News Video
Penyebab Bus Jatuh ke Sungai Guci Diduga karena Anak-anak Memainkan Rem Tangan, Polisi Mendalami
Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod mengatakan, pihaknya akan mendalami informasi tersebut.
TRIBUN-MEDAN.COM - Polres Tegal masih mendalami penyebab bus rombongan ziarah terperosok ke sungai di kawasan objek wisata Guci, Minggu (7/5) pagi.
Sempat beredar kabar ada anak kecil yang bermain di dalam bus dan memainkan rem tangan.
Saat kejadian, sopir sedang berada di luar bus untuk menunggu semua penumpang masuk.
Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod mengatakan, pihaknya akan mendalami informasi tersebut.
Termasuk mencari tahu apakah ada unsur kelalaian, faktor jalan yang menurun, atau kondisi kendaraan.
Menurut Sajarod, penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan karena masih menunggu bus dievakuasi.
"Untuk saat ini terkait informasi tersebut (red, anak-anak main rem tangan) sedang kami dalami, apakah betul atau tidak," kata Sajarod, dikutip dari TribunJateng.com, Minggu (7/5).
Dari hasil penyelidikan sementara, bus meluncur sejauh 100 meter dari parkiran lalu terperosok ke sungai.
Sajarod mengatakan, kernet bus awalnya memanasi mesin untuk bersiap melanjutkan perjalanan ke Pekalongan.
Sebanyak 37 penumpang naik, sementara 13 penumpang lainnya masih di bawah.
Sedangkan sopir dan kernet bus meninggalkan mesin dalam keadaan menyala.
Sopir bus, Romyani mengaku sudah memasang rem tangan dan mengganjal ban dengan batu.
Selain itu, selama perjalanan dari Tangerang bus juga tidak mengalami masalah.
Akibat kecelakaan ini, 1 penumpang meninggal dunia dan 36 lainnya terluka.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Rem Tangan Dilepas Anak-anak Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Bus di Guci, Ini Jawaban Kapolres Tegal