Cerita Seleb

Kabar Bahagia Maudy Ayunda Berbagi Pengalaman Istimewa setelah Lulus S2 dari Stanford University

Aktris Indonesia kelahiran 19 Desember 1994 ini baru saja menyelesaikan pendidikan S2-nya di Stanford University, ‎California‎, ‎Amerika Serikat.

Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
Tribun-Medan.com/Youtube.com Maudy Ayunda
AKTRIS Maudy Ayunda: Dua tahun kuliah di Stanford University, akhirnya Maudy mengaku ada yang berubah dengan cara berpikirnya. Banyak pengalaman dan pelajaran yang dia peroleh selama kuliah di salah satu universitas terbaik dunia itu. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Penyanyi, Penulis Lagu, Aktivis, dan Pemain Film, Maudy Ayunda membagikan kabar bahagia, pada Senin (12/7/2021).

Aktris Indonesia kelahiran 19 Desember 1994 ini baru saja menyelesaikan pendidikan S2-nya di Stanford University, ‎California‎, ‎Amerika Serikat. 

Selama 2 tahun tinggal di California untuk menempuh pendidikan, banyak kebiasaan baru dan pengalaman yang didapat bintang film Perahu Kertas dan Habibie & Ainun 3 tersebut.

Hal itu disampaikannya melalui kanal Youtubenya @Maudy Ayunda, yang dikutip Tribun-Medan.com, pada Senin (12/7/2021).

Maudy Ayunda bersama kedua orangtuanya dan juga adiknya.
Maudy Ayunda bersama kedua orangtuanya dan juga adiknya. (instagram.com/maudyayunda)

"Sudah 2 tahun perjalanan aku di sini (California), rasanya waktu benar-benar cepat berlalu. Enggak terasa, aku kini telah lulus," ujar Maudy.

Maudy ingin berbagi pengalaman istimewa tersebut dengan teman-temannya.

Banyak pelajaran hidup yang didapatkannya selama dua tahun di California.

"Saat meninggalkan Stanford University, aku ingin berbagi dengan teman-teman semua, apa yang menjadi pengalamanku yang begitu istimewa, dan apa saja pelajaran-pelajaran hidup yang tertanamkan," jelasnya.

AKTRIS Maudy Ayunda: Dua tahun kuliah di Stanford University,  Maudy mengaku ada yang berubah dengan cara berpikirnya. Banyak pengalaman dan pelajaran yang dia peroleh selama kuliah di salah satu universitas terbaik dunia itu.
AKTRIS Maudy Ayunda: Dua tahun kuliah di Stanford University, Maudy mengaku ada yang berubah dengan cara berpikirnya. Banyak pengalaman dan pelajaran yang dia peroleh selama kuliah di salah satu universitas terbaik dunia itu. (Tribun-Medan.com/Youtube.com Maudy Ayunda)

Saat pertama kali tinggal di California dan memasuki kampus Stanford University, Maudy harus banyak beradaptasi dan merubah kebiasaan.

Pertama, Maudy harus beradaptasi dan berubah, belajar semapan dini tentunya.

Apalagi kelas zoom mengambil alih dan kampus dengan sekejap sunyi senyap karena pandemi covid-19.

"Pengalaman belajarku berubah dan harus menyesuaikan," ujarnya.

Kedua, ia benar-benar menghargai alam bebas. Maudy merasa nyaman berada di bawah terik matahari karena pepohonan (alam) begitu asri dan terjaga.

"Aku bisa belajar hiking dan membenamkan diri dalam dunia penuh aktivitas," ujar dia.

AKTRIS Maudy Ayunda: Dua tahun kuliah di Stanford University,  Maudy mengaku ada yang berubah dengan cara berpikirnya. Banyak pengalaman dan pelajaran yang dia peroleh selama kuliah di salah satu universitas terbaik dunia itu.
AKTRIS Maudy Ayunda: Dua tahun kuliah di Stanford University, Maudy mengaku ada yang berubah dengan cara berpikirnya. Banyak pengalaman dan pelajaran yang dia peroleh selama kuliah di salah satu universitas terbaik dunia itu. (Tribun-Medan.com/Youtube.com Maudy Ayunda)

Lanjut Maudy, lingkungan di sana sangat mendukungnya untuk lebih menyatukan dengan alam dan melakukan kegiatan-kegiatan luar ruangan.

"Jadi salah satu yang aku suka banget di sini, adalah banyaknya tempat outdoor, dimana aku bisa lari, aku bisa jalan, dan pokoknya aku bisa aktif," jelas dia.

"It's kind of my way spending quality time with my self (ini caraku menghabiskan waktu dengan diriku sendiri). Dan salah satu goal aku itu di masa COVID-19 atau apapun itu adalah aktif".

Kini Maudy memiliki kebiasaan baru yang ia terapkan setiap harinya paling nggak 10.000 steps.

Ketiga, Maudy mencari inspirasi dari orang-orang di sekitarnya.

Ia mengaku ada yang berubah dengan cara berpikirnya.

Tentu dari sekitar 400-an orang teman kelasnya dari berbagai lapisan masyarakat, menawarkan perspektif dan cerita yang berbeda-beda.

Banyak pengalaman dan pelajaran yang dia peroleh selama kuliah di salah satu universitas terbaik dunia itu.

Ketika pertama datang ke Stanford, Maudy sempat berniat untuk mengubah dunia, tapi kini bintang film Perahu Kertas ini justru merasa kepribadiannya yang telah berubah.

"Anehnya, setelah dua tahun ini aku merasa telah menjadi orang yang jauh lebih sederhana," kata Maudy.

"Dua tahun yang lalu, aku datang ke Standford ingin mengubah dunia, tapi malah mengubah diriku sendiri secara personal," sambungnya. 

Keinginannya sekarang juga sederhana, ingin bahagia dan membuat orang lain tetap tersenyum.

"Aku sadar I just wanna be happy and I wanna keeping the reason of many smiles," kata Maudy.

Pelajaran sederhana lain yang dia peroleh selama kuliah di sana adalah tentang komunikasi.

Maudy merasa jauh lebih nyaman ketika memberi dan menerima kritikan.

"For the first time in my life, I think I'm so much more comfortable with giving and receiving feedback," ujarnya dalam kanal YouTube Maudy Ayunda.

"Mengkritik dan menerima kritik itu aku udah ngerasa normal," jelasnya.

Bahkan menurutnya, orang yang tidak bisa menerima kritikan justru akan merugi.

"Aku sekarang ngerasa bahwa orang yang tidak bisa menerima kritik itu rugi berat," ucap Maudy.

"Karena itu kesempatan untuk tumbuh banget, dan untuk memperbaiki sebuah hubungan," lanjutnya. 

Selengkapnya Tonton Video:

Soal Biaya Pendidikan, Ibu Maudy Ayunda Akhirnya Beri Jawaban

SEBELUMNYA, viral video yang mencoba menghitung biaya pendidikan Maudy Ayunda hingga S2.

Kini, sang ibu Maudi Ayunda, Mauren Jasmedi menjawab rasa penasaran itu. 

Dimulai dengan menceritakan alasannya memindahkan Maudy Ayunda dari sekolah berkurikulum nasional menjadi sekolah internasional.

Semua bermula dari rasa kecewanya terhadap materi pembelajaran di sekolah berkurikulum nasional, yang mengharuskan siswanya menghapal nama-nama kecamatan di Jakarta serta materi lain yang menurutnya kurang tepat.

Tak mau menyalahkan siapapun dan tidak tahu harus mengajukan protes pada siapa, Mauren akhirnya memilih mencari jalan sendiri untuk putrinya dengan mencari sekolah lain.

"Dipertengahan kelas 2 SD ,sulungku mantap merelakan sekolah lamanya, yang memberinya lebih banyak fasilitas dan berhalaman luas, demi sekolah barunya, yang walau kecil namun telah mampu mencuri hati kami teramat dalam," tulis Mauren di akun @muren.s.

Tapi tidak seperti yang ditebak banyak orang, biaya sekolah internasional Maudy ini tak semahal yang ramai dihitung di media sosial.

Alasannya, karena saat Maudy pindah, sekolah itu masih terbilang baru, dan Maudy merupakan angkatan kedua.

"Bicara soal uang sekolah, SD yg saat itu baru punya 2 angkatan belumlah pede membandrol harga mahal seperti sekarang," tulis Mauren disertai emoji tersenyum.

Maudy sekolah di sana sampai lulus SMP.

Sekolah baru yang kini sudah menjadi salah satu sekolah internasional favorit di Jakarta.

Ketika SMA, Maudy yang sudah memiliki penghasilan dari dunia hiburan menawarkan diri untuk membiayai sekolahnya sendiri. Ini karena Maudy sudah mengincar sekolah yang diinginkan.

Tak tega, Mauren akhirnya memberikan pilihan untuk menjual mobil antar jemput, dengan konsekuensi, Maudy dan adiknya harus naik bis saat sekolah.

"Selama SMA kubiarkan anak-anak naik bis jemputan sekolah setiap hari dari Bintaro ke Kemang," tulisnya.

Ibu Maudy kemudian berpesan, tentang pertimbangan orangtua menyekolahkan anaknya di sekolah internasional.

"Apakah harus Sekolah International?? Tentu tidak," tulisnya.

"Tapi kalau keputusan yang diambil tersebut berbuah lebih banyak pembelajaran kehidupan, layak diperjuangkan bukan?," tulis Mauren di akhir unggahan.

Maudy Ayunda bersama kedua orangtuanya dan adiknya
Maudy Ayunda bersama kedua orangtuanya dan adiknya Amanda Khairunnisa (instagram.com/maudyayunda)

Biodata Maudy Ayunda:

Maudy Ayunda, lahir 19 Desember 1994, mahir berbahasa Inggris, Indonesia, Mandarin, dan Spanyol.

Ayah Maudy: Didit Jasmedi R. Irawan (bapak) dan Muren Murdjoko (ibu).

Sedangkan Maudy memiliki seorang adik perempuan bernama Amanda Khairunnisa.

Nama Lengkap Maudy Ayunda adalah Ayunda Faza Maudya

Agama:  Islam,  Zodiak: Sagitarius.

 Maudy Ayunda hingga saat ini diketahui telah memiliki pacar bernama Arsyah Rasyid.

Akun Twitter : @maudyayunda, Akun Instagram : @maudyayunda, Facebook Official Page: Maudy Ayunda, dan Channel YouTube: Maudy Ayunda.

Riwayat Pendidikan Maudy Ayunda: TK Al-Iman Jakarta,  SD Al-Azhar Jakarta, SMP Mentari International School Jakarta, dan SMA British International School Jakarta.

Setelah lulus dari British School Jakarta, Maudy Ayunda mendaftar di St Hilda's College di Universitas Oxford untuk belajar Filsafat, Politik dan Ekonomi (PPE) dan lulus pada tahun 2016.

Kemudian, Maudy Ayunda melanjutkan S-2 di Stanford University, California, Amerika Serikat.

Album singles:

  1. Aku Atau Temanmu
  2. Panggil Aku...
  3. Tiba-Tiba Cinta Datang
  4. Perahu Kertas
  5. Tahu Diri
  6. Cinta Datang Terlambat
  7. By My Side
  8. Bayangkan Rasakan
  9. Untuk Apa
  10. Sekali Lagi
  11. Jakarta Ramai
  12. Seberapa Jauh Ku Melangkah
  13. Satu Bintang di Langit Kelam
  14. Kejar Mimpi
  15. Kutunggu Kabarmu
  16. Aku Sedang Mencintaimu

Film:

  1. Untuk Rena
  2. Sang Pemimpi
  3. Rumah Tanpa Jendela
  4. Tendangan dari Langit
  5. Malaikat Tanpa Sayap
  6. Perahu Kertas
  7. Perahu Kertas 2
  8. Refrain
  9. 2014
  10. Battle of Surabaya
  11. Rudy Habibie
  12. Trinity The Nekad Traveler
  13. Trinity Traveler
  14. Habibie & Ainun 3

Buku:

  1. A Forest of Fables (2005)
  2. Dear Tomorrow (2018)

Awards:

  1. MTV Indonesia Movie Awards (2006)
  2. Jakarta Film Festival (2006)
  3. Dahsyatnya Awards (2012)
  4. Bandung Film Festival (2012)
  5. Maya Awards (2012)
  6. Indonesian Music Awards (2013)
  7. Indonesian Movie Awards (2013)
  8. Planet Music Awards (2013)
  9. Yahoo! OMG Awards (2013)
  10. SCTV Music Awards (2014)
  11. Dahsyatnya Awards (2015)
  12. Indonesian Choice Awards (2015)
  13. Selebrita Awards (2015)
  14. Indonesian Music Awards (2015)
  15. Planet Music Awards (2015)
  16. Mom & Kids Awards (2015)
  17. I Fashion Festival (2015)
  18. Hai Reader's Poll Music Awards (2015)
  19. Dahsyatnya Awards (2016)
  20. Pop Awards (2016)
  21. SCTV Music Awards (2016)
  22. Indonesian Choice Awards (2016)
  23. Dahsyatnya Awards (2017)
  24. Brand Ambassador Awards (2017)

Maudy Ayunda juga dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai salah satu aktivis wanita yang berpengaruh.

(*/Atum/Tribun-Medan.com / Kompas.com )

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved