Termasuk Sisa Makanan, Ini Penyebab Ular Masuk ke Rumah Lengkap Cara Mencegahnya
Ular dapat masuk ke rumah melalui celah atau ruang kecil di rumah, loteng, hingga kloset di rumah
TRIBUN-MEDAN.com - Mendapati ular di rumah tentu membuat siapa pun penghuni rumah kaget, takut, dan bertanya-tanya mengapa hewan merayap ini bisa masuk ke rumah.
Ular dapat masuk ke rumah melalui celah atau ruang kecil di rumah, loteng, hingga kloset di rumah. Bahkan ular bisa bertelur dan menetap di dalam ruangan di rumah.
Penyebab ular masuk ke rumah dipengaruhi beberapa hal. Dilansir dari laman Call Northwest, Jumat (11/6/2021), berikut ini sejumlah hal yang bisa menyebabkan ular masuk ke rumah.
1. Musim panas
Ular lebih sering ditemui dan keluar dari wilayah ketika suhu rata-rata 36-32 derajat Celsius, biasanya selama musim semi dan sepanjang musim panas.
Ular paling aktif pada pagi dan sore hari karena suhu musim panas sering kali terlalu panas untuk mereka keluar pada siang hari.
Aktivitas ular akan meningkat kembali pada akhir musim panas dan awal musim gugur sebelum mereka masuk ke hibernasi atau istirahat.
Namun, ular tidak benar-benar tidur dalam keadaan hibernasi, melainkan tubuh mereka menyesuaikan diri dengan suhu yang lebih rendah.
Kemudian, pada hari-hari musim dingin yang hangat, ular yang tengah hibernasi terkadang keluar untuk berjemur di bawah sinar matahari.
Kemunculan ini sering kali mengejutkan orang-orang yang tidak mengenali tanda-tanda ini.
2. Sisa makanan
Sebetulnya, keberadaan ular di muka bumi ini bermanfaat mengendalikan populasi hewan pengerat seperti tikus. Hewan reptil ini mampu memakan tiga hingga empat tikus sekaligus.
Tak heran, bila ular sering ditemukan di area tikus biasa muncul. Sebab, ini adalah salah satu sumber makanan utama mereka.
Untuk itu, ketahui penyebab dan area mana tikus dan hewan pengerat lainnya muncul di rumah.
Biasanya, tikus sering muncul di dapur lantaran terdapat sisa makanan di dapur, baik di meja maupun di tempat sampah.
Karena itu, bersihkan sisa makan segera dari dapur serta tempat sampah, lalu buang ke tong sampah di luar rumah.
Dengan menyingkirkan masalah hama itu terlebih dahulu, ular akan bergerak mencari sumber makanan lain.
3. Adanya celah di rumah
Ular lebih menyukai tempat yang gelap dan lembap serta hidup dan bersembunyi di celah juga lubang.
Menghilangkan tempat persembunyian ini dapat membantu mencegah ular masuk ke rumah.
Periksa dengan cermat bagian luar rumah dan perbaiki setiap retakan atau lubang, talang, pipa, serta ventilasi yang rusak.
Selain itu, perbaiki atau ganti bagian yang rusak pada jendela dan pintu. Ular juga akan bersembunyi di tumpukan kayu dan tumpukan kompos.
Jika memungkinkan, simpan kayu bakar dalam kotak kayu yang tertutup rapat dan dapat dikunci.
Begitu pun cobalah menyingkirkan tumpukan mulsa serpihan kayu, mulsa jerami, daun, dan sebaginya yang terkumpul di rumah.
4. Rumput taman yang tinggi
Adanya taman atau halaman di rumah juga dapat menarik ular bersembunyi, yang akhirnya masuk ke rumah.
Demi mencegahnya, jaga agar rumput dipotong pendek untuk menghilangkan tempat persembunyian ular.
Tak hanya itu, pertimbangkan memasang pagar antiular yang terbuat dari jaring baja, terpal plastik, atau jaring penangkap.
Pastikan pagar rata dengan tanah dan miring ke luar serta setinggi 91-121 sentimeter.
Anda juga bisa menggunakan material yang menyulitkan ular untuk merayap seperti daun holly, pine cone, kulit telur, juga kerikil.
Selain itu, menanam tanaman pengusir ular seperti marigold, serai, dan wormwood atau tumbuhan yang memiliki rasa pahit.
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hati-hati, Ini Penyebab Ular Masuk ke Rumah dan Cara Mencegahnya "
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-ular-jenis-royal-pyton-tribun-medan-com111.jpg)