Korban Hipnotis
Seorang Wanita di Payakumbuh Diduga Jadi Korban Gendam, Puluhan Juta Uang di Tabungan Ludes
Kanit I Reskrim Polres Payakumbuh, Ipda Zuyu Gianto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan di lokasi kehilangan uang milik korban.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Uang puluhan juta milik seorang nasabah Bank di Payakumbuh, Sumatera Barat, hilang.
Kehilangan ini terjadi, saat korban menarik uangnya melalui mesin ATM di SPBU Sawah Padang.
Usai mengalami kehilangan, korban melaporkan kejadian ini ke Polres Payakumbuh.
Dikutip dari Tribun-Padang.com, korban berinisial MA (73), mengaku kehilangan uang setelah dibantu oleh dua orang terduga pelaku.
Pada saat kejadian, korban kesulitan karena mesin ATM macet.
Kanit I Reskrim Polres Payakumbuh, Ipda Zuyu Gianto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan di lokasi kehilangan uang milik korban.
"Kami sudah periksa CCTV bagian luar ATM, wajah pelaku tak terlihat jelas. Kemungkinan, pelaku telah berniat dan merencanakan dengan matang penipuan ini," kata Kanit I Reskrim Polres Payakumbuh, Ipda Zuyu Gianto, Selasa (25/7/2023).
Saat ini, polisi sedang berupaya untuk mendapatkan akses mengecek CCTV bagian dalam ruang ATM. Dengan tujuan bisa melihat lebih jelas ciri-ciri pelaku.
"CCTV bagian dalam sedang proses pengecekan. Sebab butuh koordinasi lebih lanjut dulu dengan pihak bank. Semoga di CCTV ruang ATM ini bisa kita ketahui ciri-ciri pelaku," ungkap Zuyu Gianto saat dihubungi TribunPadang.com.
Zuyu Gianto menjelaskan, pelaku diduga menipu korban dengan cara pura-pura memberikan petunjuk ketika mesin ATM macet.
Begitu korban lengah, kata Zuyu Gianto, pelaku langsung menukar kartu milik korban dengan yang palsu. Lalu, disebutlah kartu ATM korban ini telah ditelan.
"Begitu dapat kartu, pelaku pergi dan tarik tunai di tempat lain. Dugaan kami ini penyebab uang korban bisa hilang Rp20 Juta," jelas Zuyu Gianto.
Kronologi Kejadian
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di ATM SPBU Sawah Padang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, Sumbar.
Olah TKP bertujuan untuk merunut kronologi kejadian yang menyebabkan salah seorang warga mengalami kerugian, hingga Rp20 Juta saat tarik tunai di ATM.
Insiden yang menimpa korban, diperkirakan terjadi pada siang hari tadi. Kejadian bermula saat korban berinisial MA (73) ingin tarik tunai di ATM SPBU Sawah Padang.
Saat berada di mesin ATM, kata Zuyu Gianto, korban tidak bisa mengakses kartunya karena mesin macet. Lalu, datang dua orang tak dikenal menghampiri korban.
"Orang tak dikenal ini berjumlah dua orang, mereka menghampiri korban. Dugaan kami, mereka menipu dengan iming-iming menolong korban," kata Zuyu Gianto kepada TribunPadang.com, Selasa (25/7/2023) sore.
Seusai terduga pelaku menolong korban, kata Zuyu Gianto, pelaku menipu korban dengan cara menciptakan situasi, seakan-akan kartunya telah ditelan mesin ATM.
Lebih lanjut, kata Zuyu Gianto, saat korban lengah dengan tipuan kartunya telah ditelan mesin ATM tersebut, pelaku langsung bergerak cepat menukar dengan kartu yang telah disediakannya.
"Tentu saja kartu ini tak bisa diakses lagi, sebab telah ditukar oleh pelaku. Lalu pelaku pergi, dan menarik uang dengan kartu dan PIN korban yang telah diintipnya itu," jelas Zuyu Gianto.
Zuyu Gianto menyampaikan, ketika pelaku telah pergi, korban merasa curiga dan melapor ke pihak bank.
"Korban merasa curiga melaporkan kejadian ini ke pihak bank. Saat melapor ini, korban diberitahu bahwa uangnya telah diambil lebih kurang Rp20 Juta," ungkap Zuyu Gianto.
Zuyu Gianto menuturkan, polisi telah koordinasi dengan pihak bank untuk menonaktifkan operasional di mesin ATM SPBU Sawah Padang.
"Kami sudah minta pihak bank untuk tidak menghidupkan dulu mesin ATM di tempat kejadian ini, takut nanti ada insiden serupa," tutur Zuyu Gianto.
(Tribunmedan.com)