Berita Viral

VIRAL Cerita Dokter Tangani Pasien di IGD, Ternyata Pura-pura Pingsan Karena Terlilit Utang

Seorang dokter bernama  Cicilia Marcella baru-baru ini membagikan kisah lucunya tentang sebuah kejadian di IGD di rumah sakit.

Tayang:
Editor: Liska Rahayu
rewirenews/shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang dokter bernama Cicilia Marcella baru-baru ini membagikan kisah lucunya tentang sebuah kejadian di IGD di rumah sakit.

Dr Cicilia Marcella bercerita, saat itu ia sedang bertugas dan mendapatkan pasien yang dibawa keluarganya ke UGD karena tiba-tiba pingsan.

Cerita itu diungkapkan Dokter Cicilia melalui akun TikTok pribadinya yang dikutip TribunJakarta.com, Sabtu (9/9/2023).

Dalam postingannya, Dokter Cicilia mengaku pernah mendapatkan seorang pasien wanita yang tiba-tiba pingsan.

Pasien tersebut dibawa keluarganya ke UGD.

"Pasien dibawa dengan ambulans ke IGD dengan penurunan kesadaran," tulis Dokter Cicilia.

Dokter Cicilia mengaku sudah memeriksa kondisi pasien termasuk, termasuk cek tensi, nadi, hingga gula darah.

Tetapi mengejutkannya, hasil pemeriksaan normal.

"Tensi, nadi, gula darah, semua normal, keterangan dari keluarga tiba-tiba pingsan," kata Dokter Cicilia.

Namun Dokter Cicilia menemukan kejanggalan ketika memeriksa pasien tersebut.

Pasalnya mata si pasien terlihat gerak-gerak sambil tertutup.

"(ke suaminya) Pak Ibu sedang ada masalah kah?" tanya Dokter Cicilia.

"Tidak ada bu baik-baik saja," jawab suami pasien tersebut diceritakan Dokter Cicilia.

Ternyata fakta terungkap bahwa pasien tersebut hanya berpura-pura pingsan.

Hal itu karena pasien tersebut sedang terlibat masalah utang.

"Bu, buka mata aja di sini gak ada orang. Ibu cerita aja ke saya," kata Dokter Cicilia ke pasien sambil menggerakan matanya.

"Saya sedang terlibat utang dok," kata pasien tersebut curhat.

Pengalaman dokter tersebut disambut gelap tawa warganet di kolom komentar.

Tak sedikit warganet yang merupakan tenaga medis menemukan pasien seperti ini.

"Kalau udah begini disenyumin aja dok," kata warganet Josua.

"Pernah dapet seperti ini gara2 berantem sama pacarnya," ujar warganet moonsri88.

Postingan Dokter Cicilia itu sudah ditonton 71 ribu orang.

Tak Diberi Kursi, Wanita Hamil Pingsan Kelamaan Berdiri di Kereta, Malah Dihujat Netizen

Belum lama ini, viral cerita seorang wanita yang sedang hamil berkali-kali pingsan lantaran berdiri terlalu lama di gerbong kereta api.

Ia berdiri lantaran tak ada yang mau menawarinya tempat duduk saat kondisi kereta sedang padat.

Wanita tersebut tampak lemah dan lemas ketika menaiki kereta itu.

Mirisnya, dia tak mendapatkan kursi lantaran telah diisi oleh penumpang lain.

Hingga pada akhirnya wanita tersebut tiba-tiba tergeletak pingsan.

Hal itu tentu membuat penumpang lain dan petugas menjadi panik.

Mereka langsung menolong ibu hamil bernasib malang tersebut.

Dikutip Tribun Medan dari Tribunnewsmaker.com, wanita hamil ini mengungkapkan ceritanya ke sebuah grup media sosial untuk mendapatkan saran bagaimana caranya wanita hamil bisa mendapatkan tempat duduk di angkutan umum.

Dilaporkan lokasi dari wanita hamil ini saat mengalami pingsan terjadi di wilayah London, Inggris.

Curhat wanita hamil tersebut menyebutkan, dia beberapa kali diabaikan oleh penumpang lain di transportasi umum saat berpergian.

Adalah hal yang biasa bagi masyarakat urban berstatus commuters, kalau kursi kosong di bus, MRT, KRL atau angkutan umum jenis lainnya adalah sebuah 'kemewahan', terlebih dalam perjalanan pulang setelah lelah bekerja.

Tetapi, harus diingat ada kursi prioritas yang diberikan bagi mereka yang sudah lanjut usia, hamil, dan penyandang disabilitas.

Namun, dalam curhatnya tersebut, seorang calon ibu itu mengatakan bahwa aturan itu diabaikan sehingga dia benar-benar pingsan ketika dipaksa berdiri dalam satu perjalanan.

Wanita yang tidak disebutkan namanya, yang saat ini sedang hamil 34 minggu, kemudian menceritakan kejadian yang dialami ke grup di media sosial untuk meminta saran.

Si ibu hamil ini menjelaskan, kalau dia bepergian dua kali sehari dan seringkali tidak mendapatkan tempat duduk di angkutan umum.

Meskipun ia sudah menggunakan pin ini hamil dan meminta kursi prioritas, tak ada yang menggubrisnya. 

Dia bertanya kepada sesama orangtua apakah sebuah kelaziman jika wanita hamil harus meminta tempat duduk untuk bisa mendapatkan tempat di angkutan umum.

Menulis di Mumsnet, dia menjelaskan bagaimana dia berjuang melawan penyakit bawaan dan tekanan darah rendah saat hamil yang membuatnya pingsan karena kelamaan berdiri.

"Saya hamil 34 minggu dan karena campuran penyakit dan tekanan darah rendah, saya pingsan di ruang pengap dan sibuk yaitu berdiri di atas gerbong yang sibuk." Tulis wanita itu.

Pada suatu kesempatan dia pingsan setelah meminta tempat duduk sebanyak tiga kali, nyatanya, permintaan itu diabaikan oleh sesama penumpang.

"Bepergian setidaknya dua kali sehari. Dan saya memperhatikan bahwa semakin jarang orang menawarkan kursi kepada wanita hamil." Katanya. 

"Saya yakin banyak wanita hamil merasakan hal yang sama. Kadang-kadang orang lain yang juga berdiri akan bertanya ke orang yang duduk apakah salah satu dari mereka boleh membiarkan saya duduk," katanya.

"Suatu kali saya merasa sangat ngeri dan bisa merasakan kepala saya berputar. Saya bertanya kepada orang-orang yang berada di atau dekat kursi prioritas tetapi mereka semua berpura-pura tidak mendengar. Saya bertanya sekitar 3 kali dan kemudian saya pingsan sehingga benar-benar membuat saya berhenti bertanya."

"Apakah termasuk tidak masuk akal kalau saya berpikir orang lebih kasar dari sebelumnya? Apakah sekarang pendapat yang tidak masuk akal untuk berpikir bahwa wanita hamil harus ditawari tempat duduk?" kata dia.

Ratusan orang menanggapi unggahan tersebut, netizen terbagi dua atas perdebatan soal kursi.

Beberapa merasa tidak masuk akal untuk mengharapkan tempat duduk.

Seorang netizen berkata kalau mencoba ramah dengan menawari kursi justru bak jebakan yang bisa membuat orang lain tersinggung.

"Kamu tidak masuk akal. Ini adalah ladang ranjau, banyak orang akan tersinggung jika ditawari." ujar warganet.

Yang lain mendorongnya untuk menanyakan apa yang diinginkannya, dengan mengatakan: "Jika Anda membutuhkan tempat duduk, mintalah satu." timpalnya.

"Orang-orang berada di dunianya sendiri, mereka tidak akan menawarkannya!" tambahnya.

"Saya tidak setuju dengan Anda tetapi saya telah bersalah di masa lalu. Saya pasti akan pindah jika diminta." Kata netizen lain.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

 Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter 

 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved