TRIBUNWIKI

7 Keistimewaan Kopi Sidikalang Yang Wajib Diketahui, Pesaing Kuat Kopi Brazil

Jaraknya tidak begitu jauh dari Kota Medan, bisa dijangkau dengan jalur darat saja dalam waktu tempuh 4-5 jam.

Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALMAZMUR
Kopi Sidikalang yang memiliki citarasa khas 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Bagi Anda penikmat kopi hitam, tentu sudah mengenal Kopi Sidikalang. Sesuai namanya, kopi ini berasal dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara.

Sidikalang adalah ibu kota Kabupaten Dairi, yang terletak di daerah pegunungan nan sejuk.

Jaraknya tidak begitu jauh dari Kota Medan, bisa dijangkau dengan jalur darat saja dalam waktu tempuh 4-5 jam.

Baca juga: BPBD Sumut Minta Maaf Dianggap Tidak Peduli Penyandang Disabilitas

Untuk mengetahui kenikmatan Kopi Sidikalang juga dipengaruhi oleh letaknya.

Kopi Sidikalang yang memiliki citarasa khas
Kopi Sidikalang yang memiliki citarasa khas (TRIBUN MEDAN/ALMAZMUR)

Kopi Sidikalang tumbuh di daerah hawa dingin dan jenis tanah yang subur di kawasan Bukit Barisan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.

Selain Sidikalang, beberapa daerah seperti Sipirok, Mandailing, Lintong Ni Huta, Tarutung juga dikenal sebagai daerah penghasil kopi terbaik di Sumatra Utara.

Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG Timnas Indonesia vs Thailand, Akses Di Sini Nonto Live Streaming

Nah, kira-kira apa saja kelebihan Kopi Sidikalang ini?

Berikut telah dirangkum 7 keistimewaan Kopi Sidikalang. Mari bahas satu persatu.

1. Kualitas Kopi Sidikalang

Kopi Sidikalang berasal dari biji kopi robusta yang dikenal memiliki kadar kafein tinggi, mencapai 70-80%. Artinya, kurang lebih dua kali lipat dari kadar kafein kopi arabika.

Dengan kondisi tanah yang mendukung, juga membuat kualitas kopi robusta Sidikalang semakin disegani.

Tanaman kopi sebaiknya tumbuh di atas minimal 700 mdpl. Dan rata-rata kopi Sumatra tumbuh di atas 1000 mdpl.

Sehingga, kualitas biji kopi yang dihasilkan memiliki fisik dan karakter rasa yang lebih kuat. Itulah yang membedakan kopi Sumatra dari kopi jenis lainnya.

Kopi ini juga sudah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis dengan nomor registrasi IG002018000021.

2. Harga Terjangkau

Saat ini kopi arabika di pasar internasional dibanderol dengan harga 3,2 dollar AS per kilogram. Sementara kopi robusta 1,5 dollar AS, harga tersebut hampir separuhnya.

Dengan perbandingan harga tersebut juga berpengaruh terhadap penjualan domestik.

Akibat nilai ekonomisnya yang rendah, masyarakat atau petani kopi di Sidikalang mulai beralih menanam kopi Arabika yang pohonnya tidak begitu tinggi dibandingkan dengan kopi robusta.

3. Ragam Pilihan

Saat ini, kita dapat memilih jenis kopi apa yang akan kita minum atau beli. Sama-sama nikmat dan murah tentunya.

Seiring perkembangan zaman, masyarakat Sidikalang bukan hanya menanam satu jenis kopi saja.

Hal ini memungkinkan untuk mampu bersaing di pasaran dan mampu memanjakan lidah kita dengan jenis dan cita rasa yang tetap terjaga.

Jenis kopi Sidikalang yaitu, kopi robusta, kopi arabica, kopi ekselsa, kopi racemosa, kopi liberica (african coffee) dan kopi luwak.

Baca juga: Legimin Raharjo Jagokan Tim Ini Sebagai Juara Euro 2020

4. Pesaing Kopi Brazil

Ternyata, Kopi sidikalang sudah terkenal akan cita rasanya yang mantap, bahkan bukan hanya di dalam negeri saja, tetapi sampai ke luar negeri. Salah satu pesaing kuat kenikmatan kopi Sidikalang adalah kopi Brazil, salah satu kopi terbaik di dunia.

Banyak orang bilang karakteristik kopi Sidikalang mirip dengan kopi Brazil. Kopi Brazil memiliki rasa yang cenderung pahit dengan aftertaste agak spicy, ringan di mulut, dan tingkat keasamannya rendah.

Hanya saja, kopi Sidikalang memiliki karakter yang lebih berat (full body) dengan aroma kacang-kacangan (nutty). Kemiripan karakteristik ini bisa dipengaruhi karena kesamaan kondisi tempat penanamannya.

5. Long After Taste

Ciri khas lain dari Kopi Sidikalang ini adalah after taste-nya. After taste adalah daya tahan rasa kopi yang tertinggal di mulut dan tenggorokan setelah meminumnya.

Semakin lama rasa kopi yang tertinggal di mulut, maka kopi tersebut punya nilai after taste yang tinggi.

Kopi Sidikalang ini memiliki after taste yang kuat. Sehingga membuat siapapun yang meminumnya akan merasakan kenikmatan rasa kopinya, karena tidak langsung hilang begitu saja setelah meminumnya.

6. Aroma Khas

Produk unggulan dari Kopi Sidikalang adalah kopi robusta, yang memiliki cita rasa yang mirip cokelat dan sedikit manis.

Untuk membedakan kopi ini dengan kopi robusta lain adalah aroma yang dihasilkan kopi robusta Sidikalang tidak terlalu tajam.

Baca juga: LIVE SCTV Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Thailand| Link Live Kick-off Pukul 23.45 WIB

7. Nyaman di Lambung

Kopi Robusta Sidikalang terkenal memiliki tingkat keasaman yang rendah jika dibandingkan dengan kopi jenis lain.

Sehingga kopi yang satu ini cocok dikonsumsi oleh pencinta kopi yang memiliki masalah dengan lambung.

Selain itu, cita rasa pahit khas cokelat yang dihasilkan Kopi Sidikalang membuat sensasi kenikmatan tersendiri dibandingkan dengan kopi lain ketika meminumnya.

Meskipun popularitasnya tak setenar dahulu, Kopi Sidikalang masih sangat menarik bagi pencinta kopi klasik yang agak pahit.

Sebagai perbandingan, kopi yang sedang tenar sekarang cenderung manis, rasanya fruity, dan memiliki clean aftertaste.

Untuk Anda yang ingin menikmati cita rasa asli kopi Sidikalang, pilihlah yang rasanya cenderung pahit dan full body. Cairan espresso-nya kental dan melekat di mulut.

(Cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved