Berita Viral

Golkar dan PAN Resmi Gabung Koalisi Dukung Prabowo, Cak Imin Ngaku Tak Masalah:Asal Cawapresnya Saya

Partai Golkar dan PAN telah resmi bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk mengusung Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden. 

Tayang:
Tribunnews.com
Ketua DPP PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai PKB, berfoto sambil bergandengan tangan usai pengumuman koalisi Gerindra dengan tiga partai lainnya. 

TRIBUN-MEDAN.com - Partai Golkar dan PAN telah resmi bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk mengusung Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden. 

Kehadiran Golkar dan PAN menambah kekuatan di KKIR yang sebelumnya cuma diisi oleh dua partai saja yakni Gerindra dan PKB. 

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atai Cak Imin menyatakan tidak masalah jika dua partai itu bergabung ikut mengusung Prabowo Subianto

Namun, ia menyatakan ke Gerindra bahwa meskipun dua partai itu masuk, sosok calon wakil presiden tetap dirinya. 

Saat disinggung terkait ada atau tidaknya syarat yang diberikan oleh Gerindra dan PKB kepada PAN dan Golkar, Cak Imin menyebut tidak ada persyaratan termasuk soal pengajuan cawapres.

"Saya belum ada pengajuan cawapres dari manapun. Tidak ada pengajuan (syarat) apapun," kata Cak Imin usai deklarasi dukungan terhadap Prabowo Subianto, di Museum Perumusan Naskah Proklamasi Menteng, Jakarta, Minggu (13/8/2023).

Cak Imin mengaku, sebelum PAN dan Golkar resmi mendeklarasikan mendukung Prabowo, dirinya sempat ditanya kesediaan oleh elite Gerindra.

Kata dia saat itu, tidak masalah jika PAN dan Golkar bergabung dengan KKIR asalkan dirinya yang dipilih menjadi cawapres.

"Saya cuma dimintain temen-temen Gerindra, setuju gak (PAN dan Golkar gabung). Ya setuju asal wapresnya saya," tukas Cak Imin.

Sebelumnya, Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) telah secara resmi menyatakan dukungan untuk Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden (capres).

Ketua DPP PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai PKB, berfoto sambil bergandengan tangan usai pengumuman koalisi Gerindra dengan tiga partai lainnya.
Ketua DPP PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai PKB, berfoto sambil bergandengan tangan usai pengumuman koalisi Gerindra dengan tiga partai lainnya. (Tribunnews.com)

Dengan begitu, kedua partai tersebut kini telah bergabung bersama poros Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Gerindra dan PKB.

Setelah deklarasi dukungan ini, Prabowo menjawab soal siapa yang bakal maju sebagai cawapres.

Kata dia, perihal pendampingnya di Pilpres 2024 itu kini digodok bersama keempat partai politik (parpol) tersebut.

"Pembicaraan tentang cawapres kita sudah sepakat bahwa kita akan terus berdiskusi musyawarah untuk mencari calon yang terbaik yang bisa diterima oleh keempat partai ini," kata Prabowo usai deklarasi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2023).

Lebih lanjut kata Prabowo, dengan masuknya PAN dan Golkar maka akan memperkuat konsolidasi di KKIR.

Dirinya juga menyatakan, seluruh rencana dan agenda pemenangan politik ke depan juga akan dibicarakan bersama

Bantah ada intervensi Jokowi

Prabowo Subianto menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghormati indepensi dan hak setiap partai politik (parpol).

Prabowo menilai bahwa Presiden Jokowi tidak lakukan intervensi dari deklarasi yang dilakukan Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

"Pak Jokowi orang yang sangat demokratis. Jadi, beliau sangat menghormati independensi dan hak setiap partai politik, saya kira itu yang harus saya tegaskan," kata Prabowo.

"Jadi, apapun keputusan partai manapun, beliau pasti merestui, apapun keputusan partai. Pengalaman saya dan keyakinan saya, saya kira semua ketua umum beliau tidak akan melarang, tidak akan mendikte, itu yang kenyataannya demikian," tutur Prabowo.

Hal senada dikatakan Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas.

Zulhas menyebutkan bahwa tidak ada arahan dari Presiden Jokowi soal dukungan tersebut.

"Saya satu saja, dalam memutuskan memperjuangkan pak Prabowo apakah ada persetujuan dari Presiden Jokowi? Dari Presiden Jokowi tidak ada arahan. Ini putusan kami bersama. Tidak ada ada arahan dari Presiden Jokowi," ujar Zulhas.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menambahkan, partainya sudah melakukan konsolidasi ke kadernya bahwa akan mendeklarasikan Prabowo Subianto.

"Golkar sudah berkonsolidasi dan seluruhnya memberi mandat kepada ketua umumnya, baik dari daerah maupun senior, dan kami sudah sampaikan. Keputusan bergabung sudah dibicarakan," kata Airlangga.

"Dan, terkait dengan tadi sudah disampaikan Pak Prabowo bahwa hal lain akan dibicarakan bersama-sama berempat," ujar Airlangga.

Puji Prabowo

Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (Ketum PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ucapkan selamat datang kepada Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Cak Imin ucapkan selamat datang kepada Golkar dan PAN yang telah resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai capres 2024.

Dukungan Golkar dan PAN kepada Prabowo dilakukan di Gedung Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2023).

Dalam sambutannya, Cak Imin beberkan dua hal penting yang dimiliki Prabowo Subianto.

"Selamat datang, bergabung bersama Pak Prabowo. In Shaa Allah, mulia dunia akhirat. Pak Prabowo punya dua hal, satu keikhlasan, yang kedua pengabdian yang panjang," kata Cak Imin.

Baca juga: Satlantas Polres Simalungun Gelar Pembagian Bendera Merah Putih untuk Memeriahkan HUT Ke-78 RI

Baca juga: Satlantas Polres Simalungun Pastikan Kelancaran dan Keamanan Ibadah di Gereja

"Dengan ini, In Shaa Allah, ini wujud dari kebersamaan kita untuk menuju Indonesia yang lebih adil, yang lebih sejahtera, yang lebih beradab dan juga lebih maju," ujar Cak Imin.

Cak Imin senang atas bergabungnya Golkar dan PAN mendukung Prabowo Subianto sebagai bacapres 2024.

"Ini, tentu menjadikan kekuatan kami semakin baik. Semoga, kebahagiaan campur deg-degan ini terus berjalan sampai akhir zaman," jelas Cak Imin.

"Tidak ada gangguan apapun. Kalau ada perbedaan pandangan diselesaikan dengan musyawarah sebaik-baiknya," terang Cak Imin.

Diketahui, Partai Gerinda dan PKB merupakan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Sementara itu, PAN dan Golkar sebelumnya berkoalisi dengan PPP.

Namun, PPP sendiri sudah deklarasi terlebih dahulu mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 bersama PDI Perjuangan, Hanura dan Perindo.

Tidak Bakal Kecewakan

Selain itu, bacapres Prabowo Subianto terharu mendapat dukungan dari Partai Golkar, PKB, dan PAN di Pilpres 2024.

"Saya sangat terharu, sangat dibesarkan hati saya dengan kepercayaan yang begitu besar dari partai-partai yang besar dan partai-partai yang bersejarah ini," kata Prabowo kepada awak media, Minggu (13/8/2023).

Prabowo juga memuji tiga partai yang mendukungnya di 2024.

Kini, Prabowo bertekad tidak mengecewakan harapan rakyat dan partai yang mendukungnya.

"Suatu kehormatan bagi saya yang juga membuat saya bertekad untuk tidak mengecewakan harapan partai-partai ini dan terutama harapan rakyat Indonesia semuanya," kata Prabowo.

Diberitakan sebelumnya bahwa empat partai politik (parpol) berkumpul untuk mendeklarasikan Prabowo Subianto menjadi Bakal Calon Presiden (Bacapres) di Pilpres 2024 di Gedung Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2023).

Pertama, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang mendeklarasikan Prabowo Subianto.

Airlangga mengatakan, Prabowo yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, sebelumnya lahir dari rahim Partai Golkar saat mulai di dunia politik.

"Kenapa Golkar menjatuhkan pilihan ke Prabowo? Tidak lain tidak bukan karena Letnan Jenderal Prabowo lahir dari rahim Partai Golkar. Oleh karena itu, beliau mengikuti berbagai kegiatan di Golkar dan kekaryaannya tidak diragukan lagi. Ini egaliter, searah, setujuan dengan Golkar, Pak Prabowo," kata Airlangga.

Airlangga menjelaskan memilih lokasi ini karena, tempatnya bersejarah dan merupakan tempat naskah proklamasi disusun.

"Ini menjadi inspirasi Golkar memberikan dukungannya kepada Letnan Jenderal Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI 2024-2029," ujar Airlangga.

Kedua, Partai Amanat Nasional (PAN) juga resmi mendeklarasikan Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres 2024.

Deklarasi dukungan ini pun disampaikan oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas.

"Memutuskan memberikan dukungan calon presiden periode 2024-2029 kepada Letnan Jenderal Prabowo Subianto," kata Zulhas

Terlihat, sejumlah elite PAN yang hadir, yaitu Waketum PAN Yandri Susanto, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Daulay, dan Putri Zulkifli Hasan.

Hadir juga Ketua PAN DKI Eko Patrio dan Ketum BM PAN Sigit Purnomo Said atau Pasha. Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki.

Kemudian, Gerindra yang hadir ialah Ketua Harian Gerindra Dasco, Waketum Habiburokhman, dan Waketum Budi Djiwandono.

(*/tribun-medan)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved