KKB Papua
Sebelum Dieksekusi Mati KKB Papua, Inilah Kesedihan Terakhir Michelle Aktivis Sosial Perempuan Papua
Michelle Kurisi Doga tewas mengenaskan dibunuh oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kimbim, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Pegunungan Papua
Sebelum Dieksekusi Mati oleh KKB Papua, Inilah Kesedihan Terakhir Aktivis Perempuan Papua Michelle Kurisi Doga.
TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang aktivis perempuan Papua di Jayawijaya, Papua Pegunungan, dilaporkan tewas dibunuh oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Michelle Kurisi Doga tewas dengan mengenaskan dibunuh oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kimbim, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Pegunungan Papua, Selasa (29/8).
Michelle dikenal kerena kepeduliannya pada masyarakat dan anak-anak di pelosok-pelosok tanah Papua.
Pembunuhan Michelle Kurisi Doga juga disampaikan pihak TPNPB melalui media sosial.
Akun Jack Varrho turut memuat video berdurasi 20 detik yang menampilkan detik-detik seorang perempuan dieksekusi oleh TPNPB.
Dalam video yang diunggah di akun Facebook tersebut disertakan narasi yang dikirim oleh juru bicara TPNPB, Sebby Sambon.
Dari penelusuran Tribun-Papua.com, nama yang disebutkan dalam narasi tersebut Michelle Kurisi Ndoga adalah seorang aktivis perempuan Papua yang intens menyuarakan hak-hak perempuan di tanah Papua.
Narasi tersebut berbunyi:
Pasukan TPNPB Batalyon Egisu Kodap III Ndugama Telah Berhasil Bunuh Intel Indonesia Atas Nama Ibu Michelle Kurisi Ndoga Wamena Papua pada tanggal 28 Agustus 2023.
Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB per 28 Agustus 2023.
Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB telah Terima laporan resmi dari Pimpinan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma bahwa Pasukan TPNPB dari Batalyon Egisu Kodap III Ndugama Derakma telah berhasil tembak mati Ibu Michelle Kurisi Ndoga di Kimbim, Kabupaten Jayawijaya, Papua.
Pembunuhan ini telah dilakukan pada hari Selasa tanggal 28 Agustus 2023, dan ini merupakan peringatan keras kepada orang asli Papua lain yang menjadi agen TNI polri di Papua, ingat TPNPB akan ikuti setiap langkah bagi orang asli Papua yang menjadi Spionase TNI polri.
Selain itu, ada narasi selanjutnya yang ditulis yaitu:
Laporan resmi dari TPNPB batalion Egisu Kodap III Ndugama-Derakma.
Melaporkan bawah pada tanggal, 28 Agustus 2023, telah menembak salah satu intelejen negara indonesia.
Pasukan kodap III Ndugama Darakma batalyon egisu telah ketemu seorang ibu bernama "Micella Kurisi Doga di kimbim jalan baru, dan telah berhasil bunuh dia.
Dan POLISI sudah AMBIL MAYAT DI TKP.
Pembunuhan ini telah dilakukan setelah diinterogasi tujuannya dalam perjalanan menuju ke Kwijawagi mau ambil data pengungsi perang masyarakat Nduga.
Negara gunakan ibu Micella Kurisi mengambil data dan lakukan pemetaan di basis TPNPB di seluruh Papua.
Namun intelijen TPNPB mempunyai data dan mengikuti perjalanan ibu Mecella, dia setelah ambil data di Keneyam Kab. Nduga, setelah itu dia mau masuk, namun pasukan TPNPB telah berhasil bunuh.
Data yang dimiliki dia salah satunya INTELIJEN NEGARA INDONESIA, Data lain yang dimiliki TPNPB seorang ibu Micella dan beberapa pimpinan papua merdeka juga di incar oleh ibu tersebut.
Kamu orang papua yang jadi mata-mata itu kami akan bersihkan, kami tidak akan pila-pilakon laki-laki kah perempuan kah siapapun yang sudah ada nama-nama ini akan kami bunuh.
Demikian Laporan resmi kami.
Ndugama, 29 Agustus 2023.
Penanggung jawab Tentara pertahanan Daerah Kodap 3 ndugama-derakma.
Brigjend Egianus Kogeya
KKB menudingnya sebagai perbuatan intelijen Indonesia.
Michelle Kurisi Ndoga disebut KKB Papua sebagai anggota Intelijen Pemerintah Indonesia.
Pembunuhan ini terjadi setelah dia diinterogasi mengenai tujuannya dalam perjalanan menuju ke Kwijawagi.
Michelle Kurisi Ndoga bermaksud mengumpulkan data tentang pengungsi perang masyarakat Nduga.
Hal itu disampaikan juru bicara Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangan resminya yang dikutip pada Kamis (31/8/2023).
Menurut Benny, saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman dan investigasi lebih lanjut guna memverifikasi kebenaran informasi terkait tudingan intelijen terhadap Michelle.
"Kami telah melakukan penyelidikan yang teliti untuk mengungkap kebenaran dari informasi ini," ujarnya.
Untuk itu polisi meminta agar seluruh masyarakat di Papua agar tidak terprovokasi misinformasi yang disebarkan oleh KKB.
"Kami mengajak seluruh masyarakat di Papua dan masyarakat luas untuk tidak terprovokasi propaganda oleh berita yang belum terbukti kebenarannya. Mari kita bersama-sama menunggu hasil penyelidikan yang akan memberikan klarifikasi yang jelas mengenai insiden ini," ucap Benny.
Polisi juga memastikan bahwa penegakan hukum dan keamanan tetap menjadi prioritas utama di Papua. "Kami akan terus bekerja untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Papua. Kami akan memastikan bahwa setiap pelanggaran hukum akan ditindak dengan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,"sambung Benny.
TPNPB-OPM Akui Tembak Mati Michelle
Sebelumnya, juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, mengatakan pihaknya menembak mati Michelle lantaran aktivis perempuan itu merupakan intelijen dari pemerintah Indonesia.
"Ini merupakan peringatan keras kepada orang asli Papua lain yang menjadi agen TNI-Polri di Papua. Ingat kami akan mengikuti setiap langkah bagi orang asli Papua yang menjadi spionase TNI-Polri," ucapnya, Selasa (29/8/2023).
Sebelum Michelle ditembak mati, TPNPB-OPM telah mengawasi gerak-gerik aktivis perempuan tersebut. Pembunuhan itu dilakukan setelah Michelle mengatakan sedang berada di daerah itu mencari data pengungsi perang masyarakat Nduga dan melakukan pemetaan basis TPNPB-OPM di seluruh Papua.
"Indonesia menggunakan Michelle untuk mengambil data dan lakukan pemetaan basis kami di seluruh Papua. Namun intelijen kami mempunyai data dan mengikuti perjalanan dia. Setelah ambil data di Nduga, kami telah berhasil bunuh dia," ungkap Sebby.
Sementara, Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf TNI Johanis Parinussa memastikan, korban bukanlah mata-mata atau intelijen, melainkan seorang aktivis sosial.
“Tidak ada keterlibatan Ibu Michelle Kurisi Ndoga yang tewas dibunuh oleh kelompok KKB Papua dalam bidang intelijen TNI,” ujar Johanis Parinussa.
Michelle dikenal sebagai seorang aktivis sosial yang membela hak-hak perempuan dan anak-anak Papua.
Akitivitas Michelle sebelumnya terlihat dari postingannya di media sosial Instagram @michellekurisidoga
Sebelum dibunuh, Michelle sempat menulis catatan singkat di media sosialnya pada 22 Agustus 2023 terkait perjalanannya di Papua Pegunungan.
Dengan melampirkan empat foto, Michelle menulis, “Saya menamai batu di menjadi: Batu Menangis…”
“Ketika saya turun dan langsung berhadapan dengan masyarakat yang sudah tidak percaya kepada negara, masyarakat yang sudah sakit hati terhadap bangsa Indonesia, semua supir menolak mengantarkan saya karena sudah ada peringatan bahwa perempuan atas nama Michelle Kurisi Doga harus kembali, saya diturunkan di tengah hutan belantara, saya disuruh jalan pulang sendiri ketika mobil pergi jauh dari saya, saya menangis sejadi-jadinya, saya menangis berteriak Tuhan saya ingin mengapai mimpi dan cita-cita saya untuk perempuan dan anak saya sudah mengorbankan semua hal termasuk hati dan perasaan saya kenapa saya ditolak, saya jalan kaki dan sandar di batu tersebut lalu menangis hampir 5 jam…. Lalu ada satu hamba Tuhan dan satu bapak jalan mendekati saya dan bawa saya ke sebuah honai di sana saya izin kembali ke batu tersebut dan saya menamai batu tersebut BATU MENANGIS.!!! Tuhan memberkati seluruh aktivis perempuan dan anak diseluruh dunia.”
Hingga Kamis (31/8/2023), postingan Michelle sudah ditanggapi sedih komentar warganet. Netizen menyampaikan rasa sedih dan keprihatinan atas meninggalnya Michelle akibat dibunuh dengan cara ditembak oleh pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Derakma Batalyon Egisu.
@iam.geeorge: Matius 10:28 "Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka." Ko pejuang yang hebat, apa yang ko tabur hari ini dalam peluh, air mata, dan nyawa. Kelak akan bertumbuh dan berbuah lebat. Tuhan Yesus sayang, selamat berpulang ke sisi Tuhan Yesus. Dong yang berbuat jahat di atas tanah Papua ini dengan alasan membela orang Papua, padahal dong tra berdiri untuk orang Papua tapi untuk dong pu kepentingan, dong-dong itu ada dalam perhatian Tuhan Allah.
@realakun_chika: Michelle (icon menangis) kenapa kamu kesana perjuanganmu begitu besar sekali sampe seperti ini kepergian kamu bikin luka mendalam sekali kita janjikan bakal ketemu kenapa jadinya seperti ini? Kamu orang baik kamu anak baik sa sayang ko sekalih rindu sangat ko tau itu! Semoga michelle sayang tenang disana surga untukmu (love).
@mey_marlyn; Sio sayang Michelle, rest in love dear sister
@abangcho26; Rip KK syngg sio kk PU baik
@dji.ko; Semoga arwah beristirahat tenang di Surga dan keluarga diberi penghiburan sejati.
@haripurwanto_: Tugasmu telah selesai, namun niscaya hasil perjuanganmu akan tetap abadi. Selamat jalan orang baik, selamat beristirahat dalam damai kasih Tuhan.
@wo24bay: Mama Andien e....klo ko blng ko mo ke tempat ini, sy yg nanti larang ko..mama andien e Aplgi yg ko tra punya?? Syng eee Mama Andien..Selmt Jalan Pejuang.
Sebelumnya postingan Michelle Kurisi Doga: "Masa lalu mungkin menghantui kita, tetapi itu tidak menentukan siapa kita. Kita memiliki kekuatan untuk membentuk takdir kita sendiri. Peluklah binatang dalam dirimu dan ciptakan masa depan baru".
Sebelumnya, pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Derakma dari Batalyon Egisu dibawah pimpinan kakak-beradik Egianus Kogeya dan Pemne Kogeya mengklaim telah menembak mati perempuan Papua yang mereka duga sebagai intelijen atau mata-mata bernama Michelle Kurisi.
Juru Bicara Komnas TPNPB Sebby Sambom menyatakan pembunuhan terhadap Michelle Kurisi Doga dilakukan setelah pasukan TPNPB-OPM menginterogasi tujuan perjalanan Michelle menuju ke Kwijawagi dalam mengambil data masyarakat pengungsi di Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
(*/tribun-medan.com)
Artikel ini sebagian telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Sempat Viral di Medsos, Polisi Dalami Dugaan Penembakan Terhadap Seorang Wanita di Pegunungan Papua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Michelle-Kurisi-Doga-dibunuh-KKB-di-Papua-Pegununungan.jpg)