Patung Kuda di Pantai Batu Hoda, Lambangkan Kesetiaan, Mirip Dengan Kisah Hachiko di Jepang
Di wisata Batu Hoda terdapat sebuah patung berbentuk kuda yang sering dilambangkan sebagai simbol kesetiaan.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Wisata alam selain menyajikan pemandangan yang indah dan menawan, selalu ada cerita yang menarik di baliknya.
Seperti wisata Pantai Batu Hoda (Batu Kuda) yang berada di Cinta Dame, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Di wisata Batu Hoda terdapat sebuah patung berbentuk kuda yang sering dilambangkan sebagai simbol kesetiaan.
"Ini hanya mitos sebenarnya. Saya pun dengar dari warga sekitar di sini. Katanya dulu bercerita tentang seekor kuda betina yang menyeberangi danau untuk menunggu kuda jantan yang kelak menjadi pasangannya. Kuda itu menunggu di tepi daratan namun tak kunjung datang," ujar Deviani Afifah pengunjung Pantai Batu Hoda, Minggu (7/3/2021)
Namun sambung Deviani, meski tak kunjung ketemu dangan kuda jantannya, kuda betina tetap menunggu meski telah diminta pergi oleh penduduk setemoat.
"Terdengar cukup menarik kisah mitosnya ini. Mirip dengan kisah Hachiko di Jepang yang menunggu tuannya kembali. Ujung-ujung sama dijadikan patung," ucap Deviani.
Batu Kuda inilah yang disebut-sebut sebagai bentuk perlambangan cinta dan kesetiaan tanpa batas waktu.
"Maka tak heran juga, pantung kuda ini selalu menjadi pilihan utama spot berfoto setiap pengunjungnya," ujar Deviani.
Pohon-pohon yang berada di sekitar pantai tidak ditebang melainkan terus dirawat dan ditata sesuai dengan adat setempat. Penggunaan kain yang dililit pada batang pohon dengan warna putih, merah dan hitam.
Berbicara fasilitas di wisata Pantai Hoda, wisatawan gak perlu khawatir. Fasilitas tersebut antara lain berupa tempat bermain anak, tempat memancing, wisata kuliner halal, rumah pohon, water sport, gazebo, kedai kopi, musholla, kamar mandi, penginapan hingga camping ground.
Akses menuju pantai cukup mudah, dapat melalui Pelabuhan Tomok atau Tuktuk lalu mengambil arah ke kanan untuk mengikuti jalur lingkar Samosir.
Selain itu Pantai Batu Hoda sangat mudah dijangkau dari Pelabuhan Simanindo.
Jarak tempuh dari Kota Medan menuju lokasi dapat ditempuh kurang lebih selama enam jam.
Memasuki kawasan wisata pantai pengunjung akan dikenakan tiket masuk. Harganya cukup terjangkau. Bagi yang ingin berkemah akan dikenakan biaya tambahan.
Biaya masuk perorangnya sekitar Rp.10 ribu dan sudah termasuk biaya parkir. Sedangkan wisatawan yang ingin kamping akan dikenakan biaya tambahan sekitaran Rp. 30 ribu.
Tetapi pengunjung yang ingin bermalam di sekitaran Pantai Batu Hoda, terdapat penginapan yang bisa sewa, harganya juga terjangkau.
"Beberapa harga makanan yang disajikan juga sangat terjangkau. Adapun biaya tambahan lainnya misal pengunjung mau naik sepeda air," ucap Deviani.
(CR23/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/patung-kuda-yang-berada-di-pantai-batu-hoda.jpg)