TRIBUNWIKI
Capah, Piring Tradisional Suku Karo Berukuran Jumbo, Terbuat dari Kayu Nangka
Capah sendiri memiliki ukuran yang besar yakni dengan tinggi kurang lebih 15 cm, berdiameter sekitar 30 - 35 cm, dengan penampang atas 35 cm.
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Sebelum mengenal peralatan dapur seperti yang ada saat ini, masyarakat Suku Karo dengan kreatifitasnya sudah memiliki peralatan dapur yang dibuat sendiri dengan memanfaatkan kekayaan alam.
Satu diantara sekian peralatan dapur tradisional yang hingga saat ini umumnya masih banyak dimiliki masyarakat Karo yakni Capah.
Baca juga: Renee Paquette Sang Pegulat Cantik yang Ngaku Percaya Diri karena Kehamilan Bikin Gemuk, Ini Fotonya
Capah, atau piranti saji merupakan piring makan tradisional suku Karo, yang terbuat dari kayu Nangka atau kayu piale.
Namun, jangan salah piring tradisional suku Karo satu ini, berbeda dengan piring yang digunakan masyarakat umum yang memiliki ukurannya yang kecil.
Capah sendiri memiliki ukuran yang besar yakni dengan tinggi kurang lebih 15 cm, berdiameter sekitar 30 - 35 cm, dengan penampang atas 35 cm dan penampang bawah 15 cm.
Tidak seperti piring pada umumnya yang bisa diangkat dengan mudah oleh anak kecil, capah yang ukurannya cukup besar ini juga lumayan berat. Capah diperkirakan memiliki berat 4 sampai 5 kg tergantung jenis kayu dan umurnya.
Seorang warga suku Karo yang masih memiliki Capah di rumahnya, Rosmawati br Ginting (50) mengatakan dahulu capah ia gunakan makan bersama keluarganya, namun saat ini tidak digunakan lagi dan hanya sehagai penghias rumah.
Baca juga: Surat Edaran Melarang di Kedai Pada Hari Minggu, Ini Jawaban Bupati Toba Poltak Sitorus
"Capah ini piring tradisional suku Karo, inikan ukurannya lumayan besar, jadi biasanya ada 4 atau 5 orang yang makan dalam satu capah ini.
Dulu waktu saya masih kecil masih sering kami pakai ini, tapi kalau sekarang enggak pernah lagi cuma jadi hiasan rumah saja," katanya, Sabtu (24/4/2021).
Ros mengatakan capah itu warisan dari orangtuanya, dan sudah ada sejak ia masih sekolah dasar (SD).
"Kalau jenis kayunya dari pohon nangka, kalau umurnya udah puluhan tahun itu, lewat lah 30 tahun.
Ini dulu milik orangtua saya, ada beberapa lagi dulu peralatan tradisional milik orangtua saya, dibagikanlah sama saudara saya yang lain seperti ke abang dan adek, saya dapatnya capah ini," ucapnya.
Meski sudah berumur puluhan tahun, pantauan tribunmedan.com, Capah tersebut masih terlihat dalam kondisi yang baik, meski terdapat beberapa lubang kecil di bagian bawahnya.
Baca juga: Kagumi Pesona Luna Maya Lewat Foto, Bule Austria akui Mantan Ariel NOAH Cantik & Punya Tatapan Tajam
"Karena enggak pernah dipakai lagi jadi ada sedikit yang dimakan rayap. tapi ini masih kuat, masih bagus dan kalau mau masih bisa dipakai," ucapnya.
Ros menceritakan dahulu ia bersama keluarganya, biasanya makan bersama di wadah itu apabila ada suatu kegiatan khusus seperti syukuran dan lainnya.
"Kami dulu satu capah itu bisa makan 4 sampai 5 orang sama adik-adik saya. Biasanya makan besar lauknya biasanya ayam kampung, atau ada acara tertentu pasti makan di situ, kalau makan bersama itu kan sekalian memupuk kebersamaan dengan keluarga juga," katanya.
Ros mengatakan saat ini hanya Capah dan lesung saja peralatan dapur tradisional Karo yang dimilikinya, sebab yang lainnya sudah beralih tangan ke oranglain.
"Dulu ada yang lain seperti kudin renceng, tapi udah enggak tau entah dimana. Dulu sempat populer juga menjual peralatan tradisional Karo ini, jadi banyak orang yang menjual.
Kalau capah ini akan terus saya simpan dan diwariskan ke anak lagi," katanya.
Baca juga: Terkini KRI Nanggala-402: Amerika Serikat Tawarkan Bantuan Mengangkat Kapal Selam dari Dasar Laut
Ia mengatakan saat ini masih ada pengrajin Capah dan masih ada beberapa yang memperjual belikannya.
Ia pribadi mendukung hal tersebut agar peralatan tradisional suku Karo tetap ada dan dikenal generasi muda.
"Generasi muda juga harus tau lah barang-barang tradisionalnya itu apa saja. Jadi bagus itu kalau makin banyak pengrajinnya jadi enggak akan hilang begitu saja," pungkasnya.
(cr21/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rosmawati-br-ginting-50-memegang-capah-miliknya-yang-sudah-berumur-puluhan-tahun.jpg)