Polisi Tewas Diamuk Massa, Kabid Humas Polda Sumut : Penyidik Terus Dalami Kasusnya

Ia mengatakan bahwa pihaknya mendalami tudingan anggota kepolisian yang melakukan aksi perampasan sepeda motor milik seorang ibu rumah tangga. 

Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Jenazah Bripka Joko Albari, anggota kepolisian Polres Pelabuhan Belawan saat akan dibawa ke rumah duka, Kamis (5/8/2021).(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Seorang anggota polisi yang meninggal dunia usai diamuk massa beberapa waktu lalu, hingga kini masih dilakukan penyelidikan.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Medan pada Jumat (6/8/2021), Polresta Deliserdang dan Polda Sumut membentuk tim gabungan untuk mendalami kasus tewasnya Bripka Joko Albari.

Hal ini diungkapkan Kabid humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada wartawan, di Kampus UMN Alwasliyah Jalan SIsingamangaraja Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: KEBANGETAN Pengendara Motor Nekat Mencuri Tutup Got di Pinggir Jalan

Ia mengatakan bahwa pihaknya mendalami tudingan anggota kepolisian yang melakukan aksi perampasan sepeda motor milik seorang ibu rumah tangga. 

Polresta Deliserdang dibantu Polda Sumetara Utara akan menindak lanjuti kasus tewasnya anggota polisi yang diduga menjadi korban main hakim sendiri oleh sekelompok warga. 

Namun, tambah Hadi, sejauh ini pihak keluarga korban belum membuat laporan pengaduan terkait aksi brutal sekelompok warga 

"Pihak keluarga belum membuat laporan ke Polresta Deliserdang. Namun penyidik terus mendalami kasus anggota polisi yang meninggal dunia setelah dihajar warga tersebut," ujarnya.

Lanjut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, untuk kasus dugaan perampasan yang dilakukan oknum tersebut, antara korban dan keluarga oknum telah sepakat membuat pernyataan perdamaian antara ke dua belah pihak.

"Meninggalnya korban setelah menjalani perawatan serius selama dua minggu di rumah sakit. Sejak kejadian tersebut kondisi Bripka Joko Albar tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia," ungkapnya.

Baca juga: Komplotan Curanmor Ditangkap, Polisi: 21 Kali Beraksi di Wilayah Hukum Polrestabes Medan

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bripka Joko Albar babak belur dihajar massa di Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang.

Ia bertugas di jajaran Polda Sumut diamuk massa, dituding merampas motor Honda Vario BK 4342 MBD yang dikendarai oleh Winda Lestari (17) warga Jalan Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan.

"Sudah ada diperiksa sejumlah saksi bersama korban atas dugaan kasus perampasan motor tersebut," pungkas Hadi.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved