Khazanah Islam
Doa Terhindar Penyakit Ain, Sakit Sebab Pandangan Mata Buat Lumpuh hingga Mati
Ternyata ini bukan sakit fisik seperti pada umumnya. Tetapi penyakit yang timbul akibat rasa dengki
TRIBUN-MEDAN.com - Ternyata dari pandangan mata juga bisa menyebabkan bahaya dan sakit.
Dalam Islam ada istilah Penyakit Ain.
Penyakit ain adalah penyakit yang tidak asing bagi umat Islam. Penyakit ini pernah terjadi di zaman Rasulullah Muhammad menimpa seorang sahabat beliau.
Penyakit ini gangguan yang disebabkan oleh pandangan mata yang disertai oleh perasaan iri dan dengki, bahkan perasaan kagum luar biasa.
Ternyata lewat pandangan mata bisa memengaruhi perasaan dan pikiran yang berdampak negatif bagi kesehatan.
Lah kok bisa?
Secara umum, penyakit ain adalah penyakit yang bisa menimpa seseorang yang menjadikan orang memiliki kecemburuan besar kepada orang lain.
Seperti diketahui, belakangan ini ramai diperbincangkan penyakit Ain.
Ternyata ini bukan sakit fisik seperti pada umumnya. Tetapi penyakit yang timbul akibat rasa dengki maupun kagum.
Baca juga: Doa Nabi Ayyub saat Ditimpa Cobaan Bertubi-tubi, Sakit Parah hingga Kehilangan Keluarganya
Baca juga: Surat Pendek Doa Perlindungan Diajarkan Nabi, Terhindar Sifat Iri Dengki hingga Gangguan Sihir
Baca juga: Dirly Idol Bongkar Penyebab Celine Evangelista Cerai, Sampai Ungkap Kagum ke Stefan William
Sakit ini dapat berupa gangguan pada tubuh namun bisa juga dalam bentuk kerugian atau bahaya.
Orang yang mengalaminya bisa siapa saja.
Ibnu Hajar menjelaskan penyakit ain adalah penyakit karena kedengkian atau kekaguman orang lain pada kita. Akibat dari hal itu, kita bisa sakit, lumpuh, atau mengalami musibah
Baca juga: Nikah Sudah Tiga Kali, Artis Cantik Tak Pernah Tampil Sama Suaminya, Ternyata Pengusaha Sukses
Memang, secara medis sakit ini tidak bisa dijelaskan.
Tetapi, sakit ini memang ada dan bisa kita alami.
Pandangan mata mengandung hakikat. Pandangan mata dapat berdampak buruk pada kesehatan seseorang terutama anak-anak.
Oleh karena itu Rasulullah SAW meminta perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husein ketika masih kanak-kanak dari gangguan setan dan pengaruh pandangan mata jahat dan hasut.
Di samping pandangan jahat penuh kedengkian, pandangan takjub dan senang meluap-luap tanpa dibarengi dzikrullah juga dapat membawa pengaruh negatif terhadap objeknya.
Pernah dikisahkan sebanyak 70.000 penduduk meninggal dunia seketika setelah salah seorang nabi di masa dahulu yang melewati negeri mereka memandang takjub akan padat penduduk dan makmurnya mereka.
Baca juga: Sujud Sholat Ini Dilarang Nabi, UAH Ingatkan Bahaya hingga Bisa Jadi Sebab Kematian
Untuk itu Rasulullah SAW mengajarkan doa sebagai berikut untuk melindungi anak-anak dari semua pengaruh tersebut.
أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ وَلَا تَضُرَّهُ
U‘îdzuka bikalimâtillâhit tâmmati min kulli syaithânin, wa hâmmatin, wa min kulii ‘ainin lâmmah. Allâhumma bârik fîhi, wa lâ tadhurrah.
Artinya, “Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka.”
Ada juga doa untuk menyembuhkan diri dari penyakit Ain apabila sudah terlanjur kena, berikut doanya:
Imsahil ba'sa rabban nasi biyadikasy syifau la kasyifa lahu illa anta.
Artinya, " Ya Allah, hilangkanlah penyakit ini, ya Tuhan manusia, hanya di tangan-Mu kesembuhan, tiada yang dapat menghilangkan penyakit kecuali Engkau."
Doa ini diangkat oleh Imam Nawawi dalam karyany Al-Adzkar. Di dalam karyanya itu, ia menyebutkan sejumlah hadits yang berkenaan dengan sejumlah gangguan yang dapat menyebabkan mudarat pada anak-anak.
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa memandang takjub pada anak-anak sebaiknya dibarengi dengan doa keberkahan untuk mereka.
Penyebab penyakit ain
Penyakit ini disebabkan oleh sifat hasad atau dengki atas kenikmatan yang dimiliki oleh orang lain. Maka dari itu, Allah SWT meminta agar berlindung dari sifat hasad.
Bahkan dalam surat Al Falaq ayat 5, Allah SWT memerintahkan manusia untuk berlindung dari hasad.
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Wa min syarri hasidin iza hasad
Artinya: "Dan (berlindung) dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
Sikap ini sering kali menyebabkan manusia menginginkan kenikmatan orang lain tersebut, atau dia menginginkan hilangnya kenikmatan yang dirasakan oleh orang tersebut. Di samping itu, hasad termasuk ke dalam akhlak madzmumah, yang merupakan perbuatan tercela.
Cara mengobati penyakit ain
Dalam buku 'Thibbun Nabawi', jika anak terkena penyakit ain, sebaiknya dilakukan terapi pengobatan ruqyah dengan membaca doa-doa shahih serta dari ayat Al-Qur'an, seperti membaca surat Al Fatihah, Bunda.
Dalam sebuah hadist riwayat Muslim disebutkan bahwa Rasulullah SAW membacakan doa kepada Hasan dan Husain.
بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، مِنْ كُلِّ شَيْئٍ يُؤْذِيْكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ.
Artinya: "Dengan nama Allah, saya meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa atau setiap mata yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah saya meruqyahmu." (HR. Muslim)
Selain itu, obat untuk mengobati segala penyakit termasuk penyakit ain adalah dengan cara bertawakal kepada Allah SWT. Sebab, hanya Allah SWT yang dapat menyembuhkan semua penyakit dalam tubuh.
Berdasarkan Al-Qur'an surat At-Tagabun ayat 11, Allah SWT berfirman:
مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَمَنْ يُّؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ يَهْدِ قَلْبَهٗ ۗوَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
Ma asaba mim musibatin illa bi`iznillah, wa may yu`mim billahi yahdi qalbah, wallahu bikulli syai`in 'alim
Artinya: "Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
Dalam sebuah hadits riwayat Muslim, dijelaskan bahwa penyakit ain itu nyata kebenarannya. Untuk itu Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menerimanya.
"(Pengaruh) 'ain itu nyata (benar)." (HR. Muslim No. 2187)
Imam Muslim dalam riwayatnya yang lain menjelaskan lebih lanjut sebagai berikut:
العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين
"Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh 'ain itu yang bisa." (HR. Muslim No. 2188).
Orang yang terkena penyakit ain akan mengalami gangguan bahkan kematian. Sebagaimana dijelaskan oleh Al Lajnah Ad Daimah dalam fatwanya sebagai berikut:
مأخوذة من عان يَعين إذا أصابه بعينه ، وأصلها : من إعجاب العائن بالشيء ، ثم تَتبعه كيفية نفْسه الخبيثة ، ثم تستعين على تنفيذ سمها بنظرها إلى المَعِين
Artinya: "Ain dari kata 'aana - ya'iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respons jiwa yang negatif, lalu jiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).
Namun sebelum mengobati, ada baiknya mencegahnya. Untuk mencegahnya, sesama umat Muslim harus saling mendoakan keberkahan. Begitu juga anak, ajarkan mereka untuk saling mendoakan teman atau saudaranya.
Jadi bacalah doa-doa di atas untuk melindungi diri dan menyembuhkan diri dari penyakit Ain yang ditimbulkan dari mata.
(*/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/doa-sakit-agar-sembuh.jpg)