Berita Seleb
Sosok Erika Carlina, Viral Speak Up Pernah Nyaris Dirudapaksa Sopir Taksi Online,Dijuluki Ratu Party
Nama artis Erika Carlina baru-baru ini menarik perhatian usai dirinya speak up mengenai pelecehan seksual yang telah dialaminya. Aktris 29 tahun itu
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com - Nama artis Erika Carlina baru-baru ini menarik perhatian usai dirinya speak up mengenai pelecehan seksual yang telah dialaminya.
Aktris 29 tahun itu mengaku hampir diperkosa sopir taksi online pada tahun 2019.
Erika Carlina sebelumnya pernah trending di media sosial setelah dirinya berhasil mengalahkan tim Raisa dan Anya Geraldine dalam pertandingan Tepok Bulu Vindes 2022 yang digelar pada Minggu (3/7/2022) lalu.
Erika Carlina lahir dengan nama lengkap Erika Carlina Batlawa Soekri pada 10 Agustus 1996 di Cilacap, Jawa Tengah. Perempuan 26 tahun itu belakangan dikenal sebagai aktris film.
Sosok Erika Carlina sebenarnya mulai dikenal karena bersahabat dengan mendiang Laura Anna.
Alumni SMA Kristen Penabur Cirebon tersebut juga berteman dekat dengan selebgram hits, Awkarin.
Erika Carlina mengawali kariernya di industri hiburan sebagai model pada tahun 2018.
Erika kemudian merambah dunia perkontenan dengan membuat kanal YouTube sendiri dan seorang influencer di Instagram.
Event yang pernah diikuti Erika Carline sebagai model di antaranya adalah Jakarta Fashion Week dan Indonesia Fashion Week.
Erika juga pernah mejeng jadi model video klip Aku yang Salah dari Elmatu pada 2021.
Erika Carlina melebarkan sayapnya ke dunia seni peran dengan membintangi film horor berjudul Sakral (2018).
Perempuan berkulit eksotis itu secara perlahan membuat namanya dikenal sebagai aktris.
Selain film, Erika Carlina juga mengambil peran dalam serial web berjudul Turn On pada 2021.
Terbaru, Erika sukses membuat penonton terkesan lewat perannya sebagai Djudjuk Djuariah dalam film Srimulat: Hil yang Mustahal - Babak Pertama.
Dijuluki Ratu Party
Pemain film Erika Carlina dijuluki Ratu Party lantaran diketahui sering nongkrong di bar setiap malam.
Erika Carlina sering menikmati alunan musik dan menyanyi di kelab malam.
Julukan Ratu Party untuk Erika Carlina itu diberikan komika Uus dan aktor Gading Marten saat mereka berbincang untuk konten kanal YouTube.
"Bukan doyan lagi, tapi sudah menjadi kebiasaanku (nongkong di kafe dan kelab malam)," kata Erika Carlina di kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/6/2023).
"Dalam seminggu itu setiap hari bisa party," lanjut dia.
Namun, ia merasa tidak nyaman lantaran image party di klub malam masih dipandang negatif banyak orang.
"Sering kalau dipandang sebelah mata gara-gara suka nongkrong di kafe, karena aku memang doyan party," ucap perempuan bernama panjang Erika Carlina Batlawa Soekri ini.
Meski dipandang negatif, Erika Carlina tetap biasa-biasa saja.
"Masih banyak yang mau menerima aku yang doyan party," ujar Erika Carlina.
Sebelum dikenal sebagai pemain film dan selebgram, Erika Carlina mengaku sudah senang party.
"Aku tidak akan mengubah image Ratu Party, biarkan saja," kata Erika Carlina.
Selamat dari Tindakan Asusila Sopir Taksi Online
Erika Carlina nyaris menjadi korban pemerkosaan.
Aktris 29 tahun itu mengaku hampir diperkosa sopir taksi online pada tahun 2019.
Namun Erika melakukan cara yang cerdas hingga bisa selamat dari pelaku pemerkosaan itu.
Menurut Erika Carlina kunci utama untuk selamat dari situasi tersebut adalah jangan panik.
Diceritkan Erina bahwa saat itu ia sedang berkumpul bersama teman-temannya di bar kawasan Senopati, Jakarta Selatan.
Ketika sekitar pukul 01.00 WIB Erika pun memutuskan untuk pulang karena pada pagi hari dirinya ada syuting.
Lantran saat itu Erika mabuk, ia meminta temannya mengantarnya pulang.
Namun teman-temannya belum ingin pulang, dan akhirnya Erika dipesankan taksi online.
"Cuma karena masih pagi dan mereka belum mau pulang, akhirnya gua dipesenin taksi online," jelasnya.
"Ya udah gua mau aja karena gua ada syuting pagi," sambungnya.
Erika sempat berpesan ke sopir taksi online itu untuk membangunkannya ketika sudah sampai di rumahnya.
Erika Carlina mengatakan beberapa kali dibangunkan oleh sang sopir.
Awalnya, sang sopir membangunkannya dengan cara menepuk.
Tak lama setelahnya, sopir taksi online itu membangunkan Erika Carlina dengan mengelus dengkul hingga pahanya.
"Terus gua dibangunin lah sama si supir. Awalnya gua ditepok tepok gitu, gua bangun tapi gak lama tidur lagi. Terus dibangunin lagi, tapi kondisinya engga ditepok lagi," jelasnya.
"Tangannya dia udah ngelus-ngelus dengkul dan paha gua," sambungnya.
Saat itu Erika cukup kaget karena mobil taksi online tersbeut berhenti bukan di rumahnya, melainkan tempat yang sangat sepi dan gelap.
Terlebih sang sopir ingin melakukan pelecehan terhadapnya.
Lantaran Erika Carlina sudah sadar, ia pun mengetahui niatan sopir yang ingin memperkosanya.
Wanita 29 tahun itu pun tak panik, ia mencari cara agar bisa lepas dari sopir dan juga selamat.
Erika berpura-pura setuju dan membolehkan sang sopir menciumnya, namun tidak di tempat itu.
Ia mengajak sang sopir taksi online itu untuk ke hotel.
"Terus supirnya bilang, 'boleh mba saya cium mba?'. Nah gua udah negatif aja tuh tapi engga boleh panik dan gua bilang, 'kebetulan mas saya butuh teman. Boleh cium tapi jangan disini, di hotel aja ya' gitu," ceritanya.
Erika menjelaskan bahwa pakaiannya saat itu memang cukup seksi.
"Kondisinya saat itu gua engga pakai bikini. Gua pakai baju lengan panjang tapi pakai celana pendek," tambahnya.
Tujuan Erika Carlina mengajak sopir yang merupakan pelaku pemerkosaan itu ke hotel agar dirinya bisa meminta bantuan ke orang-orang.
"Karena di hotel ada sekuriti dan resepsionis kan, lebih aman lah. Jadi pas sampai, gua minta tolong sekuriti deh," ungkapnya.
Erika menjelaskan bahwa dalam situasi seperti itu, laki-laki tak akan menerima penolakan.
Maka dari itu ia membuat sang pelaku merasa menang dan percaya kepadanya.
"Namanya laki laki kondisi seperti itu gak Nerima penolakan kan," katanya.
"Jadi yaudah gua ajak ke hotel aja dan gua selamat," sambungnya.
Erika Carline menegaskan, alasannya menceritakan pengalamannya yang nyaris menjadi korban pemerkosaan bukan karena bangga.
Namun karena ingin berbagi cara agar tak ada lagi wanita yang menjadi korban pemerkosaan.
"Jadi bukan karena bangga, justru gua mau engga ada lagi yang kayak gua gitu," ujar Erika Carlina.
(*/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ErikaCarlina-fw.jpg)