Cerita Artis
DAVID NOAH Akhirnya Angkat Bicara terkait Kasus Penggelapan Uang, Ngaku Kesal karena Hal Ini
Kini, David NOAH akhirnya muncul ke hadapan publik untuk menjawab tudingan yang dialamatkan Lina Yunita padanya terkait penggelapan dana.
TRIBUN-MEDAN.com - Keyboardist Grup Band NOAH, David Kurnia Albert Dorfel beberapa hari ini jadi sorotan karena dituding lakukan penipuan.
David NOAH dituding telah melakukan penggelapan dana sebesar Rp 1,1 miliar milik teman dekatnya, Lina Yunita.
Ia makin jadi perbincangan lantaran menghilang bak ditelan bumi setelah kabar tesebut beredar.
Kini, David NOAH akhirnya muncul ke hadapan publik untuk menjawab tudingan yang dialamatkan Lina Yunita padanya.
Hal itu diketahui dalam video yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi.
David dengan tegas membantah telah menggelapkan uang sebesar Rp 1,1 miliar dari Lina Yunita.
"Kalau masalah menggelapkan dananya, nggak. Karena dulu juga ada pembayaran," kata David NOAH.
Mantan suami Gracia Indri ini menuturkan bahwa uang tersebut sebenarnya digunakan untuk kebutuhan perusahaan A, di mana posisinya sebagai direktur komunikasi.
David NOAH sendiri merasa telah menjadi korban atas tuduhan penggelapan uang seperti dikutip dari Tribun Bogor, Senin (16/08/2021).
Menurut sang keyboardist, ada beberapa temannya yang sempat terlibat di perusahaannya sekarang, tapi kini menghilang.
"Saya juga kesal sih sama temen-temen yang saya bantu, kenapa pada hilang, dicari juga susah," ujar David NOAH.
David NOAH Dipolisikan Kasus Penipuan dan Penggelapan Rp 1,1 Miliar
Seperti yang diketahui, David dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp1,1 miliar.
David NOAH dilaporkan oleh Lina Yunita ke Polda Metro Jaya pada Kamis (5/8/2021).
Hal itu diketahui dalam video yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi, Sabtu (7/8/2021).
Kuasa hukum Lina Yunita, Devi Waluyo membenarkan terkait laporan ini.
"Kami tadi malam melaporkan David, dia kebetulan seorang musisi," kata Devi Waluyo kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).
"Jadi kami mendampingi klien kami namanya Ibu Lina untuk melaporkan," lanjutnya.
Devi Waluyo kemudian menjelaskan soal kronologi dugaan penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan oleh David.
Awalnya David NOAH meminta dana talangan untuk usahanya kepada Lina Yunita.
Lantaran hubungan pertemanan, Lina Yunita pun setuju memberikan bantuan dan menyerahkan uang kepada sang keyboardis.
Bantuan uang itu disebut David untuk sebuah perusahaan.
"Ini sebenarnya temannya, cuman ada transaksi penitipan uang di mana saudara David itu meminta dana talangan untuk keperluan usaha di perusahaannya," jelas Devi.
"Setelah sesuai perjanjian tidak terjadi pembayaran yang sebagaimana mestinya."
"Kejadiannya 2019 awal tapi sampai perjanjiannya selesai dilaksanakan itu dia tidak mengembalikan."
"Sehingga Ibu Lina akhirnya melaporkan di tahun 2021," paparnya.
Dijelaskan Devi Waluyo, David NOAH meminjam dana kepada kliennya sebesar Rp 1,1 miliar.
"Kalau nominal sesuai dengan bukti transfer itu Rp 1,150 miliar, tapi kan di situ ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi," ujar Dewi Waluyo.
"Ada sanksi keterlambatan juga, sebenarnya kalau dihitung pasti akan lebih banyak lagi," sambungnya.
Di saat yang sama, Lina Yunita diberikan cek sebagai jaminan apabila David belum mengembalikan uang yang dipinjamnya.
Sayang cek tersebut ketahuan kosong saat akan dicairkan.
Rekening yang tercantum ternyata sudah ditutup.
"Klien kita percaya sama David karena dia salah satu direksi di perusahaan yang dia bilang lagi ada proyek," terang Devi.
"David juga publik figur tentunya membuat dia (Lina Yunita) lebih percaya dan ada jaminan cek."
"Dua lembar cek, cuman pada saat dilaporkan ke bank dicairkan ternyata bank menolak karena rekeningnya sudah tutup," tandasnya.
(*/Tribun Medan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/david-noah-tersandung-kasus-hukum-dugaan-penggelapan-dana-rp-11-miliar.jpg)