Khazanah Islam
Mulai Amalkan, Begini Cara Agar Sholat Khusyuk Pikiran Hanya Pada Allah, Mulai dari Niat Ini
sholat khusyu dan pikiran tidak kemana-mana adalah beberapa hal yang diinginkan seorang muslim
TRIBUN-MEDAN.com - Penting bagi seorang muslim untuk menggapai sholat yang khusyu.
Nah, terkait ini ada caranya lho bagaimana supaya sholat khusyu dan pikiran tidak ke mana-mana.
Termasuk bagaimana cara membaca niatnya.
Seperti kita ketahui, sholat khusyu dan pikiran tidak kemana-mana adalah beberapa hal yang diinginkan seorang muslim dalam menjalankan sholat baik fardhu maupun sunnah.
Baca juga: Tetap Penuhi Kewajiban, Inilah Batas Akhir Waktu Sholat Subuh, Begini Kata Ustaz Abdul Somad
Baca juga: DAHSYATNYA 4 Jaminan Allah Bagi Orang yang Sholat Tahajud, Berikut Tata Cara dan Niatnya
Lantas bagaimana caranya?
Saat melaksanakan sholat, kita sangat disarankan untuk dalam keadaan hati dan pikiran yang tenang.
Sholat apapun itu, baik sholat fardhu maupun sholat sunnah.
Karena itu penting bagi seorang muslim untuk khusyu saat melaksanakan sholat.
Khusyu adalah upaya mengerahkan segenap pikiran dan hati hanya kepada Allah Swt,
Khusyu dan hati dan pikiran yang tenang adalah dua hal yang berkaitan.
Berkat hati dan pikiran tenang kita bisa menjadi khusyu, lalu dengan khusyu maka hati dan pikiran kita menjadi tenang.
Lantas bagaimana caranya agar sholat kita khusyu?
Satu di antara kuncinya adalah niat sholat.
Baca juga: Hancur Hati Artis Cantik Ini, Wanita Selingkuhan Kirim Foto Vulgar ke Suami, Ada Bukti Transfer Juga
Buya Yahya menjelaskan niat dibarengi dengan pekerjaan yang dilakukan dalam suatu amalan.
"Jadi yang nama niat itu harus bareng. Pertama kali (amalan) kita lakukan, maka niat dihadirkan. Ketika wudhu, saat pertama kali membasuh wajah, di situlah niat dihadirkan. Kecuali puasa, niat mendahului dari pekerjaannya," ujarnya.
Dia menjelaskan niat di dalam sholat adalah waktu takbiratul ikhram.
Adapun lafadz niat "Ushalli..." yang umumnya kita pahami adalah muqaddimah niat.
Bacaan niat itu ditujukan untuk menata hati dan pikiran kita.
Baca juga: Sebelum Meninggal Selebgram Laura Anna Sempat Teguk Minuman, Dari Ibunya Berasa Manis
Baca juga: Podcast Terakhir, Ucapan Laura Anna ke Denny Sumargo, Selebgram Ini Meninggal Dunia Usia 21 Tahun
"Ushalli itu belum niat, itu baru menata hati," katanya.
Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa kunci niat sholat itu adalah meyakini dengan sadar dan sepenuh hati mengenai sholat apa yang sedang kita kerjakan.
Artinya tidak ada rasa was-was atau takut salah sehingga dilakukan berulang-ulang.
Selain niat, seorang muslim harus memahami bacaan agar sholatnya khusyuk.
""Pahami yang kita baca... ikuti makna bacaannya,' ujar Buya Yahya.
Buya Yahya juga menjelaskan dalam melaksanakan sholat pada waktu sholat dan tidak dilaksanakan dengan buru-buru.
Sementara Ustadz Abdul Somad menjelaskan ada lima tahap agar sholat kita khusyuk.
Kelima tahap sholat khusyu tersebut adalah
1. Ketika berwudhu jangan bercakap.
Jelas, sangat tidak dianjurkan bercakap-cakap ketika sedang berwudu.
2. Tak Boleh Tasybik dari Tempat Wudhu ke Tempat Sholat
Tasybik adalah gerakan semacam gerak merenggangkan tulang atau meng-kretek-kan tulang.
3. Sambung Seruan Adzan
UAS menjelaskan, tidak dianjurkan juga bercakap saat adzan dikumandangkan
Kita dianjurkan untuk menyambung setiap bacaan adzan yang dikumandangkan.
"Siapa yang bercakap waktu adzan dikumandangkan, dikhawatirkan matinya dalam keadaan suul khotimah. Begitu kata Imam Al Habib Jalaluddin Al-Suyuthi,' ujar Ustadz Abdul Somad.
4. Mulut membaca, hati mengingat
Ustadz Abdul Somad mengatakan mulut Rasulullah SAW bergerak ketika sholat.
Itu artinya Nabi Muhammad SAW membaca bacaan sholatnya.
"Jenggotnya bergoyang, karena dagunya bergerak," ujar Ustadz Abdul Somad
5. Pahami bacaan
UAS menjelaskan, memahami bacaaan bukan berarti menerjemahkan.
Memahami berarti kita paham makna bacaan yang kita baca dalam sholat.
"Sholat ini macam meniti pematang sawang, jatuh balik lagi jatuh balik lagi (khusyuk kemudian tak khusyuk kembali lagi berupaya khusyuk begitu seterusnya berupaya khusyuk)" ujarnya.
Cara Sholat Lebih Khusyu menurut Ustadz Adi Hidayat
Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat memberikan cara bagi anda supaya salat lebih khusyuk atau tenangnya hati yang tampak dalam amal anggota badan.
Seseorang yang khusyuk dalam salat, pikirannya akan tenang, tidak memikirkan dan berpaling kepada hal-hal yang tidak berkaitan dengan salat.
Salat itu tidak mudah kecuali bagi orang khusyuk
Siapa orang khusyuk itu? ayat 46 nya,
Cara pertama
الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Arab-Latin: Allażīna yaẓunnụna annahum mulāqụ rabbihim wa annahum ilaihi rāji'ụn
Terjemah Arti: (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
Kalau anda ignin khusyuk dalam salat rasakan saat akan salat bahwa anda akan menghadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala
Ketika mendengar panggilan dari masjid anda akan menghadap maka kenakan pakaian terbaikmu, pakaian terbaikmu
Kedua Quran Surah ke 5 ayat ke 6
Hai orang-orang beriman kalau ingin salat sempurnakan wudhunya, sempurnakan wudhunya, jangan asal wudhu, jauhi sembarangan Wudhu, kata Quran kalau anda ingin khusyuk salatnya sempurnakan wudhu dengan baik
Ketiga ini yang paling penting
wa annahum ilaihi rāji'ụn
dan rasakanlah barang kali itu adalah salat terakhir yang anda kerjakan, mungkin dalam salat itu anda akan menghadap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk selamanya
Kenapa kamu kenakan pakaian terbaik yang halal? kenapa kamu berwudhu dengan sempurna? barang kali pakaian itulah pakaian terbaik yang akan kamu kenakan akhir dalam kehidupanmu, rasakan seperti salat yang terkahir yang mungkin kita akan kerjakan dalam hidup kita
(*/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sholat-di-madinah.jpg)