Liga Italia
UPDATE Juventus - Kemenangan Perdana Atas Spezia Keberuntungan, Chiesa Mau Dibajak 2 Klub Jerman
Atas kemenangan itu, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan, kemenangan tersebut jauh dari kata mudah.
TRIBUN-MEDAN.com - Juventus bisa meraih kemenangan perdana mereka musim ini di Serie A Liga Italia lawan Spezia pada pekan kelima dinilai sebagai keberuntungan.
Bertanding di Stadio Alberto Picco, La Spezia, Kamis (23/9/2021) dini hari, Juve menang 3-2 melawan tuan rumah Spezia setelah tertinggal 1-2 di babak pertama.
Atas kemenangan itu, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan, kemenangan tersebut jauh dari kata mudah.
Malah, Allegri mengatakan, timnya terhitung beruntung karena laga yang mereka jalani tersebut amat menyulitkan.
"Untungnya kami memenangkan pertandingan dengan penderitaan," kata Allegri kepada DAZN dilansir Football Italia.
Baca juga: Ibu Cristiano Ronaldo Mulai Bikin Wasiat, Ingin CR7 Main Di Klub Ini, Ada Riwayat 2 Penyakit Kronis
Juventus unggul duluan lewat Moise Kean yang mencetak gol di menit ke-28.
Tapi tuan rumah beraksi lewat gol Emanuel Gyasi pada menit ke-33.
Meski menguasai jalannya laga dengan persentasi penguasaan bola sebesar 61 persen, Juve tak bisa membongkar pertahanan lawan. Skor berakhir 1-1 pada laga babak pertama.
Pada babak kedua, Spezia justru berbalik unggul lewat gol Janis Antiste empat menit setelah peluit babak kedua dimulai.
Beruntung, Federico Chiesa dan Matthijs de Ligt mampu mencetak dua gol untuk mengubah skor 1-2 menjadi 3-2.
Allegri, yang mengkritik para pemainnya setelah bermain imbang 1-1 dengan Milan, mengungkapkan senang atas upaya Bianconeri yang gigih pada laga tersebut.
Baca juga: Hasil Tes MotoGP, Marc Marquez Puas, Motor Honda untuk MotoGP 2022 Melesat Kencang
“Untungnya kami memenangkan pertandingan dengan penderitaan,” kata sang pelatih kepada DAZN setelah pertandingan.
“Kalau tidak, kami mungkin berpikir kami (sudah) melakukannya dengan baik dan tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Ada banyak hal yang harus diperbaiki. Kami memiliki PR berupa sejumlah pemain yang harus diasah agar lebih baik dalam mengambil keputusan, kapan harus mengumpan, kapan harus menembak tepat sasaran,” kata Allegri.
Pelatih berusia 54 tahun itu juga apakah kehadiran Federico Chiesa yang sempat absen dalam beberapa laga minor Juventus, menjadi jawaban yang tepat setelah masa sulit bagi pemain Timnas Italia itu.
“Saya tidak perlu menunggu jawaban darinya atau dari siapa pun,” jawab Allegri.
“Dia kembali dari cedera, malam ini dia meminta saya untuk diganti karena fleksornya kencang lagi.
“Perbedaannya malam ini adalah mereka yang mengambil alih melakukannya dengan baik.”
Allegri, yang keluar dari lapangan dengan marah setelah hasil imbang melawan Milan, kemudian ditanya apakah dia sudah tidak marah setelah kemenangan pertama di Serie A 2021-22.
“Saya tidak bisa mengalahkan mereka setiap hari. Hari ini kami memenangkan pertandingan penting,” tambah Allegri.
Baca juga: HASIL Lengkap Piala Liga Inggris - Minus Ronaldo Man United Kalah, Chelsea & Spurs Menang Penalti
Allegri menekankan, Juventus harus keluar dari zona nyaman dan tak lagi menganggap diri sebagai unggulan.
Dengan pendekatan itu, kata Allegri, Juve akan lebih fokus dan ngotot bermain. Ujungnya, peluang-peluang gol yang banyak terbuang, bisa dikonversikan menjadi skor.
Allegri juga menyinggung soal peforma Weston McKennie yang dia nilai semestinya mampu mencetak empat gol dari peluang-peluang yang muncul.
“Kami harus keluar dari zona nyaman, sepak bola terdiri dari penderitaan dan kelelahan,"kata Allegri.
“Kami tidak perlu melihat tabel. Kami mencoba untuk menempatkan kemenangan pertama kami di samping yang pertama di kandang melawan Sampdoria. Ada pemain yang memiliki kualitas penting dan perlu ditingkatkan.
“[Weston] McKennie misalnya, seharusnya mencetak setidaknya empat gol dan peluang itu membuat perbedaan,” kata Allegri.
Raksasa Jerman Mau Bajak Federico Chiesa
Sisi lain dari kemenangan perdana Juventus tersebut adalah peran vital seorang Federico Chiesa.
Kontribusinya, baik di Juventus maupun di Timnas Italia memang tak bisa lagi ditutupi.
Laporan media Jerman, Bild seperti dilansir Calciomercato, kilau Federico Chiesa itu membuat silau dua raksasa Jerman, Bayern Munich dan Borussia Dortmund.
Pemain Timnas Italia itu bergabung dengan Juventus dari Fiorentina dengan status pinjaman selama dua musim pada Oktober 2020 lalu.
Chiesa menjalani musim pertama yang apik dan langsung jadi satu di antara pemain sentral Bianconeri.
Di level tim nasional, Federico Chiesa juga tampil ciamik di ajang EURO 2020 dan membantu Italia memenangkan gelar.
Penampilannya di ajang Euro 2020 itu rupanya menarik perhatian beberapa klub top di Eropa , termasuk Bayern Muenchen.
The Bavarians adalah klub terbesar di Jerman dan mereka ingin mempertahankan dominasi mereka di Liga Jerman.
Dilaporkan, pelatih Bayern Muenchen, Julian Nagelsmann merupakan penggemar berat penyerang berusia 23 tahun tersebut.
Bayern Muenchen kini telah menjadikan Federico Chiesa sebagai target utama.
Penyerang tersebut juga menarik perhatian Borussia Dortmund yang telah menghabiskan satu dekade terakhir mencoba untuk melengserkan dominasi Bayern Muenchen.
Dortmund diketahui memiliki beberapa talenta terbaik Eropa di skuad mereka, termasuk Erling Haaland, tetapi mereka masih melihat Federico Chiesa sebagai pemain yang cocok membuat mereka makin solid.
Juventus sadar aset mereka itu dalam incaran banyak klub. Karena itu Juve melabeli Chiesa dengan status 'untouchable', jangan digoda-tak boleh disentuh.
Tetapi setiap orang memiliki harga dalam sepak bola dan kesulitan keuangan Juve dapat memaksa mereka untuk mendengarkan tawaran untuk tanda tangan sang pemain.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Berita Juventus, Allegri Sebut Juve Menang Beruntung, Federico Chiesa Mau Dibajak Muenchen-Dortmund
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/chiesa-juventus-2021.jpg)