Perjudian Kota Binjai

Lapak Judi di Binjai Bebas Beroperasi saat Ramadan, Ini Lokasi-lokasinya, Dewan Salahkan Wali Kota

Sejumlah lokasi perjudian di Kota Binjai masih beroperasi dengan bebas di saat bulan Ramadan tanpa ada penindakan

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Satu lokasi judi tembak ikan di Kampung Tanjung, Jalan Ade Irma Suryani, Kota Binjai. Foto diambil pada Rabu (5/5/2021) sore.(TRIBUN MEDAN/SATIA) 

TRIBUN MEDAN.com,BINJAI--Sejumlah lokasi perjudian di Kota Binjai nekat beroperasi selama bulan Ramadan.

Mirisnya, tidak ada penegakan hukum dari aparat kepolisian.

Saat razia gabungan berlangsung belum lama ini, diduga ada oknum yang membocorkan.

Sehingga, lapak judi yang biasanya dengan bebas beroperasi hari itu tutup.

Berdasarkan data yang dihimpun www.tribun-medan.com, adapun lapak judi yang beroperasi di Kota Binjai diantaranya di Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Pekan Binjai, persisnya di Kampung Tanjung.

Baca juga: Polres Toba Ultimatum Bandar Judi Tembak Ikan, Minta Akhiri Aktivitasnya Jika Tak Ingin di Bui

Di Kampung Tanjung ini, ada tiga lapak judi yang beroperasi. 

Kemudian di Titi Kembar, Jalan Sutomo, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara.

Di lokasi ini ada perjudian game tembak ikan.

Dari amatan www.tribun-medan.com, lapak judi yang ada di Kota Binjai ini rata-rata di rumah toko (ruko).

Pintu masuk ke tempat judi cuma dibuka sedikit saja.

Baca juga: Serius Perangi Judi, Polres Sergai Langsung Grebek Lapak Judi Tembak Ikan yang Dilaporkan Warga

Di dalamnya ada papan yang menutupi agar tidak kelihatan dari luar. 

Di depan pintu masuk juga tertempel tulisan wajib menggunakan masker. 

Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Sumut, Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Binjai, Hendro Susanto menyesalkan kinerja Wali Kota Amir Hamzah.

Menurutnya, Amir Hamzah tidak memiliki komitmen menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Binjai. 

"Katanya walikota binjai yg terpilih ini mau komitmen untuk memberantas tempat judi di Binjai," ucapnya, melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (6/5/2021). 

Selain Wali Kota, Anggota Dewan fraksi PKS ini, juga menyesalkan kinerja dari Polres Binjai, di mana hanya bisa gertak sambal saja.

Baca juga: 6 Tersangka Judi Tembak Ikan Ditangkap, Kasat Reskrim Jelaskan Kronologi Penangkapannya

Padahal, lokasi perjudian beroperasi di tengah-tengah Kota Binjai. 

Hendro curiga, maraknya lokasi perjudian ini lantaran disinyalir adanya setoran yang mengalir ke petinggi di Pemko Binjai dan Polres Binjai.

Maka dari itu, pengelola judi nekat beroperasi selama ramadan.

"Kita minta ketegasan dari kepala daerah untuk menjaga ketertiban dan keamanan warganya. Wali Kota bisa memerintahkan Satpol PP untuk keliling ke seluruh wilayah di Binjai, karena salah satu tugas Satpol PP yakni penegakan peraturan,"

"Intruksi Walkot dibuat yang menyatakan bahwa judi dilarang di wilayah Binjai," ungkapnya. 

Baca juga: Duh, Bisa-bisanya Lapak Judi Masih Tetap Beroperasi Selama Bulan Ramadan di Medan Deli

Atas kejadian ini, dirinya bersama dengan Komisi A DPRD Sumut akan merapatkan masalah ini bersama Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak. 

Dia akan meminta Kapolda Sumut mengambil tindakan dan menghukum oknum yang diduga terlibat.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved