Berita Medan

SADIS, Kepala Pedagang di Denai Dibacok Pakai Parang, Kini Kondisi Korban Kritis

Setelah dibacok, korban yang berlumuran darah sempat pulang ke warung ayam bakarnya yang membuat kehebohan warga di sekitar.

Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Suasana di depan warung ayam bakar milik korban dipadati dengan warga, Selasa (17/1/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pedagang ayam bakar bernama Budi Hendra Tanjung (52) warga Jalan Denai, Kecamatan Medan Area, menjadi korban pembacokan.

Setelah dibacok, korban yang berlumuran darah sempat pulang ke warung ayam bakarnya yang membuat kehebohan warga di sekitar.

Menurut Barsum Heri Pramana, Kepala Lingkungan 14, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, peristiwa pembacokan itu terjadi di rumah terduga pelaku bernama Perdana (50).

Baca juga: Karena Kesal, MTR Bacok Kepala Adi Mirhan di Depan Rumahnya

Dimana saat itu, korban mendatangi rumah pelaku di Jalan Glatik 11, Kecamatan Percut Seituan, pada Selasa (17/1/2023) sekira pukul 20.00 WIB.

Ia menjelaskan, pembacokan tersebut bermula dari anak pelaku bernama Satria (17) melemparkan warung ayam bakar korban.

"Kejadiannya bermula dari anak pelaku melempar kedai korban," kata Heri kepada Tribun-medan, Selasa (17/1/2022).

Ia menuturkan, lantaran tidak terima dengan kelakuan anak pelaku, korban pun mendatangi ke rumah pelaku yang kebetulan diketahui.

"Setelah itu korban mendatangi rumah pelaku, untuk meminta penjelasan," sebutnya.

Namun, dikatakannya sesampainya di sana korban langsung di bacok oleh pelaku.

"Begitu korban datang disambut dengan sajam, dibacok," tuturnya.

Heri menjelaskan, akibat dari pembacokan itu korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya

"Akibat kejadian tersebut terjadi luka berat dibagian kepala, dan tangan," ujarnya.

Baca juga: Polisi Beber Ciri-ciri Begal Sadis yang Bacok Seorang Gadis di Percut Seituan

Lebih lanjut, dijelaskannya setelah dibacok korban yang saat itu datang menggunakan sepeda motor dengan anaknya, langsung di larikan ke warungnya.

"Kondisi berdarah waktu datang, sempat dilarikan ke rumah sakit Muhammadiyah, tapi tidak mampu, lalu dibawa ke rumah sakit haji," ungkapnya.

Amatan Tribun Medan, di lokasi warung ayam bakarnya sudah dipenuhi ratusan warga yang heboh melihat korban dalam keadaan berlumuran darah.

Sejumlah personel kepolisian dengan membawa mobil patroli juga terlihat berada di lokasi.

(Cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved