Berita Artis
Roy Marten Beberkan Penyebab Depresi Almarhum Rudy Salam, Ternyata Alami Vertigo Selama 7 Tahun
Depresinya itu karena akumulasi ya, jadi kakak saya itu pertamanya (sakit) vertigo. Jadi kemudian gerak itu pusing
Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Beberapa waktu lalu, aktor senior Rudy Salam dikabarkan telah meninggal dunia.
Abang kandung aktor Roy Marten itu dikabarkan meninggal pada Jumat (18/11/2022) pukul 06.04 WIB.
Rudy Salam diketahui meninggal dunia dalam usia 73 tahun di Rumah Sakit Harum dan disemayamkan di PGI Cikini.
Terkait kepergian abang kandungnya, akhirnya Roy Marten pun buka suara.
Sebelumnya, Rudy Salam diketahui sempat mengalami depresi sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
Roy Marten pun membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut mendiang Rudy Salam depresi karena penyakit yang dialaminya, yakni vertigo.
Baca juga: Rekaman CCTV yang Buat Skenario Ferdy Sambo Rusak : Tidak Tahu Kalau Posisi Yosua Jalan
“Depresinya itu karena akumulasi ya, jadi kakak saya itu pertamanya (sakit) vertigo. Jadi kemudian gerak itu pusing,” kata Roy dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (17/12/2022).
Karena kondisinya itu, Rudy Salam pun sulit untuk beraktivitas dan memicu terganggunya psikisnya sehingga depresi berkepanjangan.
Pasalnya, mendiang kakaknya sudah 7 tahun mengalami sakit tersebut dan membuat dirinya tak lagi efektif dalam beraktivitas.
Rudy Salam lebih banyak menghabiskan waktu berdiam diri dengan duduk dan tak bisa berjalan karena penyakit vertigo.
Baca juga: Fakta-fakta Pembunuhan Lidya Sitinjak, Motif Reza Sumbing hingga Pesan Terakhir Sang Ibu
“Karena ya nggak bisa gerak, nggak bisa ini sehingga itu lah sebuah sakit fisik, pikiran yang diakumulasikan selama tujuh tahun,” kata Roy Marten.
Kisah Hidup Rudy Salam Sebelum Meninggal Dunia, Dulu Suka Berzina Hingga Berjudi
Seperti diketahui, semasa hidupnya Rudy Salam dikenal sebagai sosok aktor ternama yang popularitasnya tak usah diragukan lagi.
Tak tanggung-tanggung, Rudy Salam kala itu langsung membintangi tiga film sekaligus.
Tiga film yang langsung dibintangi Rudy Salam adalah Jakarta Jakarta, Sejuta Duka Ibu, dan Garis-Garis Hidup.
Rudy pun kerap berpasangan dengan aktris Doris Callebaute termasuk kala berakting di film Sejuta Duka Ibu, Garis-Garis Hidup, dan Rosita.
Selain itu, Rudy juga ikut membintangi sejumlah film ternama Indonesia kala itu seperti Perwira Ksatria dan Kisah Cinta Nyi Blorong.
Tercatat kakak kandung dari Roy Marten ini sudah membintangi setidaknya 46 judul film di sepanjang kariernya.
Rudy pun terakhir kali membintangi film layar lebar kala berperan sebagai Faisal Abdul Hamid di film 2014: Siapa di Atas Presiden?.
Tak hanya di film layar lebar saja, Rudy Salam juga kerap terlihat menghiasi layar kaca TV karena mengisi peran dalam berbagai sinetron Tanah Air.
Salah satunya kala ia ikut membintangi Pernikahan Dini bersama Agnes Monica dan Sahrul Gunawan.
Tetapi secara perlahan-lahan, Rudy Salam pun menarik diri dari dunia entertainment Tanah Air yang sudah membesarkan namanya tersebut.
Meski terkadang masih mengisi berbagai peran di film-film Indonesia, tetapi Rudy Salam juga menjalani profesi barunya yaitu sebagai pengkhotbah.
Rudy Salam diketahui menjadi pengkotbah pada awal tahun 2000-an.
Dalam berbagai kesaksiannya saat berkhotbah, Rudy Salam mengaku pertobatannya itu karena campur tangan adiknya, Roy Marten.
Sebelum menjadi pengkhotbah, Rudy Salam mengaku dirinya pernah memiliki masa lalu yang cukup kelam.
Diakui mendiang Rudy Salam, semasa muda ia termasuk orang yang gila main perempuan dan judi.
Karena tak kuat melihat kenakalan dirinya tersebut, Roy Marten pun mengundang pendeta untuk menasehati kakaknya tersebut.
Ternyata Rudy Salam pun tersadar dengan perbuatannya yang salah selama ini dan momen tersebut menjadi titik balik Rudy menjadi seorang pengkhotbah hingga saat ini.
Dan setelah itu Rudy Salam mulai diundang kemana-mana untuk menjadi pengkhotbah di acara-acara gereja dan persekutuan.
Rudy Salam pun mantap menjalani kehidupan barunya sebagai hamba Tuhan.
Pasalnya dengan melayani Tuhan, Rudy Salam merasa telah menemukan kedamaian dan kebahagiaan hidup yang sesungguhnya.
Tetapi yang tak banyak diketahui orang lain adalah meski dirinya sudah menjadi pengkhotbah, Rudy Salam justru menilai dirinya belum sungguh-sungguh bertobat.
Diam-diam Rudy Salam masih sering melakukan dosa lamanya yaitu perzinahan dan perjudian.
Rudy Salam sudah berusaha lepas dari dosa tersebut tetapi ia selalu gagal.
Hingga akhirnya pada tahun 2004 Rudy Salam jatuh sakit karena depresi dan kelelahan.
Rudy Salam saat itu mengaku dirinya hampir mati karena depresi yang ia derita, pasalnya ia juga merasakan sakit kepala dan selalu merasa takut serta tak nyaman.
Ia pun mencoba pergi ke dokter tetapi tidak sembuh juga dan akhirnya Rudy Salam sadar sakit yang ia derita karena tetap melakukan dosa meski sudah menjadi pengkhotbah.
Setelah sadar akan kesalahannya tersebut, Rudy Salam pun kembali bertobat dan berusaha meninggalkan dosa lamanya dengan memulai hidup yang baru.
Rudy Salam mengaku setelah sungguh-sungguh bertobat, ia pun merasa sembuh total dan tak lagi merasa sakit kepala yang begitu hebat.
Kini, mendiang Rudy Salam pergi meninggalkan keluarga untuk selamanya.
(cr19/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-Rudy-Salam-aktor-senior-yang-bertobat-hingga-menjadi-pengkhotbah.jpg)