Liga Inggris
Usai Dipecat Chelsea, Frank Lampard Kirim Pesan Menohok, Dua Pelatih Miskin Gelar
Frank Lampard mengirim pesan menyentuh setelah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Chelsea.
TRIBUN-MEDAN.com - Setelah dipecat Chelsea dari kursi pelatih, Frank Lampard mengirim pesan menohok untuk para fans hingga dewan direksi The Blues.
Frank Lampard resmi berpisah dengan Chelsea setelah pihak klub mengumumkan pemecatannya pada Senin (26/1/2021) malam WIB.
Kabar didepaknya Lampard dari kursi pelatih Chelsea telah berhembus kencang dalam beberapa hari terakhir.
Hal itu tak terlepas dari rentetan hasil minor yang dialami oleh The Blues di ajang Liga Inggris.
Chelsea mengalami 5 kekalahan dari 8 laga terakhirnya di Premier League.
Mereka kini tercecer di urutan ke-9 dengan koleksi 29 poin.
Baca juga: Prediksi Inter Milan Vs AC Milan, Calhanoglu Absen, Nerazzurri Berpeluang Nambah Luka Rossoneri
Tentu itu bukan hasil yang diinginkan oleh manajemen Chelsea yang pada awal musim ini telah mengucurkan dana hingga 250 juta pounds (sekitar Rp 4,7 triliun) untuk belanja pemain.
Total ada tujuh pemain yang diboyong ke Stamford Bridge yaitu Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, Malang Sarr, Kai Havertz, Thiago Silva, dan Edouard Mendy.
Meskipun tampil buruk di Liga Inggris, Lampard sebenarnya mampu membawa Chelsea bermain bagus di kompetisi lain.
Lampard berhasil meloloskan Chelsea ke babak 16 besar Liga Champions dan putaran kelima Piala FA musim ini.
Baca juga: LIVE Streaming West Brom Vs Man City Liga Inggris, Pujian Guardiola Juluki Allardice Pelatih Junius
Namun, hal itu rupanya tak cukup untuk menyelamatkan posisinya.
Setelah dipecat, Frank Lampard kemudian mengirimkan surat emosional yang ditujukan kepada Roman Abramovich (pemilik Chelsea), dewan direksi, tim pelatih, para pemain, dan fans.
Pesan itu dia sampaikan lewat postingan di Instagram pribadinya.
"Merupakan hak istimewa dan kehormatan besar untuk menangani Chelsea, klub yang telah menjadi bagian besar dalam hidup saya begitu lama," tulis Lampard.
"Pertama, saya ingin berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan luar biasa yang telah saya terima selama 18 bulan terakhir. Saya harap mereka tahu apa artinya itu bagi saya. "
Baca juga: Liga Spanyol - Barcelona Selalu Menang Jika Tak Ada Lionel Messi, Kesialan atau Keberuntungan?
"Ketika saya mengambil peran ini, saya memahami tantangan yang ada di depan dalam masa sulit bagi klub sepak bola."
"Saya bangga dengan pencapaian yang kami raih dan saya bangga dengan para pemain akademi yang telah melangkah ke tim utama dan tampil dengan baik. Mereka adalah masa depan klub."
"Saya kecewa tidak memiliki waktu musim ini untuk membawa klub maju dan membawanya ke level berikutnya."
"Saya ingin berterima kasih kepada Abramovich, dewan direksi, pemain, tim pelatih saya dan semua orang di klub atas kerja keras dan dedikasi mereka, terutama di masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menantang ini," tutup pesan tersebut.
Dua Pelatih Paling Miskin Gelar Di Chelsea
Frank Lampard menerima surat PHK dari Chelsea pada Senin (25/1/2020).
Sosok asal Inggris itu dilengserkan dari posisi pelatih setelah dua tahun menjabat atau sejak 2019.
Alasan pemecatan sang nakhoda pun klasik, yakni karena dinilai gagal mendongkrak performa Chelsea.
Di Liga Inggris musim 2020-2021, The Blues terdampar di posisi kesembilan klasemen seusai melewati 19 pertandingan.
Lampard pun menjadi korban ke-11 sejak Chelsea diakuisisi Roman Abramovich pada 2003.
Lalu bagaimana nasib 10 pelatih sebelum Lampard yang pernah dipecat sang konglomerat Rusia?
Jika mengacu pada perolehan trofi, Roberto Di Matteo dan Antonio Conte bisa dibilang sebagai pelatih paling miskin prestasi.
Pasalnya, kedua sosok tersebut belum menghasilkan satu gelar pun sejak terusir dari Stamford Bridge.
Di Matteo melanjutkan karier kepelatihan di Schalke pasca-kena PHK Chelsea.
Dia bertahan di sana selama setahun tanpa membuahkan piala.
Pindah ke Aston Villa pada Oktober 2016, nasib pria asal Italia itu semakin ngenes karena dipecat setelah bekerja selama empat bulan.
Setali tiga uang dengan Di Matteo, Conte juga belum angkat piala semenjak disingkirkan oleh Abramovich pada 2018.
Prestasi terbaik Conte bersama timnya saat ini, Inter Milan, adalah jadi runner-up Liga Europa edisi 2019-2020.
Adapun korban pemecatan Abramovich tersukses adalah Luiz Felipe Scolari.
Sosok berjulukan Big Phil itu mengoleksi 12 trofi selepas meninggalkan Chelsea, termasuk gelar Piala Dunia 2002 bareng timnas Brasil.
Perolehan trofi pelatih setelah dipecat Chelsea pada era Abramovich:
Claudio Ranieri: 3 gelar
Jose Mourinho: 11
Avram Grant: 1
Luiz Felipe Scolari: 12
Carlo Ancelotti: 8
Andre Villas-Boas: 3
Roberto Di Matteo: 0
Rafael Benitez: 3
Antonio Conte: 0
Maurizio Sarri: 1
Artikel Ini Telah Tayang di Bolasport.com dengan Link https://www.bolasport.com/read/312527006/resmi-dipecat-chelsea-frank-lampard-kirim-pesan-emosional?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lampard-dipecat-chelsea.jpg)