Egy Maulana Vikri Tak Pakai Bahasa Indonesia di Lechia Gdanks, 2 Cara Komunikasi Ini yang Dipakainya
Pemain Lechia Gdansk, Rafat Kobryn, menjelaskan dua cara yang digunakan Egy Maulana Vikri dalam berkomunikasi di Polandia.
TRIBUN-MEDAN.com - Sudah hampir tiga tahun Egy Maulana Vikri merantau ke Polandia untuk mengejar mimpi berkarier di Eropa.
Selama merantau di sana, Egy berkomunikasi dengan dua bahasa, dan jarang pakai bahasa Indonesia.
Pemain Lechia Gdansk, Rafat Kobryn, pun menjelaskan dua cara yang digunakan Egy Maulana Vikri dalam berkomunikasi di Polandia.
Pada 2018 lalu, pemain asal Medan itu mengambil keputusan besar dalam hidupnya untuk bergabung dengan Lechia Gdansk.
Egy yang saat itu masih berusia 18 tahun memutuskan untuk pergi jauh ke Benua Biru demi mengembangkan karier yang lebih besar.
Baca juga: Link Streaming Nonton dari HP Liga Champions Atletico Madrid Vs Chelsea, Kick Off Jam 03.00 WIB
Sejak saat itu, hari-hari petualangan Egy di Polandia pun dimulai.
Setelah hampir tiga tahun berkarier di Polandia, Egy mengaku sudah merasa nyaman dalam beradaptasi.
Menurut Egy, rekan-rekannya di Lechia Gdansk sangat membantunya dalam menyesuaikan diri dengan perbedaan antara Indonesia dan Polandia.
Karena interaksi yang intens dengan para pemain Lechia Gdansk yang lain, Egy pun seperti menemukan keluarga baru di Polandia.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Instruksikan Agennya, Ternyata Diam-diam Ingin Tinggalkan Juventus
"Saya sudah merasa dekat dengan semua pemain dan kadang kami pergi dan ngobrol dan main gim bareng," ucap Egy dilansir dari Youtube Rakuten Sports.
Untuk persoalan bahasa, tampaknya Egy mampu mengatasi sekat-sekat komunikasi antara dirinya dan orang-orang di Lechia Gdansk.
Salah satu pemain Lechia, Rafat Kobryn, menjelaskan bahwa Egy dan anggota tim lainnya tidak menemukan kendala dalam berkomunikasi.
Kobryn lantas menjelaskan dua cara yang dipakai Egy untuk berbicara dengan rekan-rekan timnya.
Selama di Polandia, Egy banyak menggunakan bahasa Polandia dan Inggris yang sederhana.
Baca juga: JADWAL Liga Inggris Pekan ke-26, Chelsea Vs Manchester United, De Gea Titik Terlemah Setan Merah
"Egy berkomunikasi dengan kata-kata Polandia yang sederhana, belajar dari saya atau pemain-pemain lainnya," tutur Kobryn.
"Atau dia berbicara dengan bahasa Inggris yang sederhana dan semua pemain memahaminya. Kami juga berkomunikasi dengan cara yang dipahaminya dan itu saja," katanya lagi.
Lebih lanjut, pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu percaya bahwa Egy bisa meraih kesuksesan di masa depan.
Kuncinya adalah kepribadian Egy yang fleksibel dan mudah beradaptasi dengan situasi baru.
Egy juga dinilai punya kemauan keras untuk terus berkembang, meski tengah berada di situasi sulit yang jauh dari kenalan dan sanak saudara.
"Saat di kamp latihan, ketika kami berbagi kamar, kami selalu bisa bersenang-senang, tetapi ada juga waktunya untuk istirahat karena Egy sangat fokus dengan tujuannya di sini."
"Kepribadiannya sangat membantu dirinya untuk meraih kesuksesan," tandas Kobryn.
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan link https://www.bolasport.com/read/312570556/dua-cara-komunikasi-egy-maulana-vikri-di-lechia-gdansk-tak-pakai-bahasa-indonesia?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/egy-stadion-energa-gdansk-saat-lechia-gdansk-melawan-wisla-krako.jpg)