News Video
7500 Insan Sektor Jasa Keuangan di Medan Ikuti Vaksinasi, OJK Sumbagut Targetkan 19 Ribu
Regional CEO Bank Mandiri Region Sumatera I, Angga Erlangga Hanafie yang sekaligus ketua panitia ini mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini
7500 Insan Sektor Jasa Keuangan di Medan Ikuti Vaksinasi, OJK Sumbagut Targetkan 19 Ribu
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - OJK Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara bersama Bank Indonesia, Forkom IJK, BMPD, dan Dinas Kesehatan menggelar vaksinasi massal yang diikuti oleh seribuan peserta di Gedung Santika Premiere Dyandra Hotel, Senin (26/7/2021).
Vaksinasi ini ditujukan kepada seluruh pegawai dan keluarga pegawai sektor jasa keuangan (SJK) dan sektor sistem pembayaran, termasuk masyarakat umum yang merupakan konsumen sektor jasa keuangan di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution Kepala OJK Regional Sumbagut Yusuf Ansori, Kepala Perwakilan Bank Indonesia KPw Provinsi Sumut Soekowardojo, dan Regional CEO Bank Mandiri Region Sumatera I, Angga Erlangga Hanafie yang sekaligus menjadi ketua panitia dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini.
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution turut menyampaikan terima kasih yang atas dukungan OJK dan Bank Indonesia beserta Forkom IJK dan BMPD yang telah membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan melalui kegiatan vaksinasi.
“Kegiatan Vaksinasi Covid-19 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, namun juga menjadi tanggung jawab kita bersama seluruh stakeholders. Apa yang dilakukan oleh OJK dan Bank Indonesia ini sangat membantu Pemerintah Kota Medan untuk mencapai target jumlah vaksinasi masyarakat Kota Medan sebesar 1,9 juta orang," ungkap Bobby.
Kepala OJK Regional Sumbagut Yusuf Ansori turut senang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dapat berjalan dengan lancar pada hari pertama ini.
"Pelaksanaan vaksinasi ini kami harapkan akan menjadi herd immunity. Kita selalu berkomitmen untuk membantu percepatan vaksinasi yang tentunya akan memberi percepatan pertumbuhan ekonomi di Sumut," ungkap Yusuf.
Lanjutnya, Yusuf menambahkan bahwa dalam acara tersebut OJK dan Bank Indonesia memperoleh alokasi sebanyak 1.920 vial vaksin dari Kementerian Kesehatan untuk membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara dengan target sasaran 19.020 peserta.
Hal ini juga ditimpali oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia KPw Provinsi Sumut Soekowardojo yang berharap pelaksanaan vaksinasi ini diharapkan dapat bersinergi dengan dinas kesehatan untuk melancarkan pelaksanaan vaksinasi ini.
"Kami di Bank Indonesia dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah di Medan siap untuk membantu vaksinasi masyakarat khususnya di kota Medan. Tentunya kami akan meminta medis baik dari Dinas Kesehatan untuk memvakinasi masyarakat di Medan dan Sumatera Utara," ujar Soeko.
Regional CEO Bank Mandiri Region Sumatera I, Angga Erlangga Hanafie yang sekaligus ketua panitia pelaksana ini mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan untuk para pegawai dari sektor industri keuangan ataupun masyarakat luas.
"Kegiatan ini diinisiasikan dari OJK dan Bank Indonesia, tingkat nasionalnya tadi sudah disampaikan bahwa dibantu dengan diberikan jatah langsung dari kementerian kesehatan untuk di industri jasa keuangan, mulai dari perbankan, asuransi, dan multifinance, pegadaian, dan lain sebagainya," ungkap Angga.
Dikatakan Angga, dalam pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan untuk 7500 kuota yang diprioritaskan untuk karyawan/pegawai, keluarga industri keuangan, dan masyarakat di kota Medan.
"Total ada 19.020 peserta untuk dua kali vaksinasi untuk Sumut, tapi khusus kota Medan ada sekitar 7500 peserta untuk vaksin pertama dan dilanjutkan untuk 28 hari ke depan," jelasnya.
Adapun pelaksanaan vaksinasi di 32 kabupaten dan kota lainnya sebanyak 11.520 peserta akan dilakukan dalam waktu dekat dengan dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan masing-masing Kabupaten dan Kota.
Pantauan tribun-medan.com, pelaksanaan vaksinasi massal ini berjalan dengan lancar dengan mematuhi protokol kesehatan.
Angga menuturkan bahwa peserta vaksinasi ini sudah melakukan pendaftaran secara online.
"Jadi kita punya pintu masuk mulai tanggal 26 selama lima hari kedepan. Cara mendaftarnya ini bersifat online jadi bisa mengatur waktu atau jam dengan lebih nyaman dan hotel yang dipilih juga nyaman yakni hotel bintang 4 sehingga antusiasme dari masyarakat juga baik," kata Angga.
Lega Setelah Divaksin
Para peserta vaksinasi juga turut antusias baik muda hingga lanjut usia, diantaranya ada Nassar Ignatius Kaban, keluarga pegawai bank yang berusia 80 tahun.
"Setelah divaksin pastinya lega, ketakutan agak berkurang kan setelah divaksin. Kalau saya berani ini karena takut penyakit ini menular, kalau sudah divaksin kan membantu," kata Nassar.
Nassar juga bercerita bahwa dirinya tidak merasakan sakit saat penyuntikan dan duduk dengan tenang sambil menunggu masa observasi vaksinasi.
Untuk persiapan vaksinasi ini, Nassar mengatakan jika sebelumnya dia sarapan terlebih dahulu agar kondisi tubuh tetap fit.
Ia juga mengajak masyarakat untuk dapat melaksanakan vaksinasi dan berharap imun dalam tubuh dapat kuat sehingga menghindari dampak penularan Covid-19.
"Semoga bisa terhindar dari penyakit ini lah. Kitakan juga sudah berusaha," pungkasnya.
(cr13/tribun-medan.com)