Penderita Omicron Meninggal, Varian Covid-19 Jadi Sorotan Dunia, di India 7.495 Kasus Baru Corona
Seorang pasien penderita Omicron, varian baru virus corona (Covid-19) dinyatakan meninggal dunia.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pasien penderita Omicron, varian baru virus corona (Covid-19) dinyatakan meninggal dunia.
Robert Koch Institute mengatakan pada Kamis kemarin bahwa Jerman telah mengkonfirmasi kematian pertama terkait dengan varian virus corona (Covid-19) Omicron.
Baca juga: Muncul Pengakuan Shyalimar Malik karena Dituduh Menipu di Bisnis Kripto, Akunnya Hilang
Dikutip dari laman Sputnik News, Jumat (24/12/2021), menurut Institut tersebut, seseorang dalam kelompok usia 60 hingga 79 tahun telah meninggal akibat varian yang kali pertama diidentifikasi di Afrika Selatan itu.
Baca juga: Akhirnya Terbongkar Hubungannya dengan Vanessa Angel, Profesor Bambang Akui Pernah Beri Sepeda
Kendati demikian, rincian lainnya terkait kasus pertama kematian di Jerman akibat Omicron ini tidak diungkapkan.
Sebelumnya selama pertemuan darurat pada 26 November lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan varian baru ini sebagai 'varian yang menjadi perhatian'.
Hal itu karena varian ini memiliki jumlah mutasi tinggi yakni mencapai 32 mutasi, dan telah menyebar ke seluruh dunia serta menjadi dominan pada beberapa negara.
Penyebaran Omicron di India, Kini Tercatat 7.495 Kasus Covid Baru
Departemen Kesehatan New Delhi pada Kamis kemarin mengatakan bahwa India telah mencatat lebih dari 7.495 kasus baru virus corona (Covid-19) dalam 24 jam terakhir, 236 di antaranya terkait dengan varian baru Omicron.
Setelah meninjau varian Omicron yang menyebar secara cepat di New Delhi dan telah menyebabkan lebih dari 60 kasus, Kepala negara bagian New Delhi Arvind Kejriwal pada Kamis kemarin menguraikan rencana dan kebijakan pengaturannya.
Baca juga: Akhirnya Terbongkar Hubungannya dengan Vanessa Angel, Profesor Bambang Akui Pernah Beri Sepeda
Ia 'menguatkan' dirinya sendiri untuk menghadapi beban kasus 100.000 pasien per hari.
Dikutip dari laman Sputnik News, Jumat (24/12/2021), beberapa pengaturan yang akan diterapkan termasuk diantaranya menambah jumlah tempat tidur yang tersedia di rumah sakit, meningkatkan pasokan oksigen, serta meminta mereka yang terinfeksi varian Omicron untuk tetap melakukan karantina mandiri di rumah.
Berbicara kepada media, Kejriwal menyampaikan bahwa pemerintah negara bagian telah memutuskan untuk menghadapi tantangan Omicron, terutama melalui upaya isolasi mandiri di rumah.
Baca juga: Istri Herry Wirawan Dicurigai, Perbuatan tak Senonoh Suami pada 21 Santri Wanita, Ikut Terlibat?
Karena apa yang telah dilihatnya sejauh ini merupakan kasus varian baru yang tidak memerlukan rawat inap.
"Kami meningkatkan tenaga kerja dan stok obat-obatan untuk beberapa bulan mendatang. Kami mengatur oksigen medis, 15 tanker oksigen akan dikirimkan kepada kami dalam tiga minggu ke depan," kata Kejriwal.
Sebelumnya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah pembeli terlihat melanggar protokol Covid-19 saat mereka memadati street market populer di New Delhi dalam penjualan akhir tahun.
Melihat kekacauan itu, pemerintahan Kejriwal pada Rabu lalu mulai memberlakukan larangan pertemuan massal di pasar, gereja, dan tempat umum lainnya.
Baca juga: Sopir Taksi Online Murka Tampar Penumpang Wanita Muntah di Mobil, Tubuh Korban juga Diraba
Baca juga: UPDATE Berita Timnas, Evan Dimas Ungkap Pengorbanan Pemain di Tengah Usaha Rebut Juara AFF
(Tribunnews/Fitri Wulandari)
Baca juga: Muncul Pengakuan Shyalimar Malik karena Dituduh Menipu di Bisnis Kripto, Akunnya Hilang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/update-kondisi-160-wn-india-dan-135-orang-wni-dari-india-jumlah-positif-covid-19-bertambah.jpg)