5 Orang Calo saat Vaksinasi di Gedung Serbaguna Akhirnya Dilepaskan
Lima orang calo pada acara vaksinasi Covid-19 yang digelar Polda Sumut di Gedung Serbaguna Pemprov telah dilepaskan oleh kepolisian, Kamis (5/8/2021).
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lima orang calo pada acara vaksinasi Covid-19 yang digelar Polda Sumut di Gedung Serbaguna Pemprov telah dilepaskan oleh kepolisian, Kamis (5/8/2021).
"Kelimanya kami bina untuk wajib lapor," kata Plt Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Rafles Langgak Putra melalui pesan singkat seluler, Kamis (5/8/2021).
Rafles pun membeberkan motif dari kelima calo tersebut. Bahwa awalnya calo tersebut mau membantu keluarga atau pun warga yang belum dapat formulir.
"Terus banyak yang minta fotokopi juga. Akhirnya diperbanyak oleh dia. Dia (calo) tidak patok harga. Ada yang kasih Rp 5000, Rp 2000, dan lainnya," sebutnya.
Rafles menjelaskan tiga orang pertama ditangkap Rabu (4/8/2021) di areal Gedung Serbaguna tersebut.
"Jadi ada info hari ini mau ada vaksinasi lagi. Makanya mereka (tiga orang pertama) di lokasi jual fotocopy formulir tersebut," ujarnya, Rabu (4/8/2021).
Untuk tiga orang pertama sudah diinterogasi oleh pihaknya. Kemudian pengembangan dan dua orang calo lagi ditangkap oleh pihaknya.
Rafles pun masih enggan membeberkan identitas kelima orang tersebut. Apakah dari dari warga setempat, pria atau wanita, serta lain - lainnya.
Diketahui, vaksinasi Covid-19 yang digelar Polda Sumut Di Gedung Serbaguna tersebut tidak lagi berlangsung.
"Karena vaksinnya kosong," ujar petugas keamanan yang bertugas kepada Tribun Medan di pagar pintu masuk ke Gedung Serbaguna, Rabu (4/8/2021).
Vaksinasi di Gedung Serbaguna tersebut memicu keramaian. Warga yang datang berdesak - desakan bahkan sampai menjebol pagar untuk melakukan vaksinasi.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko berdalih kerumunan tersebut terjadi karena banyaknya masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin namun dengan cara yang salah.
Dia mengakui, ada oknum yang sengaja menjual formulir vaksinasi di lokasi kegiatan, di tengah kunjungan Wakapolri.
"Warga masyarakat tadi protes mereka ini mendapatkan formulir dengan cara dibeli dan ada yang menjual di luar," kata Riko Sunarko, Selasa (3/8/2021). (cr8/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/peserta-vaksinasi-membludak.jpg)