Jamie Carragher Desak MU Jual Cristiano Ronaldo: Jika Dipertahankan, Masalah Bakal Makin Besar

Jamie Carragher berpikir Manchester United membuat kesalahan ketika mereka merekrut Cristiano Ronaldo pada Agustus lalu.

AFP/ LINDSEY PARNABY
Cristiano Ronaldo (kanan) tertunduk lesu seusai laga putaran keempat Piala FA yang mempertemukan Man United vs Middlesbrough di Stadion Old Trafford, Sabtu (5/2/2022) dini hari WIB. Ronaldo dan Man United tersingkir dari Piala FA setelah kalah adu penalti dari Middlesbrough dengan skor akhir 7-8 (1-1). 

TRIBUN-MEDAN.com - Jamie Carragher berpikir Manchester United membuat kesalahan ketika mereka merekrut Cristiano Ronaldo pada Agustus lalu.

Pengamat sepak bola terkemuka ini pun mendesak The Red Devils menjual Ronaldo pada musim panas ini.

Carragher menegaskan bahwa United seharusnya tidak membawa Ronaldo kembali ke klub, dan percaya akan lebih baik jika kedua pihak berpisah di akhir musim.

“United melakukan kesalahan dengan merekrut kembali Ronaldo musim panas lalu. Ini akan jadi masalah yang lebih besar jika mereka untuk mempertahankan Ronaldo musim depan,' tulisnya di kolomnya untuk The Telegraph.

Carragher mengakui bahwa Ronaldo masih 'salah satu pencetak gol pamungkas'. Namun, menurutnya, sebelum ada Ronaldo pun United membuktikan bahwa mereka dapat mencetak gol.

"United mencetak 121 gol di semua kompetisi pada musim lalu, pencapaian tertinggi mereka selama 14 tahun. Itu karena mereka tim yang lebih seimbang dan bersatu daripada sekarang," tambahnya.

Pengamat sepak bola Jamie Carragher.
Pengamat sepak bola Jamie Carragher. (AFP PHOTO / PAUL ELLIS)

Karena Ronaldo masih memiliki lebih dari satu tahun tersisa di kontraknya, ditambah opsi musim berikutnya, Carragher sangat menyadari bahwa mungkin tidak mudah bagi bos di MU untuk melepaskan pemain bintang itu.

Carragher merasa bahwa beberapa tindakan Ronaldo telah menyebabkan masalah yang tidak perlu musim ini, dan bersikeras bahwa United akan lebih baik tanpa dia.

"Ada kebisingan yang tercipta setiap kali hasil pertandingan mengecewakan. Ada kebisingan setiap kali muncul bocoran cerita tentang dia "mempertimbangkan masa depannya" di akhir musim."

"Dan ada kebisingan ketika kita melihat reaksi yang kurang memuaskan setiap kali United mencetak gol dan Ronaldo bukan termasuk pencetak golnya. Ini terjadi ketika Marcus Rashford mencetak gol kemenangan di menit terakhir melawan West Ham pada bulan Januari."

"Ketika seorang manajer tidak menurunkan pemain berusia 37 tahun, seharusnya tidak ada keributan."

"Tidak ada pemain yang bisa lebih besar dari klub. Dan tidak ada yang lebih mengerti itu dibandingkan Sir Alex Ferguson yang, pada tahun 2006, menjual salah satu pencetak gol paling produktif di Liga Premier, Ruud Van Nistelrooy, karena dia merasa ambisi pribadi sang striker untuk mencetak gol menghambat kemajuan rekan satu timnya yang lebih muda." (Daily Mail)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved