan tes kulit sebelum mengecat garis pacar hitam.

Nyonya Newton berkata: 'Harap berhati-hati saat membiarkan anak-anak Anda membuat tato henna.

'Masyarakat perlu mengetahui apa yang terjadi dan memastikan mereka telah melakukan tes kulit jika mereka memiliki tato sebelum melakukan salah satu tes tersebut.

'Matilda seharusnya menjalani tes kulit sebelumnya, tetapi tes ini tidak ditawarkan.'

 

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved