Deliserdang Memilih

Beberapa Parpol di Deliserdang Kesulitan Penuhi Kuota Bacaleg, Salah Satunya Partai Ummat

Beberapa Parpol justru masih mencari orang yang mau bergabung dan digaransi tidak akan dikenakan biaya apabila mendaftar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Indra Gunawan |
Kompas.com
Amien Rais saat memperkenalkan logo Partai Ummat, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Beberapa Partai Politik (Parpol) yang ada di Kabupaten Deliserdang disebut-sebut tidak sanggup untuk memenuhi 100 persen kuota Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) untuk didaftarkan ke KPU.

Saat KPU Deliserdang telah membuka masa pendaftaran Caleg, beberapa Parpol justru masih mencari orang yang mau bergabung dan digaransi tidak akan dikenakan biaya apabila mendaftar.

Baca juga: Pendaftaran Caleg di KPU Deliserdang Dibuka Mulai 1 Mei 2023, Berlangsung Selama 14 Hari

Informasi yang dihimpun salah satu partai yang saat ini tidak mampu untuk memenuhi kuota Bacaleg 100 persen adalah Partai Ummat

Sekretaris DPD Partai Ummat Deliserdang, Wahyu yang dikonfirmasi mengakui, kalau saat ini kuota Bacaleg mereka belum terpenuhi 100 persen.

Saat ini kuota yang baru terpenuhi masih sekitar 70 persen. Disebutnya ada tiga dapil yang masih kurang Bacaleg. 

"Dapil 1, 2 dan 3 masih kurang. Kalau Dapil 4 dan 5 sudah pas. Dapil 6 beda pula ini berlebih," kata Wahyu, Rabu (3/5/2023). 

Wahyu menyebut Bacaleg dari Partai Ummat saat ini seluruhnya sedang melengkapi berkas untuk pendaftaran. Selain berkas kesehatan, juga berkas dari kepolisian.

Meski kurang kuota, target kedepan bisa dapat minimal 4 kursi atau satu fraksi. 

"Yang berlebih dari Dapil 6 ini ada rencana mau kita geser ke dapil lain. Ada sekitar 5 itu berlebih. Kalau sudah kita ajukan pada masa DCS masih memungkinkan untuk dilakukan perbaikan tapi kalau untuk penambahan tidak bisa. Intinya diganti nanti bisa ditambah nggak bisa," kata Wahyu. 

Secara pasti mengenai kekurangan Bacaleg di tiap dapil, Wahyu menyebut Bappilu Partai Ummat yang lebih memahami jumlahnya.

Ia mengaku untuk Dapil 1 menaksir ada kurang sekitar 4 sampai 5 orang lagi. Di Dapil ini ada 8 kuota kursi yang sebenarnya tersedia. 

"Paling banyak itu Dapil 2 banyak kali kita kurangnya memang. Ada sekitar 6 atau 7 lagi itu kurangnya. Ya gitulah kondisinya," ucap Wahyu. 

Baca juga: Partai Ummat Deliserdang Targetkan Satu Fraksi di DPRD Deliserdang

Ia tidak sependapat kalau kekurangan Bacaleg di partainya ini karena permasalahan partainya adalah Partai baru.

Dianggap ini bisa terjadi karena karakter di wilayah atau Dapil masing-masing berbeda.

"Kayak dapil 6 dibilang istilahnya dapil neraka. Peminatnya banyak dan kita berlebih," katanya.

(dra/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved