PSMS Medan

Terkendala Soal Lapangan, PSMS Hari Ini Tinggalkan Berastagi, Ini Kata Pelatih

Pelatih PSMS Medan Ridwan Saragih mengungkapkan jika pihaknya batal menggelar TC di Berastagi sampai besok.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Nasrul |
Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Pelatih PSMS Medan, Ridwan Saragih, saat ditemui di Mess Pemprov Sumut, di Berastagi, Jumat (28/7/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - PSMS Medan menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) di Berastagi, Kabupaten Karo sejak Kamis (27/7/2023) kemarin.

Informasi yang didapat, TC ini akan dilaksanakan hingga Sabtu (29/7/2023) besok. 

Baca juga: Jalani TC di Berastagi, Pemain PSMS Disuguhi Sejumlah Latihan Fisik

Namun, Pelatih PSMS Medan Ridwan Saragih mengungkapkan, jika pihaknya batal menggelar TC di Berastagi sampai besok sebagai persiapan menghadapi Liga 2 musim 2023/2024.

Dirinya mengungkapkan, hal tersebut karena terkendala fasilitas lapangan sepak bola di Kabupaten Karo yang tidak memadai. 

Baca juga: PSMS Siap Berpartisipasi di Edy Rahmayadi Cup 2023, Jadikan Ajang Persiapan Jelang Kompetisi Liga 2

"Tadinya kita berencana TC sampai besok, bahkan maunya satu minggu. Tapi kita lihat lapangan tidak memadai, jadi latihan cukup dua hari saja sampai hari ini yang kita fokuskan untuk latihan fisik," ujar Ridwan, saat ditemui di Mess Pemprov Sumut, di Desa Sempajaya, Berastagi, Jumat (28/7/2023). 

Dijelaskan Ridwan, memang awalnya selain latihan fisik mereka juga berencana akan melakukan latihan taktik bagi anak asuhnya.

Baca juga: PSMS Bahas Nasib Carlos Lomba Usai Tuntas Jalani Trial Bersama Ayam Kinantan

Namun, dikarenakan tidak ada lapangan yang bisa digunakan untuk latihan, pihaknya memutuskan latihan taktik akan dilakukan setelah tiba di Medan. 

"Rencana memang di awal ada latihan taktikal di sini, tapi karena ada satu hal tentang lapangan, kita kembali latihan fisik di Medan," ucapnya. 

Baca juga: 9-0, PSMS Medan Pesta Gol Hadapi PS Taruna Satria Tebingtinggi

Ketika ditanya apakah pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lapangan yang ada, dirinya mengaku jika sudah ada dua lapangan yang dicek.

Pertama lapangan di Stadion Samura kondisinya tidak memungkinkan karena bergelombang. 

Sementara, lapangan lainnya di Batalyon 125/Si'mbisa tidak bisa digunakan karena para prajurit sedang bertugas ke Papua, sehingga Mako tidak bisa dimasuki sembarang orang.

(mns/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved