Piala Liga Inggris

Chelsea ke Final ke Piala Liga Inggris, Tuah Thomas Tuchel Bersama The Blues, Menuju Panen Trofi

Thomas Tuchel membuat sejarah baru setelah menghantarkan Chelsea ke partai final Carabao Cup (Piala Liga Inggris), Kamis (13/1/2022).

Glyn KIRK / AFP
Pelatih kepala Chelsea Thomas Tuchel memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stamford Bridge di London, Rabu (29/12/2021) waktu setempat 

TRIBUN-MEDAN.com - Tuah Thomas Tuchel bersama Chelsea membawa aura positif dan menuju panen trofi.

Kegemilangan Chelsea dalam dua musim terakhir merengkuh berbagai trofi tak lepas dari tangan dingin pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel.

Terbaru, Thomas Tuchel membuat sejarah baru setelah menghantarkan Chelsea ke partai final Carabao Cup (Piala Liga Inggris), Kamis (13/1/2022).

Keberhasilan tersebut diperoleh setelah The Blues mengalahkan Tottenham Hotspur lewat agregat akhir 3-0.

Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stamford Bridge Stadium, The Blues mengandaskan perlawanan Harry Kane dkk lewat kedudukan 2-0.

Baca juga: SOSOK Federico Valverde Si Penghancur Mimpi Barcelona, Burung Kecil Lini Tengah Real Madrid

Chelsea melaju ke final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup
Chelsea melaju ke final Piala Liga Inggris atau Carabao Cup (Twitter Chelsea)

Leg kedua yang terhampar di London Utara, Tottenham Hotspur tak mampu bangkit dari keterpurukan.

Bahkan Chelsea-nya Tuchel berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Antonio Rudiger.

Di laga final nanti, Chelsea tinggal menunggu pemenang laga lainnya yang mempertemukan Arsenal melawan Liverpool.

Namun siapa sangka, di balik kesukesana The Blues melaju ke partai final Carabao Cup, Tuchel mengukir sejarah baru lewat tinta emasnya.

Baca juga: HASIL Piala Liga Inggris - Cukup Cetak Satu Gol ke Gawang Tottenham, Chelsea Melenggang ke Final

Berdasarkan data dari laman Opta, hanya membutuhkan 350 hari setelah penunjukkannya sebagai manajer baru, Tuchel menjadi juru taktik pertama Chelsea yang membawa klub di tiga partai final beruntun.

Meliputi Piala Liga (Carabao Cup), Piala FA, Liga Champions/Piala Super Eropa.

Prestasi ini belum pernah dilakukan pelatih manapun yang pernah membesut Chelsea. Bahkan sekaliber Jose Mourinho hingga Carlo Ancelotti tak mampu melakukannya.

Tuchel ditunjuk sebagai pelatih Chelsea guna menggantikan tugas Frank Lampard.

Saat itu Lampard yang sudah diberikan dana melimpah untuk mendatangkan amunisi baru, gagal memberikan penampilan maksimal bagi tim.

Hasilnya, Tuchel lah yang ditunjuk sebagai pengganti.

Baca juga: HASIL Piala Super Italia: Inter Milan Juara, Alexis Sanchez Cetak Gol di Menit-menit Menyakitkan

Meski diakui bahwa dalam beberapa pertandingan terakhir di Liga Inggris, Chelsea mengalami penurunan, namun Tuchel dipercaya mampu kembali mengkatrol prestasi klub.

Kini bisa dikatakan menjadi momentum utama bagi Chelsea untuk panen gelar juara maupun trofi di bawah kejeniusan seorang Thomas Tuchel.

Pasca-laga melawan Tottenham, Chelsea menorehkan catatan baru yakni dominasi atas Harry Kane dkk.

Tercatat dari lima pertandingan terakhir kedua tim, Spurs tak pernah sekalipun menang melawan The Blues.

Tercatat, Chelsea meraih kemenangan empat kali dan imbang satu laga.

Jika dibuat presentase, musim ini skuat besutan Thomas Tuchel bertanggung jawab atas 24 persen kekalahan yang diderita oleh Son Heung-min dkk.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved