Berita Seleb

Cuek Soal Surat Somasi Medina Zein, Menohok Ucapan Denise Chariesta: Pakai PDF Aja

Tak hanya Denise Chariesta, nama Uya Kuya juga ikut terseret dan disomasi oleh pengacara Medina Zein.

Tayang:
Instagram @denisechariesta @medinazein
Kolase foto Denise Chariesta dan Medina Zein 

TRIBUN-MEDAN.com - Perseteruan antara Denise Chariesta dengan Medina Zein kini kian memanas.

Tak hanya Denise Chariesta, nama Uya Kuya juga ikut terseret dan disomasi oleh pengacara Medina Zein.

Alih-alih takut seusai disomasi oleh Razman Arif Nasution, pengacara Medina Zein, Denise Chariesta malah tak gentar untuk membongkar borok Medina Zein, kendati saat ini disebut ia tengah dirawat di sebuah RSJ di Jawa Barat.

Meski surat somasi sudah disampai ke tangannya, Denise Chariesta justru menjadikan surat somasi dalam bentuk lembaran itu menjadi bungkus gorengan.

Menurutnya, dengan mengirimkan surat somasi dalam bentuk fisik hanya sia-sia saja.

Terlebih dia terbiasa untuk membuang kertas-kertas di rumahnya.

"Seharusnya pakai PDF aja," kata Denise, dilansir dari Youtube Intens Investigasi, Kamis (18/5/2022).

Dalam unggahan video yang dibagikan tersebut, Denise Chariesta langsung berjalan untuk menjadikan surat somasi yang diterimya untuk bungkus gorengan.

Surat itu langsung diberikannya ke penjual agar menempatkan beberapa gorengan ke dalam surat yang dikirimkannya.

Tak sampai di situ, nyali Denise Chariesta yang sudah menerima somasi tak ciut sedikitpun.

Ia bahkan berani melontarkan kata-kata menohok untuk pengacara MZ.

"Seharusnya bang Razman itu menunggu diagnosis dari dokter baru menyatakan klien anda bipolar," tutur Denise Chariesta.

Karena pengacara Razman itu bukan dokter dan bukan dukun yang bisa memprediksi masa depan.

Razman Nasution kuasa hukum Medina Zein saat ini menjadi garda terdepan membela kliennya yang banyak terjerat kasus.

Terjerat kasus Medina Zein hingga kini tak pernah lagi menampakkan wajahnya di depan publik.

Denise Chariesta
Denise Chariesta (instagram denisechariesta91)

Ternyata alasan Medina Zein tak pernah muncul di depan publik bukanlah itu.

Alasan Medina Zein tak muncul depan publik lantaran sedang menderita penyakit bipolar akut.

Hal itu diungkap langsung oleh Razman Nasution, kuasa hukum Medina Zein.

Ternyata penyakit bipolar akut yang diderita oleh Medina Zein tidaklah benar. Hal ini lantaran seorang dokter spesialis angkat bicara.

Menurut dokter tersebut penyakit bipolar akut yang diderita oleh Medina Zein itu tidak ada.

"Yang dimaksud dengan bipolar tinggi akut itu sebetulnya tidak ada," kata Harri Wibowo dokter spesialis bipolar dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Rabu (18/5/2022).

Kemudian dokter itu pun menerangkan jika dilihat dari gejala yang diderita Medina Zein, klien Razman Nasution itu menderita Bipolar I.

"Kalau kita melihat dari gejala yang kita temukan pada yang bersangkutan, itu termasuk bipolar I. Biasanya bisa melakukan bunuh diri," ujarnya.

Harri Wibowo pun menerangkan ada berapa jenis bipolar yang diderita oleh manusia.

Gangguan bipolar terjadi karena adanya gangguan emosi maupun perasaan.

"Gangguan bipolar itu sebenarnya murni gangguan emosi, gangguan alam perasaan. Bipolar itu ada dua macam, yang satu bipolar I, kemudian bipolar II," ungkapnya.

Bipolar I membuat penderita menjadi sangat aktif.

"Kalau bipolar I itu gangguan utamanya pada emosi yang sangat senang luar biasa. Pikirannya loncat-loncat, dari satu ide ke ide lain, belum selesai udah keluar ide-ide yang baru. Kemudian orangnya biasanya sangat aktif," imbuhnya.

Orang dengan gangguan bipolar I mudah terpengaruh dan merasakan gangguan hingga tujuh hari.

"Bahayanya, dia mudah terpengaruh dengan penggunaan alkohol, zat-zat yang berbahaya, judi. Bipolar I gangguannya itu sepanjang hari selama tujuh hari," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Hariwibowo mengatakan bahwa penderita bipolar I tidak merasa lelah maupun mengeluh.

"Bipolar I gejala utamanya orang itu tidak merasa lelah. Orang itu tidak tidur atau kurang istirahat, tidak mengeluh, tenaganya selalu berlebihan," tambahnya.

Selain itu, penderita bipolar I merasa lebih dari orang lain dan mudah tersinggung.

"Ia merasa dirinya lebih tinggi dibanding sama orang lain. Dia mudah sangat tersinggung, cepat marah," bebernya.

Sementara itu, gangguan pada bipolar II tidak seberat pada bipolar I.

Penderita akan mengalami gangguang selama empat hari.

"Kalau bipolar II gangguan utamanya juga emosi, tapi tidak seheboh atau seberat gangguan bipolar I. Kalau bipolar II itu gangguannya lebih ringan, ide-idenya tidak setinggi atau tidak sehebat gangguan bipolar I. Biasanya berlangsung hanya empat hari," jelas dr. Hariwibowo.

Penderita bipolar II bisa mengalami depresi yang berlangsung lama secara berulang kali.

"Biasanya serangan ini cukup satu kali, kemudian diikuti dengan gangguan depresi. Depresinya ini biasanya yang berlangsung lama dan berulang-ulang," ujarnya.

Selain itu, penderita dengan bipolar II lebih mudah untuk diajak berbicara lantaran tidak mudah tersinggung seperti bipolar I.

Namun, penderita bipolar II tetap mengalami gangguan pemikiran maupun emosi.

"Kalau bipolar II, gangguannya lebih ringan. Biasanya orang ini lebih mudah kita ajak bicara karena tidak cepet tersinggung seperti bipolar I. Tapi tetep ada gangguan pemikiran atau emosi," tutup dr. Hariwibowo Gunadi, Sp.KJ, MHSA.

Diketahui sebelumnya pengakuan soal kondisi mental Medina Zein ini malah bikin netizen curiga.

Banyak netizen yang menyebut ini adalah sebuah tameng agar bisa terlepas dari jeratan hukum.

(*/ Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved