Berita Internasional

Miliki Ekor Misterius Sejak Lahir, Remaja Ini Dianggap Sebagai Titisan Dewa Oleh Penduduk Desa

Fenomena remaja miliki ekor sepanjang 60 cm itu seketika membuat warga geger lantaran begitu tak biasa. Disebut titisan dewa

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN MEDAN/HO
Suresh, Remaja miliki ekor sepanjang 60 cm. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Penduduk di kota kota Barwani, di negara bagian Madhya Pradesh, India dihebohkan dengan keberadaan remaja miliki ekor sepanjang 60 cm.

Fenomena remaja miliki ekor sepanjang 60 cm itu seketika membuat warga geger lantaran begitu tak biasa, hal itu pula yang mereka yang melihatnya terkejut dan terpana.

Dikutip tribun-medan.com dari eva.vn, remaja miliki ekor sepanjang 60 cm itu bernama Suresh dan berusia 14 tahun.

Baca juga: Ketuban Sang Istri Pecah di Usia Kehamilan 6 Bulan, Sang Suami Syok saat Tahu Penyebabnya

Suresh diketahui memiliki seikat rambut hitam yang tumbuh di punggungnya, bentuknya yang panjang dan tebal membuatnya tampak seperti ekor.

Suresh telah menumbuhkan rambut punggung itu sejak kecil.

Selama bertahun-tahun, rambutnya dibiarkan tumbuh dan sekarang panjangnya sekitar 60 cm.

Rambut panjang yang disebut “ekor” itu dikepang agar tertata rapi dan tak mengganggu ketika beraktivitas.

Kebanyakan orang saat melihat ekor Suresh untuk pertama kalinya merasa takjub dan terpana.

Berangkat dari hal itu, masyarakat yang tinggal di kawasan ini percaya bahwa Suresh adalah titisan Shri Hanuman - dewa Hindu berekor monyet panjang, salah satu tokoh sentral dalam epos Ramayana Hindu.

Meskipun mereka menghormati Suresh sebagai dewa, namun tak sedikit pula orang yang mengejek dan mencemooh remaja itu karena penampilannya yang tak biasa.

Cemoohan itu pula yang membuat Suresh menjadi tak nyaman dengan penampilannya.

Suresh ingin mengamputasi ekornya berulang kali, tetapi sayangnya para dokter pun tak dapat melakukannya.

Ketika Suresh berusia 5 tahun, ayah anak laki-laki itu biasa membantu putranya memotong rambut di punggungnya, tetapi kemudian Suresh malah sakit parah.

Tak mau membuat anaknya menderita karena terus-terusan sakit parah setelah memotong ekornya, sang ayah pun berhenti memotong ekor putranya.

Sejak saat itu, meskipun Suresh menginginkannya, ia tetap saja tak berani memotongnya.

Disamping merasa tak nyaman karena terus digoda orang-orang di sekitarnya, Suresh mengatakan ekor yang ia miliki sejak lahir itu juga menimbulkan banyak masalah dan ketidaknyamanan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Ekor tersebut selalu membuat Suresh merasa tak nyaman, mempengaruhi tidur dan cara berpakaiannya.

Ketika berbaring ia akan merasakan sakit yang luar biasa karena ekornya tertimpa badannya sendiri.

Setiap duduk, Suresh juga merasakan sakit hingga tak bisa berkonsentrasi saat belajar.

Dokter percaya ekor Suresh adalah hasil dari kondisi genetik yang langka.

Namun, ada juga beberapa ahli lain yang meyakini bahwa alasan Suresh "tumbuh ekor" adalah karena ibunya kekurangan nutrisi saat hamil.

(cr32/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved