Manajer PSMS Medan Tegaskan Tidak Semua Pemain yang Berlatih Bakal Dikontrak
Manajer PSMS Mulyadi Simatupang menegaskan tidak semua pemain yang menjalani latihan bersama di Stadion Kebun Bunga bakal dikontrak
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajer PSMS Mulyadi Simatupang menegaskan tidak semua pemain yang menjalani latihan bersama di Stadion Kebun Bunga bakal dikontrak oleh manajemen klub untuk mengarungi liga 2 tahun 2021.
Pasalnya ada sebagian pemain yang juga sudah diputuskan tidak akan masuk dalam skema tim Ayam Kinantan musim ini. Keputusan itu juga telah melalui pertimbangan pelatih kepala PSMS saat ini Ansyari Lubis.
"Ada juga yang menurut pelatih tidak masuk skema. Bukan tidak baik, tapi menurut pelatih tidak masuk dala skema tim untuk liga 2 musim ini. Kami kan sebelum melakukan ikatan tentu terima masukan-masukan dari pelatih," ujarnya Minggu (14/3/2021).
Pria yang juga menjabat penanggungjawab klub PSMS ini menjelaskan, para pemain yang tidak masuk dalam skema tim tentunya tidak akan ikut diumumkan oleh manajemen.
Mulyadi pun enggan menyebutkan siapa-siapa saja para pemain yang sebelumnya rutin berlatih di Stadio Kebun Bunga namun tak masuk dalam skema tim. Menurutnya karena bukan persoalan kontrak maka nantinya akan terlihat dengan sendirinya siapa-siapa saja yang tak jadi direkrut.
"Jadi katakanlah hampir 70 persen dari pemain yang berlatih di Stadion Kebun Bunga kami sudah deal. Sehingga nanti hari Senin (15/3/2021) kami dan pemain akan tanda tangan kontrak," terangnya.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Pak Mul ini menambahkan, pihaknya tidak melarang para pemain yang tidak masuk dalam skema tim untuk tetap ikut dalam latihan bersama di markas PSMS. Dia mengatakan tetap mempersilakan para pemain bergabung latihan untuk tetap menjaga stamina dan fisik sebelum liga bergulir.
Selain itu, para pemain yang tidak masuk dalam skema tim PSMS musim ini tentu dipersilakan mencari klub lain yang berminat memakai jasanya.
"Ya kami tidak melarang mereka jika ikut latihan bersama. Tapi saya kira karena mereka tidak masuk skema maka tidak akan ikut latihan lagi sepertinya. Kalau pemain yang tidak masuk skema ya nanti lihat sendiri saja nanti," pungkas Mulyadi yang juga Kadiskanla Pemprov Sumut ini.
Seperti diketahui bersama, jumlah para pesepakbola asal Sumut yang berlatih bersama di markas PSMS belakangan ini terus bertambah. Delapan pemain PSMS di liga 2 tahun 2020 lalu juga masih aktif mengikuti latihan bersama itu, yakni Paulo Sitanggang, Rachmad Hidayat, Muhammad Rifqi, Syaiful Ramadhan, Afiful Huda, Andre Sitepu, Abdul Rohim, dan Agung Prasetyo.
Latihan itu juga sempat diramaikan para pesepakbola asal Sumut lainnya antara lain Wira Satria dan Ronny Fatahilah yang pernah berseragam PSMS. Ada juga Fajar Handika eks gelandang PSDS, Badak Lampung dan Madura United, Dedy Gusmawan serta eks Kiper Bhayangkara FC dan Persipura Jayapura Panggih Prio Sembodho.
Wonderkid yang juga salah satu anak asuh Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong di tim nasional (timnas) U-19 David Maulana juga masih sering tampak dalam latihan tersebut.
Teranyar, Latihan bersama di markas PSMS juga kedatangan nama- nama baru. Sebut saja Gusti Sandria yang juga eks PSMS, mantan pemain timnas Indonesia U-16 Rivaldo Yusuf Rangkuti.
Kemudian mantan pemain PSMS musim lalu yakni Anis Nabar, Eli Nasoka dan Herlian Arif. Lalu penggawa PSMS tahun 2019 yang juga berkostum Sulut United musim lalu yakni Ilham Fathoni. Hadir juga dua nama baru calon rekrutan PSMS yakni Diego Banowo yang juga eks Persita Tanggerang dan Persela Lamongan serta pemain yang sempat berkostum Sriwijaya FC, Firman Septian.
(Can/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kontrak-pemain.jpg)