Nasib Egy Maulana Vikri Paling Ngenes di Lechia Gdansk, Dibanding Dua Pemain Lain
Egy Maulana Vikri punya menit bermain yang paling sedikit dibanding dua pemain muda asing lainnya di Lechia Gdansk.
TRIBUN-MEDAN.com - Meski ngenes dari segi menit bermain, Egy Maulana Vikri masih mendapat predikat terbaik dari salah satu media lokal Gdansk, Trojmiasto.
Egy Maulana Vikri punya menit bermain yang paling sedikit dibanding dua pemain muda asing lainnya di Lechia Gdansk.
Egy Maulana Vikri masuk dalam jajaran pemain asing termuda yang sudah pernah tampil di gelaran Ekstraklasa musim 2020-2021.
Namanya bersanding dengan empat pemain asing lain yang usianya belum mencapai 21 tahun.
Dikutip dari akun Twitter Ekstraklasa, Egy menempati urutan kedua dengan usia 20 tahun 68 hari.
Sementara di urutan pertama ada rekan setim Egy, Kristers Tobers, pemain asal Latvia yang baru berusia 19 tahun 343.
Baca juga: Kokoh di Puncak Klasemen Usai Libas Cagliari, AC Milan Samai Dua Rekornya di Liga Italia
Lechia Gdansk juga punya satu wakil lagi yakni Egzon Kryeziu, pemain asal Slovenia yang menempati urutan keempat dengan usia 20 tahun 154 hari.
Kemudian di urutan ketiga dan kelima terdapat Ben Lederman, pemain Czetochowa asal Amerika Serikat yang berusia 20 tahun 113 hari, dan Milan Qbradovic, pemain Wisla Plock asal Slovakia yang berusia 20 tahun 296 hari.
Bila dibandingkan dengan dua pemain muda Lechia Gdansk lainnya, nasib Egy Maulana Vikri termasuk yang paling ngenes di tim Hijau-Putih.
Dari segi menit bermain, pemain timnas U-22 Indonesia itu tampil paling sedikit ketimbang dua rekannya.
Dilansir dari Transfermarkt, Egy sendiri sudah tampil dalam lima pertandingan Lechia Gdansk di Liga Polandia musim 2020-2021.
Baca juga: Akibat Pukul Kepala Pemain Atheltic Bilbao, Lionel Messi Siap-siap Terima Sanksi 12 Larangan Bermain
Namun, pemain asal Medan itu baru mencatatkan menit bermain selama 62 menit.
Egy bahkan hanya satu kali tampil lebih dari 20 menit, yakni saat Lechia Gdansk kalah 0-1 melawan Pogon Szczecln pada 19 Oktober 2020.
Saat itu dia bermain selama 28 menit menggantikan Conrado.
Bandingkan dengan Egzon Kryeziu yang baru tampil di dua pertandingan, tapi sudah mencatatkan menit bermain selama 101 menit.
Kryeziu yang berposisi gelandang bertahan bahkan dipercaya sang pelatih Piotr Stokowiec tampil penuh selama 90 menit saat Lechia Gdansk menghadapi Wisla Plock, 14 Desember 2020.
Sementara itu, Kristers Tobers punya nasib yang jauh lebih baik ketimbang Egy.
Meski berusia lebih muda, pemain yang berposisi sebagai bek itu sudah tampil di enam pertandingan musim ini.
Tobers juga sudah mencatatkan menit bermain selama 451 menit.
Baca juga: Hasil Arsenal Vs Newcastle - Mikel Arteta Senang Performa Thomas Partey Gemilang, Akan Dilindungi
Dia selalu tampil penuh selama 90 menit sejak membela Lechia Gdansk melawan Plast Gliwice pada 23 November 2020.
Sejak itu, pemain kelahiran 13 Desember 2000 itu belum pernah tergantikan dalam empat pertandingan berikutnya.
Meski ngenes dari segi menit bermain, Egy Maulana Vikri masih mendapat predikat terbaik dari salah satu media lokal Gdansk, Trojmiasto, sebagai pemain kategori B yang tampil kurang dari 8 laga selama paruh pertama Ekstraklasa musim 2020-2021.
Dalam 5 laga yang dilakoninya di paruh pertama musim ini, peraih medali perak SEA Games 2019 itu meraih rating 730, sehingga mendapat nilai rata-rata 3,39.
Egy saat ini masih terus bersama skuat utama Lechia Gdansk dalam mempersiapkan paruh kedua Ekstraklasa yang akan dimulai pada akhir Januari mendatang.
Artikel ini telaha tayang di BolaSport.com dengan judul Dibanding Dua Pemain Lain, Nasib Egy Maulana Vikri Paling Ngenes di Lechia Gdansk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/egy-maulana-vikri-kiri-saat-memegang-trofi-piala-super-polandia.jpg)