Khazanah Islam

Keutamaan Sholat Dhuha dan Waktu Pelaksanaannya, Kelak Masuk Ke Surga Lewat Pintu Khusus

(subhanallah) adalah sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) adalah sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) adalah sedekah, menyuruh

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Sholat dan Tata Cara Tumaninah 

TRIBUN-MEDAN.com - Selain Sholat Fardhu, ada sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad.

Sholat itu sholat di waktu Dhuha setelah waktu naiknya fajar sepenggala.

Pahala sholat ini disebut juga setara ibadah haji dan ibadah umrah. 

Berikut ini keutamaan sholat dhuha yang sebaiknya muslim ketahui.

Bagi yang melaksanakan sholat dhuha memiliki banyak keutamaan dan kebaikan, terutama dalam urusan rezeki.

Karena barangsiapa yang merutinkan sholat dhuha maka akan dipermudah dan dilancarkan rezekinya.

Baca juga: Artis Rupawan Banting Tulang Jadi Model, Aktor hingga Pelawak, Kini Nasib Berubah Usai Nikahi Janda

Baca juga: Baru Nikah Hitungan Hari, Ria Ricis dan Teuku Ryan Diterpa Isu Pisah Ranjang, Kini Meradang

Waktu sholat dhuha dimulai sejak setelah matahari terbit, kemudian matahari tersebut meninggi hingga setinggi tombak.

Lebih kurang 15 menit setelah matahari terbit.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin mengatakan:

"Awal waktu dhuha adalah ketika matahari meninggi setinggi tombak ketika dilihat, yaitu 15 menit setelah matahari terbit" (Syarah al-Arba'in an-Nawawiyah, hal. 289)

Sholat dhuha merupakan ibadah yang mempunyai kebaikan dan keutamaan. 

Lantas, apa saja keutamaan sholat dhuha?

Berikut ini penjelasannya mengenai keutamaan sholat dhuha yang dibagikan melalui kanal YouTube Nasihat Muslim.

Sholat Dhuha termasuk ibadah yang paling dianjurkan bagi umat muslim.

Hal ini lantaran sholat dhuha merupakan salah satu wasiat Nabi Muhammad Sholallahu'alaihi wa sallam.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu mengatakan,

"Nabi Sholallahu'alaihi wa sallam mewasiatkan kepadaku tiga hal: puasa tiga hari setiap bulan, sholat dhuha dua rakaat, dan sholat witir sebelum tidur" (HR. Bukhari)

1. Orang yang sholat dhuha akan diampuni dosa-dosanya

Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam bersabda,

"Barang siapa yang selalu mengerjakan sholat dhuha niscaya akan diampuni seluruh dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan" (HR. Hakim)

2. Orang yang istiqomah melaksanakan sholat dhuha kelak akan masuk surga lewat pintu khusus, yaitu pintu dhuha

Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam,

"Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu dhuha. Apabila kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, 'Dimanakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan sholat dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahuwata'ala" (HR. At-Thabrani)

Baca juga: Tak Tahan Nafsu ART Cantik Goda Bocah 13 Tahun Anak Majikan, Berhubungan Sampai Hamil

3. Allah mencukupkan rezekinya

Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam bersabda,

Allah Ta'ala berfirman:

"Wahai anak adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat sholat (di waktu dhuha) dalam mengawali harimu, niscaya Allah akan mencukupimu di akhir harimu" (HR. Abu Darda')

4. Barangsiapa yang menunaikan sholat dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Allah

Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam bersabda,

"Tidaklah seseorang selalu mengerjakan sholat dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat" (HR. Ar-Hakim)

5. Orang yang menunaikan sholat dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah

Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam bersabda,

"Barangsiapa yang sholat dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya" (HR. At-Thabrani)

6. Orang yang mengerjakan sholat dhuha ia telah mengeluarkan sedekah

Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallan bersabda,

"Pada pagi hari seluruh persendian kalian harus disedekahi, setiap bacaan tasbih (subhanallah) adalah sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) adalah sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma'ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah, dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat dhuha" (HR. Muslim)

Berikut Bacaan niat sholat dhuha

Ushalli Sunnatadl Dluha Rak'ataini Lillaahi Ta'ala. Allahu Akbar

Artinya :

Aku niat sholat sunah Dhuha dua raka'at, karena Allah ta'ala. Allahu Akbar.

Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat

Untuk tata cara sholat Dhuha 2 rakaat adalah sebagai berikut:

1. Niat sholat Dhuha

2. Takbirotul Ihram

3. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)

4. Membaca Surah Al-Fatihah

5. Membaca Surah Ad-Dhuha

6. Ruku’ dengan tuma’ninah

7. I’tidal dengan tuma’ninah

8. Sujud dengan tuma’ninah

9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

10. Sujud kedua dengan tuma’ninah

11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

12. Membaca Surah Al-Fatihah

13. Membaca Surah As-Syams

14. Ruku’ dengan tuma’ninah

15. I’tidal dengan tuma’ninah

16. Sujud dengan tuma’ninah

18. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

19. Sujud kedua dengan tuma’ninah

20. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah

21. Salam

21. Membaca doa sholat Dhuha

Doa Khusus sholat Dhuha

Doa khusus salat dhuha

Allahumma innad Dhuha-a Dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi Dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin

Artinya:

Ya Allah, bahwasannya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.

(*/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved