Berita Deliserdang
JELANG MUDIK Lebaran, Warga Deliserdang Berbondong-bondong Ikuti Vaksinasi Booster
Lokasi acara gebyar 1 juta vaksinasi booster di gedung balairung Pemkab Deliserdang pun terlihat ramai Kamis, (21/4).
Penulis: Indra Gunawan |
JELANG Mudik Lebaran, Warga Deliserdang Berbondong-Bondong Ikuti Vaksinasi Booster
TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Jelang jadwal mudik Lebaran warga di Kabupaten Deliserdang berbondong-bondong untuk melakukan vaksinasi booster.
Lokasi acara gebyar 1 juta vaksinasi booster di gedung balairung Pemkab Deliserdang pun terlihat ramai Kamis, (21/4).
Kegiatan vaksinasi di lokasi ini kerjasama antara Polda, Kanwil Kementerian, dan PWNU Sumatera Utara.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak bersama dengan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardi juga sempat memantau kegiatan vaksinasi di lokasi.
Tidak hanya dari kalangan remaja mereka yang vaksin juga banyak terlihat yang sudah lanjut usia. Satu diantaranya adalah Nenek Nuriah warga Tanjung Morawa.
"Ya saya datang ke sini memang mau vaksin ketiga saja. Bukan karena mau mudik, tapi ya memang sudah jadwalnya vaksin ke tiga. Udah dari dulu vaksin kedua makanya ini mau vaksin lagi,"ucap Nek Nuriah.
Meski sudah berusia 74 tahun namun Nek Nuriah masih tampak sehat.
Ia mengaku selama mengikuti vaksin pertama dan kedua tidak punya gejala. Ia sendiri adalah seorang petugas kebersihan di Kecamatan Tanjung Morawa yang datang ke lokasi bersama rekan kerjanya yang lain.
Tampak kalau mereka datang dengan dipandu Camat Tanjung Morawa, Marianto Irawadi.
Tidak semua orang yang datang ke lokasi vaksinasi ini semua bisa dilayani.
Salah satu orang yang harus balik pulang adalah Rusli. Warga Kecamatan Batang Kuis ini harus pulang karena belum saatnya mendapat suntikan booster.
Di tempat ini setiap yang vaksin padahal akan mendapatkan minyak goreng dan berhak mengikuti doorprize undian berhadiah sepeda motor yang akan diundi diakhir Mei mendatang.
"Belum boleh karena belum 3 bulan vaksin kedua. Ya nggak bisa katanya,"ucap Rusli.
Kapolda, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan kegiatan vaksinasi ini akan dilakukan selama 3 hari.
Pelaksanannya juga dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.
Khusus untuk di tempatnya ditargetkan bisa tercapai 100 ribu orang selama 3 hari.
"Untuk dosis pertama kita di Sumut sudah 94 persen dan dosis kedua 85 persen. Lansia juga sudah 86 persen dosis pertama dan dosis kedua 68 persen. Ayo kita mudik ayo kita vaksin. Mudik lebaran harus sehat,"ucap Panca.
Mengenai mudik lebaran Panca menyebut pada hari Selala sudah melakukan rapat di Provinsi dan diikuti lintas sektoral.
Karena pemerintah pusat juga menggalakkan mudik juga sudah bisa dilakukan lebih awal makanya pihaknya pun sudah melakukan antisipasi kepadatan dan kemacetan.
Ia menyebut Kementerian dan Lembaga juga saat ini sudah mengatur jadwal libur pegawainya.
"Pemerintah juga sudah mengatur karena kalau dilihat kalender bersamaan (waktu mulai libur) kulai tanggal 28 April. Kalau serentak ini kemungkinan akan terjadi kemacetan. Untuk memastikan operasi ketupat toba dilakukan tanggal 28 dan pelaksanakan gelar pasukan besok dilakukan untuk pastikan kenyamanan,"ucap Panca.
(dra/tribun-medan.com)