Breaking News

Vaksinasi Covid-19 di Asahan Mandek, Warga Mengeluh Sulit Keluar Kota

Dinas Kesehatan meminta masyarakat yang belum divaksinasi agar sabar menunggu vaksin dosis pertama akan datang. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ALIF AL QADRI HARAHAP
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Darma Halim Siregar mengatakan, persedian vaksin Covid-19 di Kabupaten Asahan sangat sedikit, Kamis (5/8/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Pemkab Asahan telah menghentikan vaksinasi untuk dosis pertama karena tidak memiliki persediaan vaksin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Darma Halim Siregar mengatakan, persediaan vaksin sudah menipis sejak sebulan lalu.

"Sudah sebulan lalu vaksin ini sulit," kata Darma Halim, Kamis (5/8/2021).

Ia mengaku vaksin untuk dosis pertama kosong, dan vaksin tahap ke dua memiliki stok namun tidak sesuai dengan yang diharapkan. 

"Dosis pertama kosong. Untuk dosis ke dua kita masih ada. Tapi hanya 400 vial saja, yang berarti untuk 4.000 orang," katanya.

Dikatakannya, 400 vial vaksin itu akan dibagikan ke 29 puskesmas yang ada di Kabupaten Asahan 

Ia mengatakan, kekosongan vaksin dirasakan hampir seluruh daerah di Indonesia.

"Setahu saya ini menyeluruh se Indonesia," ujarnya. 

Ia mengatakan masyarakat yang belum divaksinasi agar sabar menunggu vaksin dosis pertama akan datang. 

"Mohon sabarlah. Ini masih menunggu kabar dari provinsi. Paling lama sore ini katanya dikabari," pungkasnya. 

Yudhi Pane⁩, warga Asahan, mengaku saat ini sedang kesulitan mencari vaksin pertama.

"Sudah keliling-keliling saya mencari vaksin, tapi katanya enggak ada vaksin buat dosis pertama," ujar Yudhi . 

Lanjutnya, saat ini ia memerlukan surat vaksin untuk keberangkatannya bekerja di luar kota.

"Karena mau keluar kota. Saya kerja, jadi kalau begini susah saya," katanya. 

Ia berharap kepada pemerintah agar segera menyelesaikan masalah soal vaksin tersebut, sebab menurutnya kebijakan pemerintah yang meminta surat vaksin untuk perjalanan membuat dirinya sulit. 

"Kalau seperti itu, janganlah buat perjalanan keluar kota harus ada surat vaksin dan swab. Saya bingung sekarang mau bagaimana," pungkasnya. (cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved