Obat Covid-19 Langka di Medan, Wali Kota Bobby Nasution Minta Tolong ke Menko Perekonomian
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan sejumlah obat Covid-19 mulai sulit ditemukan di pasaran.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan sejumlah obat Covid-19 mulai sulit ditemukan di pasaran.
Hal ini senada dengan laporan Satgas Covid-19 Sumatra Utara yang menyebutkan beberapa obat seperti Remdesivir, Actemra dan lainnya sudah tidak tersedia di beberapa Rumah Sakit.
"Tetapi kita belum pernah mendengar laporan yang begitu masif tentang kelangkaan obat, memang ada beberapa jenis obat yang mulai agak sulit di pasaran," ujarnya, Selasa (17/8/2021).
Untuk itu, Bobby mengatakan pihaknya telah membuat Satgas khusus untuk memastikan ketersediaan obat-obatan dan tabung oksigen medis.
"Ini saya terus berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit untuk memastikan sarana-sarana yang dibutuhkan salah satunya oksigen, itu sudah diinstruksikan untuk membuat Satgas Oksigen dan obat-obatan," katanya.
Bobby menuturkan pihaknya juga telah meminta dukungan Pemerintah Pusat agar agar tidak terjadi kelangkaan obat di Medan.
"Oleh karena itu kemarin dari beberapa kunjungan, Kepala BNPB ketika berkomunikasi dengan Kemenko Perekonomian dan Kementrian Kesehatan itu kita sampaikan mohon obat-obatan di Kota Medan agar tidak sampai terjadi kelangkaan dari sekarang sudah mulai diperhatikan," pungkasnya.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi usai Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 pada Minggu (15/8/2021) mengatakan sejumlah obat-obatan mulai langka.
"Namun yang perlu kami laporkan bahwa ketersedian obat-obatan seperti remdesivir, actemra dan lainnya sudah tidak tersedia di beberapa RS, dan kami minta percepatan mengenai obat-obatan ini," katanya.(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/uji-coba-remdesivir-positif.jpg)