Bupati Poltak Sitorus Buka Acara MTQN Kabupaten Toba Ke-16

Ia megambil sebuah ungkapan seorang cendekiawan, Profesor Samsul Rizal yang menarasikan makna alquran. 

Penulis: Maurits Pardosi |
MAURITS PARDOSI / TRIBUN MEDAN
Kegiatan MTQN tingkat Kabupaten dihadiri Bupati Toba Poltak Sitorus, Sabtu (3/4/2021) di Kecamatan Balige.  

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE – Bupati Toba Samosir Poltak Sitorus bersama rombongan sambangi kegiatan Musahabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-16 yang digelar di Kecamatan Balige, Sabtu (3/4/2021).

Dari data yang diperoleh, ada sebanyak 179 peserta dalam pertandingan tersebut yang dibagi dalam beragam perlombaan, misalnya baca alquran dan tulus kaligrafi ayat-ayat alquran.

Kegiatan tersebut diikuti oleh umat Islam  yang terhimpun dari 16 kecamatan. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungannya dan berharap kegiatan MTQN ini menjadikan masyarakat Toba menjadi masyarakat yang mencintai nilai religius. 

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami mengharapkan plenggaraan MTQN dapat mewujudkan Toba yang lebih religius untuk mencapai Toba yang unggul dan bersinar dengan kepribadian Batak Naraja,” ujar Bupati Toba Poltak Sitorus saat berada di lokasi MTQ N pada Sabtu (3/4/2021). 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berharap bahwa setiap peserta yang hadir menjadi agen-agen perubahan untuk menjadikan Toba yang unggul dan bersinar sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Toba untuk periode saat ini. 

"Perbedaan kita dengan negara maju adalah negara maju menggunakan seluruh ilmu pengetahuan itu dalam kehidupan sehari-hari, baik itu ilmu agama maupun sains teknologi," lanjutnya. 

Ia berharap bahwa setiap insan atau masyarakat Tiba mampu membumikan pengetahuannya demi kemajuan Toba. 

"Sekarang ini kita mau mendaratkan seluruh ilmu pengetahuan yang selama ini dimiliki oleh Perguruan Tinggi, lembaga ilmu pengetahuan, dan juga ahli-ahli agama supaya ilmu pengetahuan itu kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,mengubah ketertinggalan menjadi kemajuan," ungkapnya. 

Untuk menguatkan harapannya, ia megambil sebuah ungkapan seorang cendekiawan, Profesor Samsul Rizal yang menarasikan makna alquran. 

“Karena dengan kegiatan ini, kita yang datang dari berbagai elemen masyarakat secara langsung maupun tidak langsung diajak saling mengenal dan mendalami tentang isi kandungan alquran yang merupakan Kitab Suci bagi umat Islam. Oleh karena itu, melalui lomba tilawatil Qur’an, nilai kandungan alquran tersebut semakin tercermin dan nyata dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar 

Ia juga berharap kegiatan keagamaan ini membuat masyarakat Toba semakin meningkatkan hidup religius serta mampu mewujudkan visi misi Kabupaten Toba; unggul dan bersinar. 

Di areal kegiatan MTQN ke 16  tersebut, terlihat sejumlah peserta yang datang dari berbagai tempat telah berkumpul di kawasan tersebut dan sebagian dari mereka telah ikut bertanding. Sebagian peserta berada dalam ruangan sambil mengikuti pertandingan tulisan indah atau kaligrafi ayat-ayat alquran. 

“Bagi kita umat beriman, Alquran merupakan pedoman hidup yang mencakup segala aspek kehidupan. Alquran adalah instrumen penting umat Islam untuk keluar dari fase kehidupan menuju fase nur, fase yang terang benderang. Alquran menjadi inspirasi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yapengetahuakhirnya menghadirkan kemajuan bagi manusia dan alam sekitarnya,” sambungnya. 

Kembali, ia menegaskan bahwa pendapat Profesor Samsul Rizal akan membuat Toba menjadi maju atau sesuai dengan cita-cita bersama masyarakat Toba menjadikan Toba yang unggul dan bersinar bila menjalankannya dengan tepat. 

“Bahwa ternyata alquran ini ternyata sumber ilmu pengetahuan yang bisa kita tempatkan untuk kemajuan; kita,daerah kita, dan bangsa kita. Maka, sangat tepatlah hari ini, kita mempelajari alquran untuk kita belajar membaca dengan cara yang baik, menulis dengan cara yang baik, memahami isi alquran dan menghubungkan, mengaitkan dalam kehidupan kita sehari-hari yang dapat menambah kemajuan," ungkapnya. 

"Ketertinggalan adalah musuh kita. Kebodohan adalah musuh kita, maka kita harapkan dengan belajar alquran kita tidak akan tertinggal,kita tidak akan bodoh. Tapi akan semakin cerdas dan semakin pintar," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved