Liga Champions

KETEGANGAN Rusia-Ukraina, Final Liga Champions 2022 Terancam Batal Digelar di Saint Petersburg

UEFA dikabarkan sedang melakukan pembicaraan untuk memindahkan tempat Final Liga Champions 2021-2022

UEFA.com
Liga Champions (ilustrasi UEFA) 

TRIBUN-MEDAN.com - Imbas situasi panas antara Ukraina dan Rusia, UEFA dikabarkan sedang melakukan pembicaraan untuk memindahkan tempat final Liga Champions 2021-2022 dari Saint Petersburg.

Ketegangan atas krisis Ukraina-Rusia telah berlangsung selama lebih dari dua bulan.

Dinukil dari Al-Jazeera, Rusia dikabarkan menempatkan lebih dari 100.000 tentara diperbatasannya dengan Ukraina.

Upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis tersebut belum menunjukkan tanda kemajuan.

Hal tersebut  memicu peringatan dari negara-negara Barat tentang invasi yang akan segera terjadi.

Baca juga: SIARAN Langsung Liga Champions Atletico Vs MU, Suarez Cs Mau Buat Setan Merah Pulang Tangan Kosong

Situasi yang memanas antara Rusia dan Ukraina tersebut juga memengaruhi gelaran Liga Champions dimana partai final bakal digelar di Stadion Krestovsky pada Mei mendatang.

Dilansir dari Independent, UEFA dikabarkan sedang melakukan pembicaraan untuk memindahkan tempat Final Liga Champions 2021-2022 dari Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, Rusia ke tempat lain yang lebih aman.

"UEFA secara konstan dan cermat memantau situasi [krisis Rusia-Ukraina] dan keputusan apa pun akan dibuat pada waktunya jika perlu,'' tulis UEFA, dikutip dari The Guardian.

Selain itu, final yang diselengarakan di Rusia ditakutkan akan sepi penonton, karena  kemungkinan besar akan membuat negara-negara di eropa melarang warganya yang menggemari sepak bola untuk bepergian ke Rusia.

Peta Donetsk dan Luhansk wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia 21 Februari 2022. Namun tidak semua Donetsk dan Luhansk dikuasai pemberontak Rusia
Peta Donetsk dan Luhansk wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia 21 Februari 2022. Namun tidak semua Donetsk dan Luhansk dikuasai pemberontak Rusia (aljazeera)

Baca juga: JELANG Jadwal MotoGP Qatar 2022, Marquez Sudah Baik, Diprediksi Gelar Juara Jatuh ke Pebalap Italia

Pelaksaan final Liga Champions 2021-2022 di Rusia telah mendapatkan tentangan dari banyak pihak

Salah satunya dari Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Perdana Menteri Inggris itu  mengatakan tidak terbayangkan bahwa turnamen sepak bola internasional besar dapat berlangsung di Rusia setelah pengakuannya atas wilayah Donetsk dan Luhansk.  

Pandangan Boris Johnson diperkuat oleh pernyataan seorang juru bicara pemerintah Inggris.

''Kami memiliki keprihatinan serius tentang penyelenggaraan acara olahraga internasional di Rusia, seperti final Liga Champions, dan akan mendiskusikannya dengan badan pengatur terkait,'' ujar juru bicara pemerintah Inggris, dinukil dari The Guardian.

Baca juga: Atletico Madrid Vs Man United Live SCTV, Tak Perlu Psywar, Rangnick & Simeone Saling Lempar Pujian

''Kami tidak akan mengizinkan Presiden Putin untuk mengeksploitasi acara olahraga dan budaya di panggung dunia untuk melegitimasi invasi ilegal barunya ke Ukraina," ujar sang juru bicara menambahkan.

Dalam linimasa sejarah sepak bola Eropa, sejak Moskow mencaplok Semenanjung Krimea dan mendukung kelompok separatis di Ukraina timur, UEFA telah memisahkan tim Ukraina dan Rusia dalam undian kompetisi eropa untuk mencegah mereka bermain satu sama lain.

Sumber BolaSport.com

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved