Cegah Penyebaran Covid-19, Wali Kota Medan Bobby dan Kapolrestabes Sekat Jalur Mudik di Perbatasan
Jangan nanti keluar dari Medan, tujuannya berwisata malah menyebarkan virus. Antisipasi sebaik mungkin kita lakukan untuk menekan penyebaran Covid-19
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tim gabungan dari Pemerintah Kota Medan, Polrestabes Medan dan Forkopimda melakukan penyekatan di empat titik perbatasan Kota Medan pada larangan mudik 6 hingga 7 Mei 2021.
Empat titik ini merupakan perbatasan di wilayah Aglomerasi Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo (Mebidangro).
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, pihaknya telah membahas bagaimana agar kepentingan non mudik di wilayah Mebidangro tetap tidak terganggu di masa penyekatan.
"Sebenarnya sebelum libur kita diskusi untuk yang lalu lintas kerja. Karena banyak sekali yang dari Binjai-Deliserdang aktivitas kerja banyak di Kota Medan," ujar Bobby saat meninjau lokasi penyekatan mudik di simpang Tuntungan Medan, Selasa (11/5/2021).
Bobby Nasution menuturkan, menjelang libur lebaran, pihaknya mencoba memperketat mobilitas agar peningkatan kasus Covid-19 bisa tetap terkendali.
"Memang hari ini coba kita lebih perketat lagi, untuk mengantisipasi. Memang secara keseluruhan Mebidangro tidak ditutup. Ini hanya potensi-potensi bagaimana nanti wisata dari Kota Medan ke Deliserdang, ini potensi wisatanya sangat tinggi, makanya kita coba perketat," katanya.
• JADWAL SIARAN LANGSUNG Juventus vs Inter Milan di Pekan-37 Serie A, Prediksi Susunan Pemain
Amatan tribun-medan.com di lokasi, puluhan penumpang angkutan umum ataupun mobil pribadi diberhentikan untuk mengikuti tes swab antigen secara acak di tenda yang sudah dipersiapkan petugas.
Mobil angkutan umum dan pribadi yang diberhentikan adalah yang dicurigai memiliki kepentingan untuk mudik.
"Kita tidak ingin walaupun diperbolehkan wisata ke Deliserdang nanti berkumpul berwisata di sana, kembali ke Medan membawa virus atau menyebarkan Covid-19. Jadi ini kita tes, tapi tidak ada yang dilarang dan tidak ada yang kita batasi hanya saja kita lakukan tes. Bagaimana apa aktivitas dia di sana dan kemana saja," tuturnya.
Sementara berdasarkan hasil swab antigen, terdapat satu orang penumpang yang hasilnya reaktif. Bobby mengatakan penumpang tersebut akan dilakukan tes lebih lanjut.
"Tadi ada yang reaktif dari satu penumpang dari bis angkutan ada yang positif satu. Ini lagi kita bawa ke puskesmas untuk diperiksa dan seluruh penumpang kita minta untuk turun dan dites lebih lanjut," ungkapnya.
Ia berharap penyekatan mudik dapat mengurangi potensi penyebaran virus Covid-19 terlebih di masa libur lebaran.
Baca juga: Nama-nama 56 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang Baru Naik Pangkat
"Inilah yang saya katakan potensi-potensi. Di mana ada potensi wisata karena ini kan menuju Berastagi. Jadi pasti lebih banyak traffic-nya dan besok sudah mulai libur Jumat pasti traffic lebih banyak lagi makanya kita waspadai.Jangan nanti keluar dari Medan, tujuannya berwisata malah menyebarkan virus. Antisipasi sebaik mungkin kita lakukan untuk menekan penyebaran Covid-19," pungkasnya.
Terpisah, Camat Medan Tuntungan Topan Ginting mengatakan prioritas penyekatan mudik dilakukan bagi penumpang angkutan umum.
"Jadi memang ini yang diutamakan adalah orang yang menggunakan mobil sewa. Pada hari ini kita melakukan kegiatan tersebut bekerja sama dengan Polrestabes Medan, Dishub, Satpol-PP Kota Medan, BPBD dan Kecamatan Medan Tuntungan," ujar Topan di lokasi.
Topan mengatakan, pelaksanaan tes swab antigen secara acak dilakukan setiap harinya di masa libur lebaran dan larangan mudik dengan target sekitar 150 sampel per hari.
"Kita siapkan alat swab 150 secara acak dan terdata 80-an saat ini sudah mengikuti tes. Sampai pukul 17.00 WIB ada 10 mobil baik itu mobil penumpang kecil dan besar yang kita ambil sample acak dan ada yang terindikasi positif dan kita bawa ke Dinas kesehatan," tuturnya.
Dikatakannya, posko swab antigen acak untuk penumpang angkutan umum dilakukan sejak tanggal 11 Mei hingga 17 Mei 2021.
"Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 17.00-18.00 dilakukan sampai tanggal 17 Mei," katanya.
Topan mengatakan, pemberhentian dan pemeriksaan penumpang dilakukan bagi penumpang yang berasal dan akan melakukan perjalanan ke luar kota.
"Untuk penyekatan dan swab secara acak kepada warga yang melakukan perjalanan dari luar kota," pungkasnya.
• 1 Syawal 1442 Hijriah 13 Mei 2021, Daftar Libur Nasional, Cuti Bersama dan Libur Kenaikan Kelas
(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wali-kota-medan-bobby-nasution-kapolrestabes-medan-kombes-pol-riko-sunarko-bersama-tim-gabungan.jpg)