Berita Viral

Aas binti Sajam Minta Tolong Presiden Jokowi, TKW yang Disiksa dan Dipaksa Makan Sampah

Saya minta tolong secepatnya kepada Bapak Jokowi pulangkan saya ke Indonesia. Saya mohon bantuannya kepada Bapak Jokowi, pulangkan saya ke Indonesia

Tayang: | Diperbarui:
Instagram.com/@kabarnegri.
Tenaga Kerja Wanita ( TKW) di Arab Saudi minta tolong ke Presiden Joko Widodo dipulangkan ke Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang Tenaga Kerja Wanita ( TKW) di Arab Saudi minta tolong ke Presiden Joko Widodo dipulangkan ke Indonesia karena diperlakukan kasar oleh majikannya.

Diketahui TKW Arab Saudi itu bernama Aas Binti Sajam, asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Selain diperlakukan kasar, TKW Arab Saudi tersebut juga disuruh makan sampah oleh majikannya.

Dalam video yang beredar yang diunggah oelha kun Instagram @kabarnegri, TKW Arab Saudi itu menangis memperkenalkan nama dan asal daerahnya.

Baca juga: Mulai Hari Ini Warga Medan Tidak Bisa Lagi Nikmati Siaran TV Analog

"Assalamualaikum Aas binti Sajam saya berasal dari Bekasi, Cabangbungin," tutur dia.

"Saya ke Arab Saudi diberangkatkan sponsor saya Ummu Sohib, Karni dan agen saya Pak Ibnu," sambung dia.

Dalam video tersebut, sambil menangis, Aas memohon bantuan dari Presiden Jokowi agar bisa kembali ke Indonesia karena ia mengalami perlakuan buruk dari majikannya di Arab Saudi.

"Saya minta tolong secepatnya kepada Bapak Jokowi pulangkan saya ke Indonesia. Saya mohon bantuannya kepada Bapak Jokowi, pulangkan saya ke negara Indonesia," ucapnya.

Dilansir dari Wartakota, Mukti Ali (54), salah satu perwakilan keluarga, menyampaikan bahwa Aas pergi ke Arab Saudi untuk menjadi TKW sejak Maret 2023 dengan menggunakan visa turis yang disponsori oleh seseorang yang tinggal di Jakarta Timur.

"Jadi Aas berangkat ke Saudi pada Ramadan kemarin dengan diimingi gaji besar dan enak pekerjaannya," ujar Mukti, pada Sabtu (29/7/2023).

Namun, dalam satu bulan terakhir, Mukti mengatakan bahwa Aas diam-diam menghubungi keluarganya untuk menyampaikan kondisi yang dialaminya.

Aas menceritakan bahwa ia diperlakukan secara kasar dan tidak manusiawi oleh majikannya di Arab Saudi selama bekerja.

"Perlakuan kasar tidak manusiawi, kalau boleh diceritakan itu makan dari sampah sampai ada penyakitnya, itu yang dialami Aas. Yang dikeluhkan Aas ke keluarga seperti kekerasan fisik, tidak manusiawi, perlakukan majikannya kurang baik," ucapnya.

Saat ini, pihak keluarga sedang berusaha keras untuk membawa Aas kembali ke Indonesia.

Namun, upaya mereka masih dihadapkan dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Salah satunya adalah adanya kontrak kerja selama dua tahun, padahal Aas baru bekerja beberapa bulan saja.

"Maka harus ada ganti rugi, ini sedang kita urus, kita tidak sendiri. Ada pihak-pihak terkait yang membantu. Kalau komunikasi keluarga dengan Aas sampai saat ini masih ada," ucapnya.

Sementraa itu, Kepala Desa Sindangjaya, Ruslan Abdul Gani, membenarkan bahwa perempuan TKW dalam video tersebut merupakan warganya.

"Iya betul warga kami, saudari Aas. Kita sudah komunikasi juga ke keluarganya," kata Ruslan.

Dia menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari keluarga, Aas pergi ke Arab Saudi untuk menjadi TKW sejak Maret 2023 dengan menggunakan visa turis.

Pada awalnya, Aas dijanjikan gaji besar, namun pekerjaannya ternyata sangat berat dan ia mendapatkan perlakuan kasar.

“Tempat kerja Aas kondisinya sangat luas dan pembantu hanya satu. Sehingga kerjanya terlalu diporsir," katanya.

(cr31/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved