Vaksinasi Massal di Medan
RELA Hujan-hujanan 2 Jam demi Vaksin tapi Gagal Total, Warga Kecewa Tak Diizinkan Masuk
Ratusan warga kota Medan harus dilanda kekecewaan nan sarat lantaran niat untuk mengikuti vaksinasi di Lanud Soewondo, Medan gagal total.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Hujan-hujanan, Ratusan Warga Medan Kecewa Tak Bisa Ikut Vaksinasi di Lanud Soewondo
Laporan Wartawan Tribun-Medan/Fredy Santoso
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan warga kota Medan harus dilanda kekecewaan nan sarat lantaran niat untuk mengikuti vaksinasi di Lanud Soewondo, Medan gagal total.
Terlihat Ratusan orang mengantre di depan pintu masuk.
Satu di antara warga Medan Helvetia, Hendri mengatakan sudah dua jam menunggu untuk ikut vaksinasi yang diadakan Pemko Medan namun ketika sampai malah tidak diizinkan masuk.
Hendri menyebutkan kalau informasi yang ia terima saat menanyakan kepada petugas kalau mereka hanya menjalankan tugas.
Mereka tidak mengetahui informasi dan prosedur yang dibuat oleh panitia.
"Kecewa. Udah izin dari kerjaaan rupanya gak bisa. Dua jam nunggu hujan-hujanan," kata Hendri pada Kamis (3/6/2021).
Kekecewaan juga disampaikan oleh Lina, warga Medan Timur, ia tiba bersama dua anaknya.
Lina mengatakan mendapatkan informasi adanya vaksinasi karena ada informasi dari sosial media.
Namun ia tidak menyangka saat sudah tiba justru tak diizinkan masuk.
Bahkan, kata Lina saat mereka sudah menunggu sempat diarahkan ke pintu masuk satu lagi, namun ketika mencoba masuk malah dilarang petugas.
"Tadi katanya lewat samping. Sampai samping gak dikasih malah disuruh balik ke depan," ucapnya.
Pantauan di lokasi, Lanud Soewondo terlihat ratusan masyarakat kota Medan mengantre untuk mengikuti vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Pemko Medan.
Masyarakat terlihat menggunakan payung karena kondisi sedang hujan.
Antrean bukan saja terjadi di pintu utama, tetapi juga di pintu depan Lanud Soewondo, Medan. Terlihat warga berdiri sambil kehujanan.
Bahkan sempat terlihat terjadi perdebatan antara peserta dan petugas yang berjaga.
Pria berjaket hitam dan merah itu terlihat berdebat dengan penjaga lantaran tidak ada informasi yang jelas.
Ia menyebutkan sebaiknya ada papan informasi yang menerangkan prosedur dan jam berapa dimulai.
Jumlah Antrean Membludak, Petugas Batasi Pengunjung di Lokasi Vaksinasi Bandara Polonia
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Jumlah antrean vaksinasi yang diadakan Pemerintah Kota Medan di Eks Bandara Polonia membludak.
Akibatnya, banyak peserta yang antre vaksinasi berdesakan di depan pintu masuk lokasi vaksinasi.
Petugas pun terpaksa membatasi peserta dan menutup pintu masuk ke lokasi vaksinasi.
Pantauan Tribun-medan.com, ada sekitar ratusan warga yang ingin ikut vaksinasi terpaksa kembali ke rumah.
Plt Kadis Kesehatan Medan, Syamsul Nasution mengatakan peserta vaksin hari ini sebenarnya sudah didata terlebih dahulu.
"Kita sudah data sebenarnya, ada 1000 yang sudah didata. Tapi ternyata informasinya menyebar, jadi ada warga yang daftar on the spot, tidak bisa kita tolak kan enggak enak," kata Syamsul di lokasi vaksinasi, Kamis (3/6/2021).
Syamsul mengatakan karena antrean membludak, pihaknya terpaksa membatasi antrean.
"Cuma rupanya ramai sekali. Karena ada informasi menyebar di luar kita enggak bisa bendung. Karena terlalu ramai kita batasi tadi," tuturnya.
Amatan tribun-medan.com, di lokasi, petugas kesehatan sudah memberikan imbauan tegas agar peserta menjaga jarak dan tidak berdesakan.
"Jangan berdesakan, jangan ada bersentuhan satu sama lain," ujar petugas tersebut dari depan pintu lokasi vaksinasi dengan nada tinggi.
"Jangan selesai dari sini ada klaster baru. Tolong jangan berkerumun," katanya.
Antrean Vaksinasi Massal Pemko Medan Mengular Ratusan Meter, Petugas Kewalahan Atur Massa
Antrean panjang mengular di lokasi vaksinasi massal yang diadakan Pemerintah Kota Medan di Eks Bandara Polonia, Kamis (3/6/2021).
Ribuan warga tampak berbondong-bondong mendatangi lokasi vaksinasi. Antrean pun mengular sampai 100 meter lebih.
Putus Mata Rantai Penyebaran, Bupati Langkat Terus Instruksikan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19
Anatan tribun-medan.com di lokasi petugas tampak kewalahan mengatur massa yang sangat ramai. Warga pun terlihat berkerumun sebelum akhirnya petugas mengarahkan untuk membentuk barisan antrean.
Meskipun karena sangat ramai jarak antar peserta antrean tak sampai satu meter.
Bobby Nasution dan Stafsus Menteri BUMN Temui Gubernur Edy, Bahas Vaksinasi Massal di Medan
Seorang warga Medan Perjuangan yang ikut mengantre, Rianda mengatakan dirinya mendapatkan informasi dari saudaranya yang bekerja di Pemko Medan.
"Ada dapat informasi dari saudara, kebetulan kerja di Pemko jadi langsung daftar," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun persyaratan untuk dapat mengikuti vaksinasi adalah dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) Medan. Serta mengikuti usia layak vaksin dan tidak sedang sakit.
"Karena sudah lama menunggu divaksin dan ini selagi dibuka untuk umum jadi bareng sama keluarga semua ikut vaksin. Kan untuk menjaga kesehatan juga," katanya.
Ramainya antrean membuat banyak warga yang mengikuti vaksin menumpuk, dikarenakan kursi untuk menunggu giliran vaksin di dalam aula terbatas. Sehingga banyak warga yang sudah selesai mendaftarkan KTP harus menunggu sambil berdiri di depan Aula Andromeda Eks Bandara Polonia.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Syamsul Nasution mengatakan hari ini Pemko Medan menyediakan jatah vaksin sebanyak 1000 dosis.
Namun, kata dia, dosis akan ditambah sesuai dengan kebutuhan dan jumlah warga yang mendaftar.
"Hari ini ada 1000 dosis yang kita siapkan. Tapi warga yang datang jangan takut karena dosis akan kita tambah sesuai dengan yang hadir untuk vaksin," katanya.
(Cr25/ Cr14/ Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/vaksinasi-massal-di-medan_7_rela-hujan-hujanan.jpg)