Breaking News

Liga Champions

3 Faktor Kylian Mbappe Mau Cabut dari PSG, Termasuk Posisi Favoritnya Diambil Neymar dan Messi

Setidaknya da tiga faktor Kylian Mbappe memutuskan ingin pergi dari Paris Saint-Germain.

Frack Fire/AFP
Jelang pertandingan Liga Champions, PSG vs Juventus, striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, mengungkap target pribadi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Rumor Kylian Mbappe mau cabut dari Paris Saint-Germain (PSG) masih jadi topik hangat saat ini.

Setidaknya da tiga faktor Kylian Mbappe memutuskan ingin pergi dari Paris Saint-Germain. Termasuk soal Lionel Messi dan Neymar Junior yang diambil posisi favoritnya.

Kabar soal saga transfer Kylian Mbappe kembali mengemuka baru-baru ini.

Rumor tersebut kembali muncul setelah Kylian Mbappe dikabarkan ingin hengkang dari Paris Saint-Germain.

Kabar itu sempat disampaikan oleh pakar transfer kenamaan asal Italia, Fabrizio Romano.

Fabrizio Romano menyebutkan kalau Kylian Mbappe merasa frustrasi dengan situasi yang dia alami di PSG.

Baca juga: LINK Live Streaming Barcelona Vs Inter Milan, Taktik Inzaghi Bisa Buat Barca Tersingkir

Pelatih Benfica, Roger Schmidt, mengakui bahwa Paris Saint-Germain tetap menakutkan meski tanpa kehadiran Lionel Messi lantaran memiliki sejumlah pemain bintang lain.
Pelatih Benfica, Roger Schmidt, mengakui bahwa Paris Saint-Germain tetap menakutkan meski tanpa kehadiran Lionel Messi lantaran memiliki sejumlah pemain bintang lain. (Twitter/PSG)

Kabar soal kepergian Mbappe itu keluar pertama kali pada Selasa (11/10/2022) sore waktu setempat.

"Kylian Mbappe, tidak senang dengan Paris Saint-Germain karena situasi saat ini benar-benar tegang. Dia ingin meninggalkan klub, sesegera mungkin," tulis Fabrizio.

"Paris Saint-Germain merasa dia benar-benar memberi tekanan kepada klub, mereka tidak berniat menjual Mbappe pada Januari," bunyi lanjutan tulisan Fabrizio.

Banyak pihak yang mulai menebak soal alasan Mbappe ingin pergi dari PSG pada bursa transfer Januari 2023 nanti.

Dilansir dari Marca, setidaknya ada tiga faktor yang membuat Mbappe sudah tidak betah di Parc des Princes.

Baca juga: PSG Vs Benfica Liga Champions - Minus Messi, Les Parisien Tetap Menakutkan Ada Neymar dan Mbappe

Faktor pertama yakni terkait tidak adanya perubahan yang dijanjikan PSG kepada Mbappe sejak ia menandatangani kontrak baru.

Kemudian, Mbappe juga dikabarkan tidak menyukai posisi bermainnya sekarang yang ditempatkan sebagai penyerang tengah.

Padahal, penyerang asal Prancis itu menginginkan posisi yang lebih fokus dalam membangun serangan seperti di timnas Prancis.

Namun, pelatih PSG, Christophe Galtier, ternyata lebih memilih untuk menempatkan Lionel Messi dan Neymar Junior sebagai playmaker.

Baca juga: JAM TAYANG Rangers vs Liverpool Malam Ini, The Red Berubah Haluan, Prioritas ke Liga Champions

Kondisi itu juga yang diprediksi membuat hubungan Mbappe dengan Neymar tidak baik-baik saja.

Adapun alasan terakhir adalah Mbappe ingin agar PSG mendatangkan bek tengah anyar.

Akan tetapi, PSG tidak kunjung mendatangkan bek tengah baru hingga musim 2022-2023 berjalan.

(tribun-medan.com)

Sumber BolaSport.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved